GCL 250 Professional - 10152 BOSCH - Panduan pengguna gratis
Temukan panduan perangkat secara gratis GCL 250 Professional BOSCH dalam format PDF.
Pertanyaan pengguna tentang GCL 250 Professional BOSCH
0 pertanyaan tentang perangkat ini. Jawab yang Anda tahu atau ajukan milik Anda sendiri.
Ajukan pertanyaan baru tentang perangkat ini
Unduh instruksi untuk 10152 dalam format PDF gratis! Temukan panduan Anda GCL 250 Professional - BOSCH dan ambil kembali perangkat elektronik Anda. Di halaman ini diterbitkan semua dokumen yang diperlukan untuk penggunaan perangkat Anda. GCL 250 Professional merek BOSCH.
PANDUAN PENGGUNA GCL 250 Professional BOSCH
Id Petunjuk-Petunjuk untuk
Penggunaan Orisinal
vi Bàn gǒo huóng dǎn sǔ dung
Petunjuk Keselamatan

Petunjuk lengkap ini harus dibaca dan diperhatikan agar tidak terjadi bahaya dan Anda dapat bekerja dengan aman saat menggunakan alat ukur ini. Apabila alat
ukur tidak digunakan sesuai dengan petunjuk yang disertakan, keamanan alat ukur dapat terganggu. Janganlah sekali-kali menutupi atau melepas label keselamatan kerja yang ada pada alat ukur ini. SIMPAN PETUNJUK INI DENGAN BAIK DAN BERIKAN KEPADA PEMILIK ALAT UKUR BERIKUTNYA.
Perhatian – jika perangkat pengoperasian atau perangkat pengaturan atau prosedur lain selain yang dituliskan di sini digunakan, hal ini dapat menyebabkan terjadinya paparan radiasi yang berbahaya.
▶ Alat pengukur dikirim dengan tanda peringatan laser (ditandai dengan ilustrasi alat pengukur di halaman grafis).
Jika teks pada tanda peringatan laser tidak tertulis dalam bahasa negara Anda, tempelkan label yang tersedia dalam bahasa negara Anda di atas label berbahasa Inggris sebelum Anda menggunakan alat untuk pertama kalinya.

Jangan melihat sinar laser ataupun mengarahkannya kepada orang lain atau hewan baik secara langsung maupun dari pantulan. Sinar laser dapat membutakan seseorang, menyebabkan kecelakaan atau merusak mata.
Jika radiasi laser mengenai mata, tutup mata Anda dan segera gerakkan kepala agar tidak terkena sorotan laser.
▶ Jangan mengubah peralatan laser.
Jangan gunakan kacamata pelihat laser (aksesori) sebagai kacamata pelindung. Kacamata pelihat laser digunakan untuk mendeteksi sinar laser dengan lebih baik, namun tidak melindungi dari sinar laser.
Jangan gunakan kacamata pelihat laser (aksesori) sebagai kacamata hitam atau di jalan raya. Kacamata pelihat laser tidak menawarkan perlindungan penuh terhadap sinar UV dan mengurangi persepsi warna.
▶ Perbaiki alat ukur hanya di teknisi ahli resmi dan gunakan hanya suku cadang asli. Dengan demikian, keselamatan kerja dengan alat ukur ini selalu terjamin.
Jangan biarkan anak-anak menggunakan alat ukur laser tanpa pengawasan. Hal ini dapat menyilaukan orang lain atau diri sendiri secara tidak sengaja.
Jangan mengoperasikan alat ukur di area yang berpotensi meledak yang di dalamnya terdapat cairan, gas, atau serbuk yang dapat terbakar. Di dalam
272 | Bahasa Indonesia
alat pengukur dapat terjadi bunga api, yang lalu menyulut debu atau uap.

Jauhkan alat pengukur dan aksesori magnetis dari alat implan dan perangkat medis semacamnya, seperti misalnya alat pacu jantung atau pompa insulin. Magnet pada alat pengukur dan aksesori menciptakan medan yang dapat memengaruhi fungsi alat implan dan perangkat medis.
Jauhkan alat pengukur dan aksesori magnetis dari media penyimpanan data magnetis dan perangkat yang sensitif terhadap magnet. Daya magnet dari perkakas listrik dan aksesori dapat mengakibatkan data-data hilang secara permanen.
Spesifikasi produk dan performa
Perhatikan ilustrasi yang terdapat pada bagian depan panduan pengoperasian.
Tujuan penggunaan
Nomor-nomor pada ilustrasi komponen sesuai dengan gambar alat pengukur pada halaman gambar.
(1) Outlet sinar laser
(2) Peringatan baterai
(3) Display mode receiver
(4) Display penguncian pendulum
(5) Tombol mode receiver
(6) Tombol untuk mode pengoperasian laser
(7) Tutup kompartemen baterai
(8) Pengunci tutup kompartemen baterai
(9) Alur pemandu
(10) Tombol on/off
(11) Dudukan tripod 1/4"
(12) Dudukan tripod 5/8"
(13) Nomor seri
(14) Label peringatan laser
a) Aksesori yang ada pada gambar atau yang dijelaskan tidak termasuk dalam lingkup pengiriman standar. Semua aksesori yang ada dapat Anda lihat dalam program aksesori kami.
Data teknis
| Laser titik dan garis GCL 2-50 | |
| Nomor seri | 3 601 K66 F00 |
| Area kerja ^A) | |
| – Garis laser standar 15 m | |
| – Garis laser dengan penerima laser | 5–50 m |
| – Titik laser 10 m | |
| Akurasi perataan ^B)(C) | |
| – Garis laser ±0,3 mm/m | |
| – Titik laser ±0,7 mm/m | |
| Rentang perataan otomatis khusus | ±4° |
| Waktu perataan khusus < 4 s | |
| Suhu pengoperasian –10°C ... +50°C | |
| Suhu penyimpanan –20°C ... +70°C | |
| Tinggi penggunaan maks. di atas tinggi acuan | 2000 m |
| Kelembapan relatif maks. 90% | |
| Tingkat polusi sesuai dengan IEC 61010-1 | 2 ^D) |
| Kelas laser 2 | |
| Jenis laser 630–650 nm, < 1 mW | |
| C _6 | 1 |
| Divergensi | |
| – Garis laser 0,5 mrad (sudut penuh) | |
| – Titik laser 0,8 mrad (sudut penuh) | |
| Frekuensi pulsa | |
| – Pengoperasian tanpa mode receiver | 6 kHz |
| – Pengoperasian pada mode receiver | 10 kHz |
| Dudukan tripod 1/4"; 5/8" | |
| Baterai 3 × 1,5 V LR6 (AA) | |
| Durasi pengoperasian pada mode pengoperasian ^B) | |
| – Mode titik dan garis silang | 6 h |
| – Mode garis silang | 8 h |
| – Mode garis | 16 h |
Laser titik dan garis GCL 2-50
| - Mode titik 22 h | |
| Berat sesuai dengan EPTA-Procedure 01:2014 | 0,49 kg |
| Dimensi (panjang × lebar × tinggi) | |
| - tanpa tripod putar 112 × 55 × 106 mm | |
| - dengan tripod putar 132 × 81 × 163 mm | |
| Jenis perlindungan IP 54 (terlindung dari debudan percikan air) | |
A) Area kerja dapat berkurang akibat keadaan lingkungan yang tidak menguntungkan (seperti sinar matahari langsung).
B) pada 20-25 °C
C) Nilai yang ditentukan memerlukan kondisi lingkungan normal hingga kondisi lingkungan menguntungkan (misalnya tidak ada getaran, tidak ada kabut, tidak ada asap, tidak ada sinar matahari langsung). Perubahan suhu yang drastis dapat menyebabkan penyimpangan akurasi.
D) Hanya polusi nonkonduktif yang terjadi, namun terkadang muncul konduktivitas sementara yang disebabkan oleh kondensasi.
Untuk mengidentifikasi alat ukur secara jelas terdapat nomor seri (13) pada label tipe.
Cara memasang
Memasang/mengganti baterai
Untuk pengoperasian alat ukur disarankan memakai baterai mangan alkali.
Untuk membuka tutup kompartemen baterai (7) tekan pengunci (8) dan buka tutup kompartemen baterai. Masukkan baterai.
Pastikan baterai terpasang pada posisi kutub yang benar sesuai gambar di dalam kompartemen baterai.
Jika baterai lemah, peringatan baterai (2) akan berkedip berwarna hijau. Selain itu, garis laser berkedip selama sekitar 5 detik setiap 10 menit. Alat pengukur masih dapat dioperasikan selama sekitar 1 jam setelah kedipan pertama. Jika baterai habis, garis laser berkedip sekali lagi tepat sebelum penonaktifan otomatis.
Selalu ganti semua baterai sekaligus. Hanya gunakan baterai dari produsen dan dengan kapasitas yang sama.
Keluarkan baterai dari alat pengukur jika tidak digunakan dalam waktu yang lama. Jika baterai disimpan di dalam alat pengukur untuk waktu yang lama, baterai dapat berkarat dan dayanya akan habis dengan sendirinya.
Bekerja dengan tripod putar RM 1 (lihat gambar A1-A3)
Dengan bantuan tripod putar (15), alat pengukur dapat diputar sebesar 360° pada titik pusat yang selalu terlihat. Untuk itu, garis laser dapat diatur tanpa mengubah posisi alat pengukur.
Letakkan alat pengukur dengan menggunakan slot pemandu (9) pada rel pemandu (16) tripod putar (15), dan geser alat pengukur pada platform hingga maksimal.
Untuk melepas, tarik alat pengukur dari tripod putar ke arah berlawanan.
Pilihan posisi tripod putar:
- berdiri di atas tempat datar,
- dipasang di tempat miring,
- dihubungkan dengan penjepit (19) pada lis profil dari logam,
- dengan bantuan magnet (18) di permukaan logam.
Penggunaan
Cara penggunaan
▶ Lindungilah alat ukur dari cairan dan sinar matahari langsung.
Jauhkan alat pengukur dari suhu atau perubahan suhu yang ekstrem. Jangan biarkan alat pengukur berada terlalu lama di dalam kendaraan. Saat perubahan suhu besar, biarkan alat ukur menyesuaikan suhu lingkungan terlebih dulu dan selalu lakukan pemeriksaan akurasi sebelum melanjutkan pekerjaan dengan (lihat „Pemeriksaan keakuratan alat ukur“, Halaman 275). Pada suhu atau perubahan suhu ekstrem, ketepatan alat pengukur dapat terganggu.
▶ Hindari guncangan atau benturan yang keras pada alat ukur. Apabila setelah terjadi pengaruh eksternal yang kuat pada alat ukur, disarankan untuk memeriksa akurasi alat ukur sebelum digunakan kembali (lihat „Pemeriksaan keakuratan alat ukur“, Halaman 275).
▶ Matikan alat ukur saat memindahkan. Jika alat ukur dimatikan, unit pendulum akan terkunci yang dapat rusak jika terkena guncangan.
Mengaktifkan/menonaktifkan perkakas listrik
Untuk menghidupkan alat pengukur, geser tombol on/off (10) pada posisi On (untuk bekerja dengan
penguncian pendulum) atau pada posisi 1n (untuk bekerja dengan perataan otomatis). Alat pengukur segera memancarkan sinar laser dari outlet sinar laser (1) begitu dihidupkan.
Jangan mengarahkan sinar laser pada orang lain atau binatang dan jangan melihat ke sinar laser, juga tidak dari jarak jauh.
Untuk mematikan alat pengukur, geser tombol on/off (10) ke posisi Off. Unit pendulum akan terkunci ketika alat pengukur dimatikan.
Jangan biarkan alat ukur yang aktif berada di luar pengawasan dan matikan alat ukur setelah digunakan. Sinar laser dapat menyilaukan mata orang lain.
Saat suhu pengoperasian melebihi batas maksimum yang diperbolehkan sebesar 50 °C, alat akan mati untuk melindungi dioda laser. Setelah alat pengukur menjadi dingin, alat pengukur siap dipakai dan bisa dihidupkan kembali.
274 | Bahasa Indonesia
Penonaktifan otomatis
Jika tidak ada tombol yang ditekan selama sekitar 120 menit pada alat pengukur, alat pengukur secara otomatis akan mati untuk melindungi baterai.
Untuk menyalakan kembali alat ukur setelah dimatikan secara otomatis, geser tombol on/off (10) ke posisi "Off" dan nyalakan kembali alat ukur, atau tekan satu kali pada tombol mode pengoperasian laser (6) atau tombol mode receiver (5).
Menonaktifkan sementara penonaktifan otomatis
Untuk mematikan penonaktifan otomatis, tekan dan tombol mode pengoperasian laser (saat alat ukur diaktifkan) (6) setidaknya selama 3 detik. Jika fungsi tersebut dinonaktifkan, sinar laser akan berkedip sesaat sebagai konfirmasi.
Catatan: Jika suhu pengoperasian sebesar 45 °C terlampau, penonaktifan otomatis tidak dapat lagi dimatikan.
Untuk mengaktifkan penonaktifan otomatis, matikan dahulu alat ukur, kemudian hidupkan lagi.
Menyetel mode pengoperasian
Alat pengukur dilengkapi dengan beberapa mode pengoperasian yang dapat diganti sewaktu-waktu:
- Pengoperasian titik dan garis silang: Alat pengukur menghasilkan garis laser horizontal dan vertikal ke depan serta titik laser vertikal ke atas dan bawah. Garis laser membentuk silang dengan sudut 90°.
- Pengoperasian garis horizontal: Alat pengukur menghasilkan garis laser horizontal ke depan.
- Pengoperasian garis secara vertikal: Alat pengukur menghasilkan garis laser vertikal ke depan. Saat mengatur posisi alat pengukur di dalam ruangan, garis laser vertikal ditampilkan di langit-langit melalui titik laser atas.
Saat mengatur posisi alat pengukur langsung pada dinding, garis laser vertikal menghasilkan garis laser yang hampir melingkar penuh (garis 360°).
- Pengoperasian titik: Alat pengukur menghasilkan titik laser vertikal ke atas dan ke bawah.
Semua mode pengoperasian selain mode titik dapat dipilih dengan perataan otomatis maupun dengan penguncian pendulum.
Untuk mengganti mode pengoperasian, tekan tombol mode pengoperasian laser (6).
Bekerja dengan perataan otomatis
| Urutan langkah-langkah Mode garis | horizontal | Mode garis vertical | Mode titik Display | penguncian pendulum (4) | Gambar | |
| Tombol on/off (10) di posisi "On" | ●●● | ☐ | B | |||
| Mode garis silang | ☐ | |||||
![]() | Tekan 1× tombol untuk mode pengoperasian laser (6) | ●-- | ☐ | C | ||
![]() | Tekan 2× tombol untuk mode pengoperasian laser (6) | -●- | ☐ | D | ||
![]() | Tekan 3× tombol untuk mode pengoperasian laser (6) | --● | ☐ | E | ||
![]() | Tekan 4× tombol untuk mode pengoperasian (6) | ●●● | ☐ | B | ||
| Mode garis silang | ☐ | |||||
Ketika alat diubah ke mode "Bekerja dengan penguncian pendulum" selama bekerja dengan perataan otomatis
(tombol on/off (10) di posisi on), pilihan kombinasi pertama display pada mode ini akan selalu diaktifkan.
Bekerja dengan penguncian pendulum
| Urutan langkah-langkah Mode garis | horizontal | Mode garis vertical | Mode titik Display | penguncian pendulum (4) | Gambar | |
![]() | ●●- | (T2HW) | F | |||
| Mode garis silang | Merah | |||||
![]() | Tekan 1× tombol untuk mode pengoperasian laser (6) | ●-- | ![]() | Merah | ||
![]() | Tekan 2× tombol untuk mode pengoperasian laser (6) | ![]() | Merah | |||
![]() | Tekan 3× tombol untuk mode pengoperasian laser (6) | ![]() | Merah | F | ||
| Mode garis silang | ||||||
Ketika alat diubah ke mode "Bekerja dengan penguncian pendulum" selama bekerja dengan perataan otomatis (tombol on/off (10) di posisi 29), pilihan kombinasi pertama display pada mode ini akan selalu diaktifkan.
Mode receiver
Untuk penggunaan dengan penerima sinar laser (23) mode receiver perlu diaktifkan terlepas dari mode pengoperasian yang dipilih.
Pada mode receiver, garis laser akan berkedip dengan frekuensi yang sangat tinggi sehingga penerima sinar laser (23) dapat terdeteksi.
Untuk mengaktifkan mode receiver, tekan tombol mode receiver (5). Display mode receiver (3) menyala hijau.
Garis laser akan tampak kurang jelas untuk mata manusia saat mode receiver diaktifkan. Oleh karenanya, nonaktifkan mode receiver dengan menekan kembali tombol mode receiver (5) pada pengerjaan tanpa penerima sinar laser. Display mode receiver (3) menghilang.
Levelling otomatis
Bekerja dengan levelling otomatis (lihat gambar B-E)
Pasang alat pengukur pada permukaan yang datar dan stabil atau kencangkan pada tripod putar (15).
Untuk penggunaan dengan levelling otomatis, geser tombol on/off (10) ke posisi "on".
Levelling otomatis akan menyeimbangkan kondisi yang tidak rata di dalam kisaran levelling otomatis sebesar ±4^ secara otomatis. Begitu sinar laser tidak lagi berkedip, alat pengukur akan melakukan levelling.
Jika perataan otomatis tidak dapat dilakukan, misalnya karena permukaan posisi alat pengukur menyimpang lebih dari 4° dari posisi horizontal, sinar laser akan berkedip dalam tempo cepat.
Pada situasi tersebut, letakkan alat pengukur secara mendatar dan tunggulah sampai dilakukan perataan otomatis. Begitu alat pengukur berada di dalam area perataan otomatis sebesar ±4°, sinar laser akan menyala terus-menerus.
Jika selama pengoperasian, alat pengukur diguncangkan atau dipindahkan, alat pengukur akan melakukan levelling secara otomatis. Setelah penyetelan ini, periksalah posisi dari sinar laser-sinar laser terhadap titik-titik patokan, untuk menghindarkan terjadinya kesalahan yang diakibatkan karena alat pengukur dipindahkan.
Bekerja dengan penguncian pendulum (lihat gambar F)
Untuk pengerjaan dengan penguncian pendulum, geser tombol on/off (10) ke posisi "on". Display penguncian pendulum (4) menyala merah dan garis laser berkedip dalam tempo lambat.
Saat bekerja dengan penguncian pendulum, perataan otomatis dinonaktifkan. Alat pengukur dapat dipegang dengan tangan atau ditempatkan pada permukaan yang miring. Sinar laser tidak lagi diratakan dan tidak lagi tegak lurus satu sama lain.
Pemeriksaan keakuratan alat ukur
Pengaruh terhadap ketelitian
Suhu sekitar memberikan pengaruh terbesar. Khususnya perbedaan suhu dari tanah ke atas dapat mempengaruhi sinar laser.
Berhubung stratifikasi suhu di dekat tanah yang paling besar, alat ukur perlu dipasang pada tripod jika memungkinkan dan dipasang di tengah area pengerjaan.
Selain pengaruh dari luar, pengaruh khusus perangkat juga dapat menyebabkan kerusakan (seperti misalnya benturan atau guncangan keras). Oleh karena itu, periksa ketepatan levelling terlebih dahulu sebelum memulai proses.
Pertama-tama, periksa ketinggian serta akurasi perataan garis laser horizontal, selanjutnya akurasi perataan garis laser vertikal dan akurasi garis tegak lurus.
Jika pada pemeriksaan akurasi ternyata hasil pengukuran melebihi ambang batas maksimal, bawa alat pengukur ke Service Center Bosch untuk reparasi.
Periksa ketepatan tinggi dari garis horizontal
Untuk melakukan pemeriksaan ini diperlukan jarak kosong sepanjang 5 m pada permukaan yang stabil di antara dua dinding A dan B.
- Pasang alat pengukur di dekat dinding A pada tripod atau letakkan pada permukaan yang stabil dan rata. Nyalakan alat pengukur. Pilih pengoperasian garis silang dengan levelling otomatis.

- Bidikkan laser pada dinding A dan biarkan alat ukur melakukan levelling otomatis. Tandai bagian tengah titik di mana garis laser akan saling berpotongan pada dinding (titik I).

text_image
A 180° I B II- Putar alat ukur sebesar 180°, biarkan alat ukur melakukan levelling otomatis dan tandai titik persimpangan garis laser di dinding B (titik II).
- Letakkan alat ukur tanpa diputar di dekat dinding B, aktifkan alat ukur dan biarkan alat ukur melakukan levelling otomatis.

text_image
A I B II- Sesuaikan tinggi alat ukur (dengan bantuan tripod atau jika perlu ditopang) sehingga titik perpotongan garis laser tepat menyentuh titik yang ditandai sebelumnya II pada dinding B.

- Putar alat ukur sebesar 180° tanpa mengubah ketinggian. Arahkan alat ukur pada dinding A sehingga sehingga garis laser vertikal melewati titik yang telah ditandai I. Biarkan alat ukur melakukan levelling secara otomatis dan tandai titik persimpangan garis laser di dinding A (titik III).
- Selisih d dari kedua titik yang ditandai I dan III pada dinding A memberikan deviasi ketinggian alat ukur yang sebenarnya.
Pada jarak ukur 2 × 5 m = 10 m simpangan maksimal yang diperbolehkan adalah sebesar:
10 m × ±0,3 mm/m = ±3 mm. Selisih d antara titik I dan III hanya diperbolehkan maksimum 3 mm.
Periksa ketepatan perataan garis laser horizontal
Untuk pemeriksaan, diperlukan permukaan kosong sekitar 5 × 5 m.
- Pasang alat pengukur di bagian tengah antara dinding A dan B pada tripod atau letakkan pada permukaan yang stabil dan rata. Pilih pengoperasian garis horizontal dengan levelling otomatis dan biarkan alat pengukur memulai penyetelan level.

- Pada jarak 2,5 m dari alat ukur, tandai titik tengah garis laser (titik I pada dinding A dan titik II pada dinding B) pada kedua dinding.

- Pasang alat pengukur dengan diputar sebesar 180° pada jarak 5 m dan biarkan alat ukur melakukan levelling.
- Sesuaikan alat ukur pada ketinggian yang cukup (dengan bantuan tripod atau dengan alas jika perlu), hingga titik tengah garis laser tepat berada sebelum titik II dan pada dinding B.
- Tandai titik tengah garis laser pada dinding A sebagai titik III (vertika melalui dan di bawah titik I).
- Selisih d dari kedua titik yang ditandai I dan III pada dinding A memberikan deviasi alat ukur pada garis horizontal.
Pada jarak ukur 2 × 5 m = 10 m simpangan maksimal yang diperbolehkan adalah sebesar:
10 m × ±0,3 mm/m = ±3 mm. Selisih d antara titik I dan III hanya diperbolehkan maksimum 3 mm.
Memeriksa ketelitian pengukuran garis tegak lurus
Untuk melakukan pemeriksaan ini diperlukan bukaan pintu dengan setiap sisi pintu minimal 2,5 m.
- Pasang alat pengukur pada jarak 2,5 m dari bukaan pintu di atas permukaan tanah yang solid dan datar (tidak di atas tripod). Pilih pengoperasian garis vertikal dengan levelling otomatis. Arahkan garis laser pada bukaan pintu dan biarkan alat pengukur memulai penyetelan level.

- Tandai tengah garis laser vertikal di bagian bawah bukaan pintu (titik I), pada jarak 5 m di sisi lain pada bukaan pintu (titik II) dan di tepi atas bukaan pintu (titik III).

- Putar alat ukur sebesar 180° dan letakkan pada sisi lain dari bukaan pintu tepat di belakang titik II. Biarkan alat ukur melakukan levelling dan sesuaikan garis laser vertikal sehingga titik tengahnya tepat melewati titik I dan II.
- Tandai titik tengah garis laser di bagian atas bukaan pintu sebagai titik IV.
- Selisih d dari kedua titik yang ditandai III dan IV menyatakan deviasi alat ukur untuk garis vertikal.
- Ukur tinggi bukaan pintu.
Untuk melakukan pemeriksaan ini diperlukan jarak kosong dengan jarak sekitar 5 m pada permukaan yang stabil antara lantai dan langit-langit.
- Pasang alat pengukur di atas tripod putar (15) dan letakkan di atas lantai. Pilih pengoperasian titik dan biarkan alat pengukur memulai penyetelan level.

text_image
I 5 m II- Tandai pusat titik laser atas pada penutup (titik I). Selain itu, tandai pusat titik laser bawah di atas lantai (titik II).

- Putar alat pengukur sebesar 180°. Posisikan alat hingga pusat titik laser bawah berada di atas titik II yang sudah ditandai. Biarkan alat pengukur memulai penyetelan level. Tandai pusat titik laser atas (titik III).
- Selisih d dari kedua titik yang ditandai titik I dan III menyatakan simpangan alat pengukur untuk garis vertikal.
dua kali jarak antara lantai dan langit-langit × 0,7 mm/m. contoh: Pada jarak antara lantai dan langit-langit sebesar 5 m simpangan maksimal diperbolehkan sebesar
2 × 5 m × ±0,7 mm/m = ±7 mm. Titik I dan III dapat terpisah maksimal sejauh 7 mm.
Petunjuk pemakaian
Selalu hanya gunakan bagian tengah titik laser atau garis laser untuk menandai. Besarnya titik laser atau lebarnya garis laser berubah sesuai dengan perubahan jarak.
Bekerja dengan reflektor (alat pemantulan) (lihat gambar L)
Reflektor (alat pemantulan) (21) meningkatkan visibilitas sinar laser dalam kondisi yang tidak menguntungkan dan jarak yang lebih besar.
Permukaan pantul dari reflektor sinar laser (21) akan meningkatkan visibilitas garis laser, garis laser juga dapat terlihat melalui permukaan yang transparan dari bagian belakang reflektor sinar laser.
Bekerja dengan tripod (aksesori)
Tripod memberi posisi pengukuran yang stabil dan dapat diatur tingginya. Letakkan alat ukur dengan dudukan tripod 1/4" (11) pada ulir tripod (24) atau tripod foto pada umumnya. Untuk pemasangan pada tripod konstruksi standar, gunakan dudukan tripod 5/8" (12). Kencangkan alat ukur dengan baut pengencang tripod.
Kencangkan dengan braket universal (aksesori) (lihat gambar L)
Dengan bantuan braket universal (20) Anda dapat mengencangkan alat ukur misalnya pada permukaan vertikal, pipa atau material yang dapat dimagnetisasi. Braket universal juga dirancang sebagai tripod lantai dan memudahkan penyetelan ketinggian alat ukur.
Atur braket universal (20) sebelum mengaktifkan alat ukur.
Bekerja dengan penerima laser (aksesori)
Gunakan penerima laser (23) pada kondisi pencahayaan yang kurang baik (keadaan sekitar yang terlalu terang, paparan sinar matahari langsung) dan pada jarak yang lebar agar garis laser dapat terdeteksi dengan lebih baik. Aktifkan mode receiver (lihat „Mode receiver“, Halaman 275) dengan penerima laser saat melakukan pekerjaan.
Kacamata laser (aksesori)
Kacamata laser berfungsi menyaring sinar yang berada di sekitar. Dengan demikian, sinar laser akan terlihat lebih terang untuk mata.
Jangan gunakan kacamata pelihat laser (aksesori) sebagai kacamata pelindung. Kacamata pelihat laser digunakan untuk mendeteksi sinar laser dengan lebih baik, namun tidak melindungi dari sinar laser.
Jangan gunakan kacamata pelihat laser (aksesori) sebagai kacamata hitam atau di jalan raya. Kacamata pelihat laser tidak menawarkan perlindungan penuh terhadap sinar UV dan mengurangi persepsi warna.
Contoh penggunaan (lihat gambar G-M)
Contoh penggunaan alat ukur dapat dilihat pada halaman bergambar.
Selalu letakkan alat ukur di dekat permukaan atau tepi yang akan diperiksa, dan biarkan alat ukur melakukan levelling sebelum memulai pengukuran.
Selalu ukur jarak antara sinar laser dengan area atau sudut terhadap dua titik yang terpisah.
Perawatan dan servis
Perawatan dan pembersihan
Jaga kebersihan alat.
Jangan memasukkan alat pengukur ke dalam air atau cairan lainnya.
Jika alat kotor, bersihkan dengan lap yang lembut dan lembap. Jangan gunakan bahan pembersih atau zat pelarut.
Bersihkanlah secara berkala terutama permukaan outlet sinar laser dan pastikan terbebas dari bulu halus.
Hanya simpan dan angkut alat pengukur di dalam tas pelindung (28) atau koper (26).
Layanan pelanggan dan konsultasi penggunaan
Layanan pelanggan Bosch menjawab semua pertanyaan Anda tentang reparasi dan perawatan serta tentang suku cadang produk ini. Gambaran teknis (exploded view) dan informasi mengenai suku cadang dapat ditemukan di:
www.bosch-pt.com
Tim konsultasi penggunaan Bosch akan membantu Anda menjawab pertanyaan seputar produk kami beserta aksesorinya.
Jika Anda hendak menanyakan sesuatu atau memesan suku cadang, selalu sebutkan nomor model yang terdiri dari 10 angka dan tercantum pada label tipe produk.
Indonesia
PT Robert Bosch
Jakarta Selatan 12310
Tel.: (021) 3005 5800
Fax: (021) 3005 5801
E-Mail: boschpowertools@id.bosch.com
www.bosch-pt.co.id
Alamat layanan lainnya dapat ditemukan di:
Alat pengukur, aksesori, dan kemasan harus didaur ulang dengan cara yang ramah lingkungan.

Jangan membuang alat pengukur dan baterai bersama dengan sampah rumah tangga!
Tiếng Việt
Hướng dẫn an toàn










Merah

Merah