GCL 2-50 G Professional - 10152 BOSCH - Panduan pengguna gratis
Temukan panduan perangkat secara gratis GCL 2-50 G Professional BOSCH dalam format PDF.
Pertanyaan pengguna tentang GCL 2-50 G Professional BOSCH
0 pertanyaan tentang perangkat ini. Jawab yang Anda tahu atau ajukan milik Anda sendiri.
Ajukan pertanyaan baru tentang perangkat ini
Unduh instruksi untuk 10152 dalam format PDF gratis! Temukan panduan Anda GCL 2-50 G Professional - BOSCH dan ambil kembali perangkat elektronik Anda. Di halaman ini diterbitkan semua dokumen yang diperlukan untuk penggunaan perangkat Anda. GCL 2-50 G Professional merek BOSCH.
PANDUAN PENGGUNA GCL 2-50 G Professional BOSCH
Id Petunjuk-Petunjuk untuk
Penggunaan Orisinal
vi Bàn gǒo huóng dǎn sǔ dung
Jakarta Selatan 12310
Tel.: (21) 3005-5800
www.bosch-pt.co.id
Malaysia
Robert Bosch Sdn. Bhd.(220975-V) PT/SMY
No. 8A, Jalan 13/6
46200 Petaling Jaya
Selangor
Tel.: (03) 79663194
Toll-Free: 1800 880188
Fax: (03) 79583838
E-Mail: kiathoe.chong@my.bosch.com
www.bosch-pt.com.my
Pakistan
Petunjuk Keselamatan

Petunjuk lengkap ini harus dibaca dan diperhatikan agar tidak terjadi bahaya dan Anda dapat bekerja dengan aman saat menggunakan alat ukur ini. Apabila alat ukur tidak digunakan sesuai dengan petunjuk yang disertakan, keamanan alat ukur dapat terganggu. Janganlah sekali-kali menutupi atau melepas label keselamatan kerja yang ada pada alat ukur ini. SIMPAN PETUNJUK INI DENGAN BAIK DAN BERIKAN KEPADA PEMILIK ALAT UKUR BERIKUTNYA.
Perhatian – jika perangkat pengoperasian atau perangkat pengaturan atau prosedur lain selain yang dituliskan di sini digunakan, hal ini dapat menyebabkan terjadinya paparan radiasi yang berbahaya.
▶ Alat pengukur dikirim dengan tanda peringatan laser (ditandai dengan ilustrasi alat pengukur di halaman grafis).
Jika teks pada tanda peringatan laser tidak tertulis dalam bahasa negara Anda, tempelkan label yang tersedia dalam bahasa negara Anda di atas label berbahasa Inggris sebelum Anda menggunakan alat untuk pertama kalinya.

Jangan melihat sinar laser ataupun mengarahkannya kepada orang lain atau hewan baik secara langsung maupun dari pantulan. Sinar laser dapat membutakan seseorang, menyebabkan kecelakaan atau merusak mata.
Jika radiasi laser mengenai mata, tutup mata Anda dan segera gerakkan kepala agar tidak terkena sorotan laser.
▶ Jangan mengubah peralatan laser.
Jangan gunakan kacamata pelihat laser sebagai kacamata pelindung. Kacamata pelihat laser disediakan agar dapat mendeteksi laser dengan lebih baik, namun tidak melindungi dari sinar laser.
Jangan gunakan kacamata pelihat laser sebagai sunglasses atau di jalan raya. Kacamata pelihat laser tidak menawarkan perlindungan penuh terhadap sinar UV dan mengurangi persepsi warna.
▶ Perbaiki alat ukur hanya di teknisi ahli resmi dan gunakan hanya suku cadang asli. Dengan demikian, keselamatan kerja dengan alat ukur ini selalu terjamin.
Jangan biarkan anak-anak menggunakan alat ukur laser tanpa pengawasan. Anda dapat secara tidak sengaja membuat orang menjadi buta.
Jangan mengoperasikan alat ukur di area yang berpotensi meledak yang di dalamnya terdapat cairan, gas, atau serbuk yang dapat terbakar. Di dalam alat pengukur dapat terjadi bunga api, yang lalu menyulut debu atau uap.

Jauhkan aksesori magnetis dari alat implan dan perangkat medis semacamnya, seperti misalnya alat pacu jantung atau pompa insulin. Magnet pada aksesori menciptakan medan yang dapat memengaruhi fungsi alat implan atau perangkat medis.
Jauhkan aksesori magnetis dari media penyimpanan data magnetis dan perangkat yang sensitif terhadap magnet. Daya magnet pada aksesori dapat mengakibatkan data-data hilang secara permanen.
Spesifikasi produk dan performa
Perhatikan ilustrasi yang terdapat pada bagian depan panduan pengoperasian.
Tujuan penggunaan
Nomor-nomor pada ilustrasi komponen sesuai dengan gambar alat pengukur pada halaman gambar.
(1) Outlet sinar laser
(2) Indikator baterai
(3) Tombol mode pengoperasian laser
(4) Tombol on/off
(5) Dudukan tripod 1/4"
(6) Alur pemandu
(7) Penguncian tutup kompartemen baterai
(8) Tutup kompartemen baterai
(9) Label peringatan laser
(10) Nomor seri
(11) Tripod putar (RM 10) ^4
(12) Rel pemandu
(13) Lubang pengencang
(14) Sekrup penyetel tripod putar
(15) Magnet
(16) Penjepit (DK 10) ^4
242 | Bahasa Indonesia
(17) Penopang universal (BM 1) ^4
(18) Penopang (LB 10) ^A
(19) Penerima laser ^4
(20) Reflektor sinar laser ^A)
(21) Tripod (BT 150) ^A)
(22) Tongkat teleskopik (BT 350) ^A)
(23) Kacamata laser ^A)
(24) Tas pelindung ^A
A) Aksesori yang ada pada gambar atau yang dijelaskan tidak termasuk dalam lingkup pengiriman standar. Semua aksesori yang ada dapat Anda lihat dalam program aksesori kami.
Data teknis
| Laser titik dan garis GCL 2-50 G | |
| Nomor seri | 3 601 K66 M.. |
| Area kerjaA) | |
| – Garis laser standar 15 m | |
| – Garis laser dengan penerima laser | 5-50 m |
| – Titik laser 10 m | |
| Akurasi perataanB)(C) | |
| – Garis laser ±0,3 mm/m | |
| – Titik laser ±0,7 mm/m | |
| Area perataan otomatis ±4° | |
| Waktu perataan < 4 s | |
| Suhu pengoperasian -10 °C ... +45 °C | |
| Suhu penyimpanan -20 °C ... +70 °C | |
| Tinggi penggunaan maks. di atas tinggi acuan | 2000 m |
| Kelembapan relatif maks. 90 % | |
| Tingkat polusi sesuai dengan IEC 61010-1 | 2D) |
| Kelas laser 2 | |
| Garis laser | |
| – Jenis laser 500-540 nm, < 10 mW | |
| – C6 | 10 |
| – Divergensi 50 × 10 mrad (sudut penuh) | |
| Titik laser | |
| – Jenis laser 500-540 nm, < 1 mW | |
| – C6 | 1 |
| – Divergensi 0,8 mrad (sudut penuh) | |
| Penerima laser yang kompatibel | LR 7 |
| Dudukan tripod 1/4" | |
| Baterai 4 × 1,5 V LR6 (AA) | |
Laser titik dan garis GCL 2-50 G
| Berat sesuai dengan EPTA-Procedure 01:2014 | 0,58 kg |
| Dimensi (panjang × lebar × tinggi) | |
| – Tanpa penopang 126 × 63 × 115 mm | |
| – Dengan tripod putar RM 10 | 145 × 63 × 180 mm |
| Jenis keamanan | IP 64 |
A) Area kerja dapat berkurang akibat keadaan lingkungan yang tidak menguntungkan (seperti sinar matahari langsung).
B) pada 20-25°C
C) Nilai yang ditentukan memerlukan kondisi lingkungan normal hingga kondisi lingkungan menguntungkan (misalnya tidak ada getaran, tidak ada kabut, tidak ada asap, tidak ada sinar matahari langsung). Perubahan suhu yang drastis dapat menyebabkan penyimpangan akurasi.
D) Hanya polusi nonkonduktif yang terjadi, namun terkadang muncul konduktivitas sementara yang disebabkan oleh kondensasi.
Untuk mengidentifikasi alat ukur secara jelas terdapat nomor seri (10) pada label tipe.
Cara memasang
Memasang/mengganti baterai
Untuk pengoperasian alat ukur disarankan memakai baterai mangan alkali.
Untuk membuka tutup kompartemen baterai (8), tekan pengunci (7) ke atas dan lepaskan tutup kompartemen baterai. Masukkan baterai.
Pastikan baterai terpasang pada posisi kutub yang benar sesuai gambar di dalam kompartemen baterai.
Indikator baterai (2) selalu menampilkan status baterai saat ini.
Jika baterai lemah, kecerahan garis laser akan menurun secara perlahan.
Jika baterai hampir kosong, indikator baterai (2) akan berkedip secara terus-menerus. Garis laser akan berkedip selama 5 menit setiap 5 detik.
Jika baterai kosong, garis laser dan indikator baterai masih akan berkedip sekali sebelum alat pengukur mati.
Selalu ganti semua baterai sekaligus. Hanya gunakan baterai dari produsen dan dengan kapasitas yang sama.
▶ Keluarkan baterai dari alat pengukur jika tidak digunakan dalam waktu yang lama. Jika baterai disimpan di dalam alat pengukur untuk waktu yang lama, baterai dapat berkarat dan dayanya akan habis dengan sendirinya.
Penggunaan
Cara penggunaan
▶ Lindungilah alat ukur dari cairan dan sinar matahari langsung.
Jauhkan alat pengukur dari suhu atau perubahan suhu yang ekstrem. Jangan biarkan alat pengukur berada
terlalu lama di dalam kendaraan. Saat perubahan suhu besar, biarkan alat ukur menyesuaikan suhu lingkungan terlebih dulu dan selalu lakukan pemeriksaan akurasi sebelum melanjutkan pekerjaan dengan (lihat „Pemeriksaan keakuratan alat ukur“, Halaman 244). Pada suhu atau perubahan suhu ekstrem, ketepatan alat pengukur dapat terganggu.
▶ Hindari guncangan atau benturan yang keras pada alat ukur. Apabila setelah terjadi pengaruh eksternal yang kuat pada alat ukur, disarankan untuk memeriksa akurasi alat ukur sebelum digunakan kembali (lihat „Pemeriksaan keakuratan alat ukur“, Halaman 244).
▶ Matikan alat ukur saat memindahkan. Jika alat ukur dimatikan, unit pendulum akan terkunci yang dapat rusak jika terkena guncangan.
Mengaktifkan/menonaktifkan perkakas listrik
Untuk menyalakan alat pengukur, geser tombol on/off (4) ke posisi "On". Alat pengukur segera mengeluarkan sinar laser dari outlet sinar laser (1) begitu dinyalakan.
Jangan mengarahkan sinar laser pada orang lain atau binatang dan jangan melihat ke sinar laser, juga tidak dari jarak jauh.
Alat pengukur dapat digunakan dengan penerima laser (19) setiap saat.
Untuk mematikan alat pengukur, geser tombol on/off (4) ke posisi Off. Unit pendulum akan terkunci ketika alat pengukur dimatikan.
Jangan biarkan alat ukur yang aktif berada di luar pengawasan dan matikan alat ukur setelah digunakan.
Sinar laser dapat menyilaukan mata orang lain.
Saat suhu pengoperasian melebihi batas maksimum yang diperbolehkan sebesar 45 °C, alat akan mati untuk melindungi dioda laser. Setelah alat pengukur menjadi dingin, alat pengukur siap dipakai dan bisa dihidupkan kembali.
Penonaktifan otomatis
Jika tidak ada tombol yang ditekan selama sekitar 120 menit pada alat pengukur, alat pengukur secara otomatis akan mati untuk melindungi baterai.
Untuk mengaktifkan kembali alat pengukur setelah penonaktifan otomatis, tombol on/off dapat digeser (4) pada posisi "Off" dan alat pengukur diaktifkan kembali atau tombol mode pengoperasian laser (3) ditekan.
Untuk mematikan penonaktifan otomatis, tekan dan tombol mode pengoperasian laser (saat alat ukur diaktifkan) (3) setidaknya selama 3 detik. Jika fungsi tersebut dinonaktifkan, sinar laser akan berkedip sesaat sebagai konfirmasi.
Catatan: Jika suhu pengoperasian sebesar 45 °C terlampau, penonaktifan otomatis tidak dapat lagi dimatikan.
Untuk mengaktifkan penonaktifan otomatis, matikan dahulu alat ukur, kemudian hidupkan lagi.
Mode pengoperasian
Alat pengukur dilengkapi dengan beberapa mode pengoperasian yang dapat diganti sewaktu-waktu:
- Pengoperasian titik dan garis silang (lihat gambar A): Alat pengukur menghasilkan garis laser horizontal dan vertikal ke depan serta titik laser vertikal ke atas dan ke bawah.
- Pengoperasian horizontal (lihat gambar B): Alat pengukur menghasilkan garis laser horizontal.
- Pengoperasian vertikal (lihat gambar C): Alat pengukur menghasilkan garis laser vertikal. Saat mengatur posisi alat pengukur di dalam ruangan, garis laser vertikal ditampilkan di langit-langit melalui titik laser atas.
- Pengoperasian titik (lihat gambar D): Alat pengukur menghasilkan titik laser vertikal ke atas dan ke bawah. Untuk mengubah mode pengoperasian, tekan tombol mode pengoperasian laser (3) beberapa kali hingga menghasilkan sinar laser pada mode pengoperasian yang diinginkan.
Semua jenis pengoperasian dapat dilakukan dengan levelling otomatis serta dengan fungsi kemiringan.
Semua jenis pengoperasian cocok untuk pengoperasian dengan penerima laser (19).
Levelling otomatis
Alat pengukur memantau keadaan selama proses pengoperasian berlangsung. Jika dipasang di dalam area levelling otomatis sebesar ±4°, alat akan beroperasi dengan levelling otomatis. Selain area levelling otomatis, alat akan beralih secara otomatis ke fungsi kemiringan.
Bekerja dengan levelling otomatis (lihat gambar A-D)
Pasang alat pengukur pada permukaan yang datar dan stabil, kencangkan pada tripod putar (11) atau tripod (21).
Levelling otomatis akan menyeimbangkan keadaan yang tidak rata di dalam area levelling otomatis dari ±4^ secara otomatis. Begitu sinar laser menyala secara terus-menerus, alat pengukur akan melakukan levelling.
Jika levelling otomatis tidak dapat dilakukan, misalnya karena permukaan posisi alat pengukur menyimpang lebih dari 4° dari posisi horizontal, sinar laser akan berkedip selama 2 detik terlebih dulu dalam tempo cepat, lalu berkedip 5 detik selama beberapa kali dalam tempo cepat. Alat pengukur berada dalam fungsi kemiringan.
Untuk pengoperasian lanjutan menggunakan levelling otomatis, letakkan alat pengukur pada permukaan datar dan tunggu serta lihatlah proses levelling otomatis. Begitu alat pengukur berada di dalam area levelling otomatis sebesar ±4°, sinar laser akan menyala terus-menerus.
Jika selama pengoperasian, alat pengukur diguncangkan atau dipindahkan, alat pengukur akan melakukan levelling secara otomatis. Setelah penyetelan ini, periksalah posisi dari sinar laser-sinar laser terhadap titik-titik patokan, untuk menghindarkan terjadinya kesalahan yang diakibatkan karena alat pengukur dipindahkan.
Bekerja dengan fungsi kemiringan (lihat gambar E)
Letakkan alat pengukur pada permukaan yang miring. Saat bekerja dengan fungsi kemiringan, garis laser akan berkedip selama 2 detik dalam tempo cepat terlebih dulu, lalu berkedip 5 detik beberapa kali dalam tempo cepat.
Pada fungsi kemiringan, garis laser tidak lagi diratakan dan tidak lagi saling tegak lurus.
Pemeriksaan keakuratan alat ukur
Pengaruh terhadap ketelitian
Suhu sekitar memberikan pengaruh terbesar. Khususnya perbedaan suhu dari tanah ke atas dapat mempengaruhi sinar laser.
Berhubung perbedaan dari lapisan-lapisan suhu di dekat tanah paling besar, alat ukur mulai jarak pengukuran sebesar 20 m sebaiknya selalu dipasang pada tripod. Selain itu alat ukur sebaiknya dipasang di bagian tengah permukaan kerja.
Selain pengaruh dari luar, pengaruh khusus perangkat juga dapat menyebabkan kerusakan (seperti misalnya benturan atau guncangan keras). Oleh karena itu, periksa ketepatan levelling terlebih dahulu sebelum memulai proses.
Pertama periksa tingginya serta ketepatan perataan garis laser horizontal, kemudian ketepatan perataan garis leser vertikal.
Jika pada pemeriksaan akurasi ternyata hasil pengukuran melebihi ambang batas maksimal, bawa alat pengukur ke Service Center Bosch untuk reparasi.
Periksa ketepatan tinggi dari garis horizontal
Untuk melakukan pemeriksaan ini diperlukan jarak kosong sepanjang 5 m pada permukaan yang stabil di antara dua dinding A dan B.
- Pasang alat pengukur di dekat dinding A pada tripod atau letakkan pada permukaan yang stabil dan rata. Nyalakan alat pengukur dan pilih pengoperasian garis silang.

- Bidikkan laser pada dinding A dan biarkan alat ukur melakukan levelling otomatis. Tandai bagian tengah titik di mana garis laser akan saling berpotongan pada dinding (titik I).

- Putar alat ukur sebesar 180°, biarkan alat ukur melakukan levelling otomatis dan tandai titik persimpangan garis laser di dinding B (titik II).
- Letakkan alat ukur tanpa diputar di dekat dinding B, aktifkan alat ukur dan biarkan alat ukur melakukan levelling otomatis.

- Sesuaikan tinggi alat ukur (dengan bantuan tripod atau jika perlu ditopang) sehingga titik perpotongan garis laser tepat menyentuh titik yang ditandai sebelumnya II pada dinding B.

- Putar alat ukur sebesar 180° tanpa mengubah ketinggian. Arahkan alat ukur pada dinding A sehingga sehingga garis laser vertikal melewati titik yang telah ditandai I. Biarkan alat ukur melakukan levelling secara otomatis dan tandai titik persimpangan garis laser di dinding A (titik III).
- Selisih d dari kedua titik yang ditandai I dan III pada dinding A memberikan deviasi ketinggian alat ukur yang sebenarnya.
Pada jarak ukur 2 × 5 m = 10 m simpangan maksimal yang diperbolehkan adalah sebesar:
10 m × ±0,3 mm/m = ±3 mm. Selisih d antara titik I dan III hanya diperbolehkan maksimum 3 mm.
Periksa ketepatan perataan garis laser horizontal
Untuk pemeriksaan, diperlukan permukaan kosong sekitar 5 × 5 m.
- Pasang alat pengukur di bagian tengah antara dinding A dan B pada tripod atau letakkan pada permukaan yang stabil dan rata. Nyalakan alat pengukur dan pilih pengoperasian horizontal. Biarkan alat pengukur melakukan levelling.

- Pada jarak 2,5 m dari alat ukur, tandai titik tengah garis laser (titik I pada dinding A dan titik II pada dinding B) pada kedua dinding.

- Pasang alat pengukur dengan diputar sebesar 180° pada jarak 5 m dan biarkan alat ukur melakukan levelling.
- Sesuaikan alat ukur pada ketinggian yang cukup (dengan bantuan tripod atau dengan alas jika perlu), hingga titik tengah garis laser tepat berada sebelum titik II dan pada dinding B.
- Tandai titik tengah garis laser pada dinding A sebagai titik III (vertika melalui dan di bawah titik I).
- Selisih d dari kedua titik yang ditandai I dan III pada dinding A memberikan deviasi alat ukur pada garis horizontal.
Pada jarak ukur 2 × 5 m = 10 m simpangan maksimal yang diperbolehkan adalah sebesar:
10 m × ±0,3 mm/m = ±3 mm. Selisih d antara titik I dan III hanya diperbolehkan maksimum 3 mm.
Memeriksa ketelitian pengukuran garis tegak lurus
Untuk melakukan pemeriksaan ini diperlukan bukaan pintu dengan setiap sisi pintu minimal 2,5 m.
- Pasang alat pengukur pada jarak 2,5 m dari bukaan pintu di atas permukaan tanah yang stabil dan rata (tidak di atas tripod). Nyalakan alat pengukur dan pilih pengoperasian vertikal. Arahkan garis laser pada bukaan pintu dan biarkan alat pengukur melakukan levelling.

- Tandai tengah garis laser vertikal di bagian bawah bukaan pintu (titik I), pada jarak 5 m di sisi lain pada bukaan pintu (titik II) dan di tepi atas bukaan pintu (titik III).

- Putar alat ukur sebesar 180° dan letakkan pada sisi lain dari bukaan pintu tepat di belakang titik II. Biarkan alat ukur melakukan levelling dan sesuaikan garis laser vertikal sehingga titik tengahnya tepat melewati titik I dan II.
- Tandai titik tengah garis laser di bagian atas bukaan pintu sebagai titik IV.
- Selisih d dari kedua titik yang ditandai III dan IV menyatakan deviasi alat ukur untuk garis vertikal.
- Ukur tinggi bukaan pintu.
Untuk melakukan pemeriksaan ini diperlukan jarak kosong dengan jarak sekitar 5 m pada permukaan yang stabil antara lantai dan langit-langit.
- Pasang alat pengukur di atas tripod putar (11) dan letakkan di atas lantai. Pilih pengoperasian titik dan biarkan alat pengukur memulai penyetelan level.

- Tandai pusat titik laser atas pada penutup (titik I). Selain itu, tandai pusat titik laser bawah di atas lantai (titik II).

- Putar alat pengukur sebesar 180°. Posisikan alat hingga pusat titik laser bawah berada di atas titik II yang sudah ditandai. Biarkan alat pengukur memulai penyetelan level. Tandai pusat titik laser atas (titik III).
- Selisih d dari kedua titik yang ditandai titik I dan III menyatakan simpangan alat pengukur untuk garis vertikal.
dua kali jarak antara lantai dan langit-langit × 0,7 mm/m. contoh: Pada jarak antara lantai dan langit-langit sebesar
2 × 5 m × ±0,7 mm/m = ±7 mm. Titik I dan III dapat terpisah maksimal sejauh 7 mm.
Petunjuk pemakaian
▶ Selalu hanya gunakan bagian tengah titik laser atau garis laser untuk menandai. Besarnya titik laser atau
lebarnya garis laser berubah sesuai dengan perubahan jarak.
Bekerja dengan tripod putar RM 10 (lihat gambar F-H)
Dengan bantuan tripod putar (11), alat pengukur dapat diputar sebesar 360° pada titik pusat yang selalu terlihat. Untuk itu, garis laser dapat diatur tanpa mengubah posisi alat pengukur.
Garis laser vertikal dapat disesuaikan dengan akurat pada titik acuan dengan sekrup penyetel (14).
Letakkan alat pengukur dengan menggunakan slot pemandu (6) pada rel pemandu (12) tripod putar (11), dan geser alat pengukur pada platform hingga maksimal.
Untuk melepas, tarik alat pengukur dari tripod putar ke arah berlawanan.
Pilihan posisi tripod putar:
- berdiri di atas permukaan datar,
- dipasang di permukaan vertikal,
- dengan bantuan magnet (15) di permukaan logam,
- dihubungkan dengan penjepit (16) pada lis profil.
Sejajarkan tripod putar (11) sebelum alat pengukur dinyalakan.
Bekerja dengan reflektor (alat pemantulan)
Reflektor (alat pemantulan) (20) meningkatkan visibilitas sinar laser dalam kondisi yang tidak menguntungkan dan jarak yang lebih besar.
Setengah reflektif pada reflektor (alat pemantulan) (20) meningkatkan visibilitas garis laser, garis laser juga dapat terlihat melalui bagian yang transparan dari bagian belakang reflektor (alat pemantulan).
Bekerja dengan tripod (aksesori)
Tripod memberi posisi pengukuran yang stabil dan dapat diatur tingginya. Letakkan alat ukur dengan dudukan tripod 1/4" (5) pada ulir tripod (21) atau tripod foto pada umumnya. Kencangkan alat ukur dengan baut pengencang tripod.
Kencangkan dengan braket universal (aksesori) (lihat gambar N)
Dengan bantuan braket universal (17) Anda dapat mengencangkan alat ukur misalnya pada permukaan vertikal, pipa atau material yang dapat dimagnetisasi. Braket universal juga dirancang sebagai tripod lantai dan memudahkan penyetelan ketinggian alat ukur.
Atur braket universal (17) sebelum mengaktifkan alat ukur.
Bekerja dengan penopang LB 10 (aksesori)
Dengan menggunakan penopang (18), alat pengukur dapat dikencangkan ke atas permukaan vertikal atau material bermagnet. Dikombinasikan dengan penjepit (16), alat pengukur juga dapat diarahkan ketinggiannya.
Sejajarkan penopang (18) secara kasar sebelum alat pengukur dinyalakan.
Bekerja dengan penerima laser (aksesori) (lihat gambar N)
Gunakan penerima laser (19) pada kondisi pencahayaan yang kurang baik (keadaan sekitar yang terlalu terang, paparan sinar matahari langsung) dan pada jarak yang lebar agar garis laser dapat terdeteksi dengan lebih baik. Semua jenis pengoperasian cocok untuk pengoperasian dengan penerima laser (19).
Kacamata laser (aksesori)
Kacamata laser berfungsi menyaring sinar yang berada di sekitar. Dengan demikian, sinar laser akan terlihat lebih terang untuk mata.
Jangan gunakan kacamata pelihat laser sebagai kacamata pelindung. Kacamata pelihat laser disediakan agar dapat mendeteksi laser dengan lebih baik, namun tidak melindungi dari sinar laser.
Jangan gunakan kacamata pelihat laser sebagai sunglasses atau di jalan raya. Kacamata pelihat laser tidak menawarkan perlindungan penuh terhadap sinar UV dan mengurangi persepsi warna.
Contoh penggunaan (lihat gambar I-N)
Contoh penggunaan alat ukur dapat dilihat pada halaman bergambar.
Perawatan dan servis
Perawatan dan pembersihan
Jaga kebersihan alat.
Jangan memasukkan alat pengukur ke dalam air atau cairan lainnya.
Jika alat kotor, bersihkan dengan lap yang lembut dan lembap. Jangan gunakan bahan pembersih atau zat pelarut. Bersihkanlah secara berkala terutama permukaan outlet sinar laser dan pastikan terbebas dari bulu halus.
Simpan dan lakukan pengangkutan pada alat ukur hanya di dalam tas pelindung (24).
Kirim alat ukur dalam tas pelindung (24) saat hendak dilakukan reparasi.
Layanan pelanggan dan konsultasi penggunaan
Layanan pelanggan Bosch menjawab semua pertanyaan Anda tentang reparasi dan perawatan serta tentang suku cadang produk ini. Gambaran teknis (exploded view) dan informasi mengenai suku cadang dapat ditemukan di:
www.bosch-pt.com
Tim konsultasi penggunaan Bosch akan membantu Anda menjawab pertanyaan seputar produk kami beserta aksesorinya.
Jika Anda hendak menanyakan sesuatu atau memesan suku cadang, selalu sebutkan nomor model yang terdiri dari 10 angka dan tercantum pada label tipe produk.
Indonesia
PT Robert Bosch
Jakarta Selatan 12310
Tel.: (021) 3005 5800
Fax: (021) 3005 5801
E-Mail: boschpowertools@id.bosch.com
www.bosch-pt.co.id
Cara membuang
Alat ukur, aksesori, dan kemasan harus didaur ulang dengan cara yang ramah lingkungan.

Jangan membuang alat ukur dan baterai bersama dengan sampah rumah tangga!
Hanya untuk negara Uni Eropa:
Berdasarkan European Directive 2012/19/EU, alat ukur yang tidak dapat digunakan lagi dan berdasarkan European Directive 2006/66/EC, baterai yang aus atau rusak harus dibuang secara terpisah untuk didaur ulang secara ramah lingkungan.
Tiếng Việt
Hướng dẫn an toàn
