BOSCH

GOL 32 D Professional - 668 BOSCH - Panduan pengguna gratis

Temukan panduan perangkat secara gratis GOL 32 D Professional BOSCH dalam format PDF.

📄 144 halaman PDF ⬇️ Bahasa Indonesia ID 💬 Pertanyaan AI 🖨️ Cetak
Notice BOSCH GOL 32 D Professional - page 127
Asisten panduan
Didukung oleh ChatGPT
Menunggu pesan Anda
Informasi produk

Merek : BOSCH

Model : GOL 32 D Professional

Kategori : 668

Unduh instruksi untuk 668 dalam format PDF gratis! Temukan panduan Anda GOL 32 D Professional - BOSCH dan ambil kembali perangkat elektronik Anda. Di halaman ini diterbitkan semua dokumen yang diperlukan untuk penggunaan perangkat Anda. GOL 32 D Professional merek BOSCH.

PANDUAN PENGGUNA GOL 32 D Professional BOSCH

OBJ_BUCH-1239-002.book Page 126 Monday, June 18, 2012 10:51 AMBahasa Indonesia | 127 Bosch Power Tools 1 619 929 L41 | (18.6.12) Bahasa Indonesia Petunjuk-Petunjuk untuk Keselamatan Kerja Semua petunjuk-petunjuk harus dibaca dan ditaati. SIMPANKAN PETUNJUK-PETUNJUK INI DENGAN SEKSAMA. f Biarkan alat pengukur ini direparasikan oleh orang- orang yang ahli dan berpengalaman saja dan hanya dengan menggunakan suku cadang yang asli bermerek Bosch. Dengan demikian keselamatan kerja dengan alat pengukur ini selalu terjamin. Penjelasan tentang produk dan daya Bukakan halaman lipatan dengan gambar dari alat pengukur dan biarkan halaman ini terbuka selama Anda membaca petunjuk-petunjuk untuk penggunaan. Penggunaan Alat pengukur ini cocok untuk menentukan dan memeriksa ketinggian garis yang mendatar. Alat pengukur ini juga cocok untuk mengukur tinggi, jarak dan sudut. Bagian-bagian pada gambar Nomor-nomor dari bagian-bagian alat pengukur pada gambar sesuai dengan gambar alat pengukur pada halaman bergambar. 1 Obyektif 2 Pedoman untuk mengarahkan 3 Kaca dari mata waterpas 4 Penutup okular 5 Baut untuk penyetelan garis pemandangan 6 Okular 7 Mata waterpas yang bulat 8 Knop pengunci kompensator 9 Petanda untuk lingkaran horisontal 10 Lingkaran horisontal 11 Baut untuk penyetelan mata waterpas yang bulat 12 Kaki yang bisa diulir 13 Ulir untuk tripod 5/8" (di sebelah bawah) 14 Roda di sisi untuk penyetelan halus 15 Nomor model 16 Knop untuk memfokuskan 17 Kunci mur dalam 18 Pin untuk penyetelan 19 Koper 20 Tali timbangan tegak lurus Aksesori yang ada dalam gambar atau yang dijelaskan tidak termasuk dalam mesin standar yang dipasok. Data teknis Automatic Level/ Waterpas GOL 20 D GOL 20 G GOL 26 D GOL 26 G GOL 32 D GOL 32 G Nomor model 3 601 K68 400 3 601 K68 401 3 601 K68 000 3 601 K68 001 3 601 K68 500 3 601 K68 501 Jarak pengukuran hingga 60 m 60 m 100 m 100 m 120 m 120 m Ketepatan peng- ukuran tinggi pada pengukuran tunggal 3 mm/30 m 3 mm/30 m 1,6 mm/30 m 1,6 mm/30 m 1 mm/30 m 1 mm/30 m Penyimpangan pada 1 km pengukuran ganda 2,5 mm 2,5 mm 1,5 mm 1,5 mm 1,0 mm 1,0 mm Ketepatan mata waterpas yang bulat 8´/2 mm 8´/2 mm 8´/2 mm 8´/2 mm 8´/2 mm 8´/2 mm Kompensator – Bidang penyetelan – Peredam dengan magnet ± 15´

Anda bisa mengidentifikasikan alat pengukur Anda dengan pasti, dengan nomor seri 15 pada label tipe. OBJ_BUCH-1239-002.book Page 127 Monday, June 18, 2012 10:51 AM128 | Bahasa Indonesia 1 619 929 L41 | (18.6.12) Bosch Power Tools Penggunaan f Setiap kali sebelum mulai menggunakan alat pengukur serta setelah alat pengukur diangkut ke tempat yang jauh, periksalah ketepatan penyetelan dan pengukurannya. f Lindungilah alat pengukur terhadap cairan dan sinar matahari yang langsung. f Jagalah supaya alat pengukur tidak terkena suhu yang luar biasa atau perubahan suhu yang luar biasa. Misalnya, janganlah meninggalkan alat pengukur untuk waktu yang lama di dalam mobil. Jika ada perubahan suhu yang besar, biarkan alat pengukur mencapai suhu yang merata dahulu sebelum Anda mulai menggunakannya. Pada suhu yang luar biasa atau jika ada perubahan suhu yang luar biasa, ketelitian pengukuran alat pengukur bisa terganggu. f Jagalah supaya alat pengukur tidak digoncangkan atau dijatuhkan. Jika alat pengukur kena dampak dari luar, sebelum Anda melanjutkan penggunaan alat pengukur, lakukanlah selalu pemeriksaan ketelitian pengukuran (lihat „Memeriksa ketepatan alat pengukur“, halaman 129). f Masukkan alat pengukur ke dalam koper yang dipasok bersamanya, jika alat pengukur diangkut ke tempat yang jauh (misalnya dalam mobil). Perhatikanlah kedudukan yang tepat dari alat pengukur di dalam kopernya. Jika alat pengukur dimasukkan ke dalam koper, kompensator dikunci, karena kompensator bisa menjadi rusak jika digoncangkan. Memasang/menyetel alat pengukur Memasang pada tripod Tempatkan tripod secara mantap dan sedemikian sehingga tidak bisa terguling atau tergeser. Pasangkan alat pengukur dengan ulir untuk tripod 13 pada ulir sekrup dari tripod dan kencangkan alat pengukur dengan baut pengunci dari tripod. Ratakan tripod secara kasar. Jika jaraknya tidak jauh, alat pengukur yang sudah dipasangkan pada tripod boleh diangkut. Supaya alat pengukur tidak rusak selama diangkut, tripod selama angkutan harus dibawa secara tegak lurus dan misalnya tidak boleh dipikul di atas bahu. Menyetel alat pengukur Setelkan alat pengukur dengan memutarkan kaki-kaki yang bisa diulir 12 sedemikian, sampai gelembung udara berada di tengah dari mata waterpas yang bulat 7. Tempatkan gelembung udara, dengan cara memutarkan kedua kaki yang bisa diulir A dan B, ke kedudukan di tengah di antara kedua kaki yang bisa diulir. Kemudian putarkan kaki ketiga yang bisa diulir C, sampai gelembung udara berada di pusat dari mata waterpas yang bulat. Setelah gelembung udara di mata waterpas yang bulat tidak goyang lagi, ketidak tepatan alat pengukur dari bidang horisontal disetelkan oleh kompensator. Selama menggunakan alat pengukur, periksalah secara berkala (misalnya dengan melihat pada kaca dari mata waterpas 3), apakah gelembung udara masih berada di pusat dari mata waterpas. Memusatkan alat pengukur di atas titik di tanah Jika perlu, pusatkan alat pengukur di atas titik di tanah. Untuk melakukannya, gantungkan tali timbangan tegak lurus 20 pada baut pengunci dari tripod. Setelkan alat pengukur di atas titik di tanah, dengan cara menggesarkan alat pengukur yang berada pada tripod atau merubah penyetelan tripod. Memfokuskan teropong Lepaskan kap pelindung dari obyektif 1. Bidikkan teropong pada obyek yang cerah atau tempatkan satu lembar kertas yang putih di depan obyektif 1. Putarkan okular 6, sampai tanda silang terlihat jelas dan hitam pekat. Bidikkan teropong pada rambu ukur, jika perlu dengan bantuan pedoman untuk mengarahkan 2. Putarkan knop untuk memfokuskan 16, sampai bidang skala pada rambu ukur terlihat jelas. Dengan cara memutar roda di samping untuk penyetelan halus 14, arahkan tanda silang sampai berada persis di tengah rambu ukur. Jika teropong difokuskan dengan betul, tanda silang dan gambar dari rambu ukur tidak boleh saling tergeser, jika mata di belakang okular digerakkan. Pembagian lingkaran horisontal 1° 1gon 1° 1gon 1° 1gon Ulir untuk tripod 5/8" 5/8" 5/8" 5/8" 5/8" 5/8" Berat sesuai dengan EPTA-Procedure 01/2003 1,7 kg 1,7 kg 1,7 kg 1,7 kg 1,7 kg 1,7 kg Jenis keamanan IP 54 (lindungan terhadap debu dan air penyiraman) Automatic Level/ Waterpas GOL 20 D GOL 20 G GOL 26 D GOL 26 G GOL 32 D GOL 32 G Anda bisa mengidentifikasikan alat pengukur Anda dengan pasti, dengan nomor seri 15 pada label tipe.

OBJ_BUCH-1239-002.book Page 128 Monday, June 18, 2012 10:51 AMBahasa Indonesia | 129 Bosch Power Tools 1 619 929 L41 | (18.6.12) Fungsi-fungsi pengukuran Pasangkan rambu ukur selalu tepat tegak lurus. Bidikkan alat pengukur yang sudah disetelkan dan difokuskan pada rambu ukur, sehingga tanda silang berada pada tengah-tengah dari rambu ukur. Membaca ketinggian Bacalah ketinggian pada rambu ukur pada garis tengah dari tanda silang. Ketinggian yang diukur pada gambar adalah: 1,195 m. Mengukur jarak Pusatkan alat pengukur di atas titik yang dijadikan titik pangkal dari pengukuran jarak. Bacakan ketinggian pada rambu ukur pada garis atas dan garis bawah dari tanda silang. Kalikan selisih dari kedua ketinggian yang diukur dengan 100, untuk mendapatkan jarak antara alat pengukur dan rambu ukur. Jarak yang diukur pada gambar adalah: (1,347 m – 1,042 m) x 100 = 30,5 m. Mengukur sudut Pusatkan alat pengukur di atas titik yang dijadikan titik pangkal dari sudut yang diukur. Arahkan alat pengukur pada titik A. Putarkan lingkaran horisontal 10 sampai titik nol berada pada petanda dari lingkaran horisontal 9. Kemudian arahkan alat pengukur pada titik B. Bacakan besarnya sudut pada petanda lingkaran horisontal 9. GOL 20 D/GOL 26 D/GOL 32 D: Besarnya sudut pada contoh adalah: 45°. GOL 20 G/GOL 26 G/GOL 32 G: Besarnya sudut pada contoh adalah: 45 gon. Memeriksa ketepatan alat pengukur Setiap kali sebelum mulai menggunakan alat pengukur serta setelah alat pengukur diangkut ke tempat yang jauh, periksalah ketepatan penyetelan dan pengukurannya. Memeriksa mata waterpas yang bulat Setelkan alat pengukur dengan memutarkan kaki-kaki yang bisa diulir 12 sedemikian, sampai gelembung udara berada di tengah dari mata waterpas yang bulat 7. Putarkan teropong sebesar 180°. Jika gelembung udara kini tidak berada di pusat mata waterpas yang bulat 7, mata waterpas yang bulat harus disetelkan ulang. Menyetel ulang mata waterpas yang bulat Setelkan gelembung udara dari mata waterpas yang bulat 7 dengan cara memutar kaki yang bisa diulir 12 ke kedudukan di tengah kedu- dukan akhir dari penyetelan dan pusatnya. Dengan menggunakan kunci mur dalam 17, putarkan baut untuk penyetelan 11, hingga gelembung udara berada di tengah pusat dari mata waterpas yang bulat. Periksalah mata waterpas yang bulat dengan cara memutar teropong sebesar 180°. Ulangi penyetelan jika perlu, atau mungkin Anda harus menghubungi satu Service Center Bosch. Memeriksa kompensator Setelah alat pengukur disetelkan dan difokuskan, ukurkan ketinggian satu titik acuan. Kini tekan knop pengunci 8 dari kompensator dan kemudian lepaskan. Ukurkan kembali ketinggian pada titik acuan. Jika kedua ketinggian yang diukur tidak sama persis, alat pengukur harus direparasikan oleh satu Service Center Bosch. Memeriksa tanda silang Untuk melakukan pemeriksaan ini dibutuhkan jarak pengukuran sepanjang kira-kira 30 m. Tempatkan alat pengukur di tengah dan kedua rambu ukur A dan B di kedua ujung dari jarak yang diukur. Setelah alat pengukur disetelkan dan difokuskan, baca ketinggian pada kedua rambu ukur. Hitungkan selisih d antara ketinggian a

pada rambu ukur B. Contoh:

pada rambu ukur A. Kurangkan nilai d yang dihitungkan sebelumnya dari ketinggian a

yang diukur, untuk mendapatkan nilai target untuk ketinggian b

pada rambu ukur B. Jika nilai yang diukur menyimpang lebih dari 6 mm (GOL 20 D/G), 3 mm (GOL 26 D/G) atau 2 mm (GOL 32 D/G) dari nilai target, tanda silang harus disetelkan ulang. Contoh:

pada pengukuran harus sebesar 1,476 m ± 6mm. GOL 26 D/G: Ketinggian b

pada pengukuran harus sebesar 1,476 m ± 3mm. GOL 32 D/G: Ketinggian b

pada pengukuran harus sebesar 1,476 m ± 2mm. Menyetel ulang tanda silang Putarkan penutup okular 4 sampai lepas. Dengan menggunakan pin untuk penyetelan 18, putarkan baut untuk penyetelan 5 searah dengan atau dalam arah yang berlawanan dengan jalannya jarum jam, sampai pada pengukuran pada rambu ukur B nilai target yang dihitungkan untuk ketinggian b

tercapai. Pasangkan kembali penutup okular 4 dengan cara memutarkannya. Contoh: Pada pengukuran dari b

, nilai 1,476 m harus disetelkan. Periksa sekali lagi tanda silang. Ulangi penyetelan ulang jika perlu, atau mungkin Anda harus menghubungi satu Service Center Bosch. Rawatan dan servis Rawatan dan kebersihan Simpankan dan transportasikan alat pengukur hanya di dalam koper yang dipasok bersamanya. Jagalah supaya alat pengukur selalu bersih. Janganlah memasukkan alat pengukur ke dalam air atau cairan lainnya. Jika pesawat kotor, bersihkannya dengan lap yang lembab dan lunak. Janganlah menggunakan deterjen atau tiner. Lensa-lensa sangat peka, berhati-hatilah. Debu hanya boleh dibersihkan dengan kuas yang lunak. Janganlah menyentuh lensa-lensa dengan jari. Biarkan alat pengukur dan koper menjadi kering sama sekali, sebelum menyimpannya. Di dalam koper tersedia satu kantung dengan bahan untuk mengeringkan, yang menyerap kelembaban yang tersisa. Kantung dengan bahan untuk mengeringkan harus digantikan secara berkala. Jika pada suatu waktu alat pengukur tidak berfungsi meskipun alat pengukur telah diproduksikan dan diperiksa dengan teliti, maka reparasinya harus dilakukan oleh Service Center perkakas listrik Bosch yang resmi. Janganlah sekali- kali membuka sendiri alat pengukur. Jika Anda hendak menanyakan sesuatu atau memesan suku cadang, sebutkan selalu nomor model yang terdiri dari 10 angka dan tercantum pada label tipe alat pengukur. Jika alat pengukur harus direparasikan, transportasikan alat pengukur di dalam kopernya. Layanan pasca beli dan konsultasi bagi pelanggan Layanan pasca beli Bosch menjawab semua pertanyaan Anda tentang reparasi dan perawatan serta tentang suku cadang produk ini. Gambar tiga dimensi dan informasi tentang suku cadang bisa Anda lihat di: www.bosch-pt.com Tim konsultan Bosch dengan senang hati membantu Anda pada pembelian, penggunaan dan penyetelan produk ini dan aksesorinya. Indonesia PT. Multi Mayaka Kawasan Industri Pulogadung Jalan Rawa Gelam III No. 2 Jakarta 13930 Indonesia Tel.: +62 (21) 46 83 25 22 Fax: +62 (21) 46 82 86 45/68 23 E-Mail: sales@multimayaka.co.id www.bosch-pt.co.id Cara membuang Alat pengukur, aksesori dan kemasan sebaiknya didaur ulangkan sesuai dengan upaya untuk melindungi lingkungan hidup. Perubahan adalah hak Bosch.