GOL 20 D Professional - 3743 BOSCH - Panduan pengguna gratis
Temukan panduan perangkat secara gratis GOL 20 D Professional BOSCH dalam format PDF.
Pertanyaan pengguna tentang GOL 20 D Professional BOSCH
0 pertanyaan tentang perangkat ini. Jawab yang Anda tahu atau ajukan milik Anda sendiri.
Ajukan pertanyaan baru tentang perangkat ini
Unduh instruksi untuk 3743 dalam format PDF gratis! Temukan panduan Anda GOL 20 D Professional - BOSCH dan ambil kembali perangkat elektronik Anda. Di halaman ini diterbitkan semua dokumen yang diperlukan untuk penggunaan perangkat Anda. GOL 20 D Professional merek BOSCH.
PANDUAN PENGGUNA GOL 20 D Professional BOSCH
Id Petunjuk-Petunjuk untuk
Pengegunaan Orisinal
Petunjuk Keselamatan

Petunjuk lengkap ini harus dibaca dan diperhatikan agar tidak terjadi bahaya dan Anda dapat bekerja dengan aman saat menggunakan alat ukur ini. Apabila alat ukur tidak digunakan sesuai dengan petunjuk yang disertakan, keamanan alat ukur dapat terganggu. Janganlah sekali-kali menutupi atau melepas label keselamatan kerja yang ada pada alat ukur ini. SIMPAN PETUNJUK INI DENGAN BAIK DAN BERIKAN KEPADA PEMILIK ALAT UKUR BERIKUTNYA.
▶ Perbaiki alat ukur hanya di teknisi ahli resmi dan gunakan hanya suku cadang asli. Dengan demikian, keselamatan kerja dengan alat ukur ini selalu terjamin.
Spesifikasi produk dan performa
Perhatikan ilustrasi yang terdapat pada bagian depan panduan pengoperasian.
Tujuan penggunaan
Alat ukur dirancang untuk menentukan dan memeriksa profil ketinggian garis yang mendatar dengan tepat. Alat ini juga sesuai untuk mengukur ketinggian, jarak, dan sudut.
Ilustrasi komponen
Nomor-nomor pada ilustrasi komponen sesuai dengan gambar alat pengukur pada halaman gambar.
(1) Lensa objektif
(2) Visir bidikan
(3) Cermin nivo
(4) Penutup lensa okuler
(5) Sekrup penyetel fokus teropong
(6) Lensa okuler
(7) Nivo kotak
(8) Kompensator tombol pengunci
(9) Tanda pembacaan lingkaran horizontal
(10) Lingkaran horizontal
(11) Sekrup penyetel nivo kotak
(12) Sekrup perataan
(13) Dudukan tripod 5/8" (di bagian bawah)
(14) Sekrup penyetel
(15) Nomor seri
(16) Tombolfokus
(17) KunciL
(18) Pin pengatur
(19) Kotak penyimpan
(20) Bandul lot
Aksesori yang digambarkan atau yang dijelaskan tidak termasuk dalam lingkup pengiriman standar. Semua aksesori yang ada dapat Anda lihat dalam program aksesori kami.
Data teknis
| Alat perataan optik | GOL 20 D GOL 20 G GOL 26 D GOL 26 G GOL 32 D GOL 32 G | |||||||
| Nomor barang | 3 601 K68 400 | 3 601 K68 401 | 3 601 K68 000 | 3 601 K68 001 | 3 601 K68 500 | 3 601 K68 501 | ||
| Area kerja 60 m | 60 m | 100 m | 120 m | 120 m | ||||
| Akurasi pengukuran ketinggian pada pengukuran tunggal | 3 mm/30 m | 3 mm/30 m | 1,6 mm/30 m | 1,6 mm/30 m | 1 mm/30 m | 1 mm/30 m | ||
| Penyimpangan untuk perataan ganda jarak 1 km | 2,5 mm | 2,5 mm | 1,5 mm | 1,5 mm | 1,0 mm | 1,0 mm | ||
| Akurasi nivo kotak | 8'/2 mm | 8'/2 mm | 8'/2 mm | 8'/2 mm | 8'/2 mm | 8'/2 mm | ||
| Kompensator | ||||||||
| - Area perataan | ±15' | ±15' | ±15' | ±15' | ±15' | ±15' | ||
Bosch Power Tools 1 609 92A 8V7 | (05.07.2023)
| Alat perataan optik | GOL 20 D GOL 20 G GOL 26 D GOL 26 G GOL 32 D GOL 32 G | |||||
| - Peredam magnet | ● ● ● ● ● ● | |||||
| Teropong | ||||||
| - Gambar tegak tegak tegak tegak tegak tegak | ||||||
| - Pembesaran 20x 20x 26x 26x 32x 32x | ||||||
| - Area pandang | 1°30' 1°30' 1°30' 1°30' 1°30' 1°30' | |||||
| - Diameter lensa objektif | 36 mm 36 mm 36 mm 36 mm 36 mm 36 mm | |||||
| - Jarak pengukuran minimal | 0,3 m 0,3 m 0,3 m 0,3 m 0,3 m 0,3 m | |||||
| - Faktor penggandaan | 100 100 100 100 100 100 | |||||
| - Konstanta penjumlahan | 0 0 0 0 0 0 | |||||
| Pembagian lingkaran horizontal | 1° 1 gon 1° 1 gon 1° 1 gon | |||||
| Dudukan tripod | 5/8" | 5/8" | 5/8" | 5/8" | 5/8" | 5/8" |
| Berat sesuai dengan EPTA-Procedure 01:2014 | 1,5 kg | 1,5 kg | 1,5 kg | 1,5 kg | 1,5 kg | 1,5 kg |
| Jenis perlindungan | IP 54 (terlindung dari debu dan percikan air) | |||||
Nomor seri (15) pada label tipe berfungsi sebagai identifikasi alat pengukur Anda.
Penggunaan
▶ Periksa akurasi perataan dan akurasi indikator pada alat ukur sebelum mulai bekerja dan setelah mengangkut alat ukur dalam waktu yang lama.
▶ Lindungilah alat ukur dari cairan dan sinar matahari langsung.
Jauhkan alat ukur dari suhu atau perubahan suhu yang ekstrem. Jangan biarkan alat ukur berada terlalu lama di dalam kendaraan. Biarkan alat ukur menyesuaikan suhu lingkungan sebelum dioperasikan saat terjadi perubahan suhu yang drastis. Pada suhu yang ekstrem atau terjadi perubahan suhu yang drastis, ketepatan alat ukur dapat terganggu.
Jaga alat ukur agar tidak terbentur atau terjatuh. Setelah terjadi guncangan atau benturan keras pada alat ukur, disarankan untuk selalu memeriksa akurasi alat ukur setiap (lihat „Pemeriksaan akurasi alat ukur“, Halaman 149) sebelum digunakan kembali.
Letakkan alat ukur di kotak penyimpan yang disediakan jika alat akan diangkut untuk jarak jauh (misalnya di dalam mobil). Pastikan posisi alat ukur di dalam kotak penyimpan sudah benar. Saat alat dimasukkan ke dalam kotak penyimpan, kompensator
akan terkunci sehingga tidak dapat rusak akibat gerakan yang kuat.
Mengatur/menyejajarkan alat ukur
Pemasangan pada tripod
Atur tripod hingga stabil dan aman agar alat tidak terjatuh atau merosot. Pasang alat ukur pada dudukan tripod (13) di atas ulir tripod, lalu kencangkan alat ukur dengan sekrup pengunci tripod.
Sejajarkan tripod secara kasar.
Alat ukur dapat diangkut untuk jarak dekat dengan tetap terpasang pada tripod. Agar tidak merusak alat ukur, tripod harus dipegang secara vertikal selama pengangkutan dan tidak boleh ditopang, misalnya di atas bahu.
Menyejajarkan alat ukur
Sejajarkan alat ukur menggunakan sekrup kaki (12) sehingga gelembung udara berada di tengah nivo kotak (7).
flowchart
graph TD
A["A"] --> B["B"]
B --> C["C"]
A -->|↑| D["O"]
B -->|←| E["→"]
C -->|←| F["→"]
Atur gelembung udara ke posisi tengah di antara kedua sekrup dengan memutar dua sekrup kaki pertama A dan B. Lalu, putar sekrup kaki ketiga C hingga gelembung udara berada di tengah nivo kotak.
Setelah nivo kotak dibawa masuk, setiap penyimpangan dari posisi horizontal pada alat ukur akan diseimbangkan oleh kompensator.
Lakukan pemeriksaan secara berkala selama pengerjaan (misalnya dengan melihat ke cermin nivo (3)), pastikan gelembung udara masih berada di tengah nivo kotak.
Memusatkan alat ukur di atas titik dasar
Jika perlu, pusatkan alat ukur di atas titik dasar. Untuk itu, gantung bandul lot (20) pada sekrup pengunci tripod. Sejajarkan alat ukur di atas titik dasar dengan cara menggerakkan alat ukur pada tripod atau menyetel tripod.
Memfokuskan teropong
Lepaskan kap pelindung lensa objektif (1).

Arahkan teropong ke objek yang terang atau pegang selembar kertas putih di depan lensa objektif (1). Putar lensa okuler (6) hingga tanda bidik terlihat jelas dan berwarna hitam pekat.
Arahkan teropong ke batang perataan, bila perlu, gunakan visir bidikan (2). Putar tombol fokus (16) hingga bidang pembagian pada batang perataan dapat terlihat jelas. Sejajarkan tanda bidik tepat di tengah batang perataan dengan cara memutar penyesuai halus (14).
Jika teropong telah difokuskan dengan tepat, tanda bidik dan gambar pada batang perataan tidak boleh bergeser satu sama lain saat mata di belakang lensa okuler digerakkan.
Fungsi pengukuran
Selalu atur batang perataan secara vertikal dengan tepat. Sejajarkan alat ukur yang telah sejajar dan difokuskan pada batang perataan sehingga tanda bidik berada di tengah batang perataan.
Membaca ketinggian

Baca ketinggian pada batang perataan di garis tengah tanda bidik.
Ketinggian yang telah diukur pada gambar: 1.195 m.
Mengukur jarak

Pusatkan alat ukur pada titik yang digunakan sebagai titik mulai untuk mengukur jarak.
Baca ketinggian pada batang perataan di garis atas dan bawah tanda bidik. Kalikan selisih kedua ketinggian dengan 100 untuk memperoleh jarak dari alat ukur ke batang perataan.
Jarak yang telah diukur pada gambar: (1.347 m - 1.042 m) x 100 = 30,5 m.
Mengukur sudut
Pusatkan alat ukur pada titik yang digunakan sebagai titik mulai untuk mengukur sudut.



Sejajarkan alat ukur ke titik A. Putar lingkaran horizontal (10) dengan titik nol ke arah tanda pembacaan (9). Lalu, sejajarkan alat ukur ke titik B. Baca sudut pada tanda pembacaan (9).
GOL 20 D/GOL 26 D/GOL 32 D: sudut yang diukur pada contoh: 45°.
GOL 20 G/GOL 26 G/GOL 32 G: sudut yang diukur pada contoh: 45 gon.
Pemeriksaan akurasi alat ukur
Periksa akurasi perataan dan akurasi indikator pada alat ukur sebelum mulai bekerja dan setelah mengangkut alat ukur dalam waktu yang lama.
Memeriksa nivo kotak
Sejajarkan alat ukur menggunakan sekrup kaki (12) sehingga gelembung udara berada di tengah nivo kotak (7). Putar teropong sebesar 180°. Jika gelembung udara tidak lagi berada di tengah nivo kotak (7), nivo kotak harus diatur ulang.
Mengatur ulang nivo kotak

Atur gelembung udara pada nivo kotak (7) ke posisi tengah di antara posisi akhir proses pemeriksaan dan di bagian tengah dengan memutar sekrup kaki (12).

Gunakan kunci L (17) untuk memutar sekrup penyetel (11) hingga gelembung udara berada di tengah nivo kotak.
Periksa nivo kotak dengan memutar teropong sebesar 180°. Bila perlu, ulangi proses penyetelan atau hubungi juga layanan pelanggan Bosch.
Memeriksa kompensator
Setelah menyejajarkan dan memfokuskan alat ukur, ukur ketinggian pada titik referensi. Lalu, tekan tombol penguncian (8) kompensator dan kembali lepaskan. Ukur ulang ketinggian pada titik referensi.
Jika kedua ketinggian tersebut berbeda, lakukan perbaikan alat ukur di layanan pelanggan Bosch.
Memeriksa tanda bidik
Diperlukan jarak pengukuran dengan panjang sekitar 30 m untuk melakukan pemeriksaan. Pasang alat ukur di bagian tengah dan batang perataan A dan B di kedua ujung jarak pengukuran.

Letakkan alat ukur pada jarak sekitar 1 m dari batang perataan A. Setelah menyejajarkan dan memfokuskan alat ukur, baca ketinggian a2 pada batang perataan A.
Kurangi nilai d yang telah dihitung sebelumnya dari ketinggian a, yang telah diukur untuk memperoleh nilai target untuk ketinggian b, pada batang perataan B.
Ukur ketinggian b2 pada batang perataan B. Jika nilai yang diukur menyimpang dari nilai target yang telah dihitung sebesar lebih dari 6 mm (GOL 20 D/G), 3 mm (GOL 26 D/G), atau 2 mm (GOL 32 D/G), tanda bidik harus diatur ulang.
Contoh:
a2=1.724m
d = 0.248 m
a2-d=1.724m-0.248m=1.476m
GOL 20 D/G: Ketinggian b₂ harus sebesar 1.476 m ± 6 mm saat pengukuran.
GOL 26 D/G: Ketinggian b₂ harus sebesar 1.476 m ± 3 mm saat pengukuran.
GOL 32 D/G: Ketinggian b₂ harus sebesar 1.476 m ± 2 mm saat pengukuran.
Mengatur ulang tanda bidik

Lepas penutup lensa okuler (4). Dengan menggunakan pin pengatur (18), putar sekrup penyetel (5) searah atau berlawanan arah jarum jam hingga nilai target yang dihitung untuk ketinggian b₂ tercapai saat melakukan pengukuran pada batang perataan B.
Pasang kembali penutup lensa okuler (4).
Contoh:
Saat melakukan pengukuran b2 , nilai harus diatur sebesar 1.476 m.
Periksa lagi tanda bidik. Bila perlu, ulangi proses penyetelan atau hubungi juga layanan pelanggan Bosch.
Perawatan dan servis
Perawatan dan pembersihan
Simpan dan angkut alat ukur hanya di dalam kotak penyimpan yang disediakan.
Jaga kebersihan alat.
Jangan memasukkan alat pengukur ke dalam air atau cairan lainnya.
Jika alat kotor, bersihkan dengan lap yang lembut dan lembap. Jangan gunakan bahan pembersih atau zat pelarut.
Gunakan lensa dengan sangat hati-hati. Bersihkan debu hanya dengan kuas yang lembut. Jangan sentuh lensa dengan jari.
Layanan pelanggan dan konsultasi penggunaan
Layanan pelanggan Bosch menjawab semua pertanyaan Anda tentang reparasi dan perawatan serta tentang suku cadang produk ini. Gambaran teknis (exploded view) dan informasi mengenai suku cadang dapat ditemukan di:
www.bosch-pt.com
Tim konsultasi penggunaan Bosch akan membantu Anda menjawab pertanyaan seputar produk kami beserta aksesorinya.
Jika Anda hendak menanyakan sesuatu atau memesan suku cadang, selalu sebutkan nomor model yang terdiri dari 10 angka dan tercantum pada label tipe produk.
Alamat layanan lainnya dapat ditemukan di:
Alat pengukur, aksesori, dan kemasan harus didaur ulang dengan cara yang ramah lingkungan.
Tiếng Việt
Hướng dẫn an toàn


