H87M - 158 ASROCK - Panduan pengguna gratis

Temukan panduan perangkat secara gratis H87M ASROCK dalam format PDF.

📄 163 halaman Bahasa Indonesia ID 💬 Pertanyaan AI
Notice ASROCK H87M - page 156
Asisten panduan
Didukung oleh ChatGPT
Menunggu pesan Anda
Informasi produk

Merek : ASROCK

Model : H87M

Kategori : 158

Unduh instruksi untuk 158 dalam format PDF gratis! Temukan panduan Anda H87M - ASROCK dan ambil kembali perangkat elektronik Anda. Di halaman ini diterbitkan semua dokumen yang diperlukan untuk penggunaan perangkat Anda. H87M merek ASROCK.

PANDUAN PENGGUNA H87M ASROCK

H87M 1 Pendahuluan Bahasa Indonesia Terima kasih telah membeli motherboard ASRock H87M, yakni motherboard andal yang diproduksi di bawah kendali mutu ketat yang sejalan dengan ASRock. Motherboard ini memberikan performa luar biasa dengan desain canggih yang meneguhkan komitmen ASRock terhadap kualitas dan ketahanan. Karena spesifikasi motherboard dan perangkat lunak BIOS dapat di-update, maka isi dokumentasi ini akan berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Jika terdapat perubahan pada dokumentasi ini, maka versi baru akan tersedia di situs web ASRock tanpa pemberitahuan lebih lanjut. Jika Anda memerlukan dukungan teknis terkait motherboard ini, kunjungi situs web kami untuk mendapatkan informasi khusus tentang model yang Anda gunakan. Anda juga dapat menemukan kartu VGA dan daftar dukungan CPU terkini di situs web ASRock. Situs web ASRock http://www.asrock.com.

  • Bentuk dan Ukuran Micro ATX
  • Intel® HD Graphics Built-in Visuals dan output VGA hanya didukung dengan prosesor yang terintegrasi GPU.
  • Mendukung DVI-D dengan resolusi maksimum hingga 1920x1200 @ 60Hz
  • Mendukung D-Sub dengan resolusi maksimum hingga 1920x1200 @ 60Hz
  • Mendukung Auto Lip Sync, Deep Color (12bpc), xvYCC, dan HBR (High Bit Rate Audio) dengan HDMI (memerlukan monitor HDMI yang kompatibel)
  • Mendukung fungsi HDCP dengan port DVI-D dan HDMI
  • Mendukung pemutaran Full HD 1080p Blu-ray (BD) dengan port DVI-D dan HDMI 1 x Port Keyboard PS/2 1 x Port D-Sub 1 x Port DVI-D 1 x Port HDMI 1 x Port SPDIF Out Optik 4 x Port USB 2.0 4 x Port USB 3.0 1 x Port LAN RJ-45 dengan LED (ACT/LINK LED dan SPEED LED)
  • 64Mb AMI UEFI Legal BIOS dengan dukungan GUI Multibahasa
  • ACPI 1.1 Kompatibel dengan Aktivitas Pengaktifan
  • Dukugan SMBIOS 2.3.1
  • Siap untuk ErP/EuP (memerlukan catu daya untuk ErP/EuP) Bahasa Indonesia
  • Pemantauan Tegangan: +12V, +5V, +3,3V, CPU Vcore
  • Untuk informasi tentang produk rinci, kunjungi situs web kami: http://www.asrock.com Perlu diketahui, overclocking memiliki risiko tertentu, termasuk menyesuaikan pengaturan pada BIOS, menerapkan Teknologi Untied Overclocking, atau menggunakan alat overclocking pihak ketiga. Overclocking dapat mempengaruhi stabilitas sistem, atau bahkan dapat mengakibatkan kerusakan komponen dan perangkat sistem. Risiko dan biaya apapun menjadi tanggungan Anda. Kami tidak bertanggung jawab atas kemungkinan kerusakan karena overclocking. Karena keterbatasan, ukuran memori sebenarnya mungkin kurang dari 4GB karena akan digunakan sistem berdasarkan sistem operasi Windows® 32-bit. Sistem operasi Windows® 64-bit tidak memiliki keterbatasan tersebut. Anda dapat menggunakan ASRock XFast RAM untuk memanfaatkan memori yang tidak dapat digunakan Windows® tersebut.

Bahasa Indonesia Gambar menunjukkan cara mengkonfigurasi jumper. Bila penutup jumper diletakkan pada pin, maka jumper akan “Pendek”. Jika tidak ada penutup jumper yang diletakkan pada pin, maka jumper akan “Terbuka”. Gambar menunjukkan jumper 3-pin, yakni pin1 dan pin2 menjadi "Pendek" bila penutup jumper diletakkan pada 2 pin tersebut. Clear CMOS Jumper (CLRCMOS1) (lihat hal. 1, No. 14) Default Clear CMOS CLRCMOS1 memungkinkan Anda mengosongkan data di CMOS. Untuk mengosongkan dan mengatur ulang parameter sistem ke konfigurasi default, matikan komputer, lalu lepas kabel daya dari catu daya. Setelah menunggu selama 15 detik, gunakan penutup jumper untuk memendekkan pin2 dan pin3 pada CLRCMOS1 selama 5 detik. Namun, jangan kosongkan CMOS tepat setelah Anda meng-update BIOS. Jika Anda harus mengosongkan CMOS setelah selesai meng-update BIOS, boot up dulu sistem, lalu matikan sebelum melakukan tindakan clear-CMOS. Perhatikan bahwa sandi, tanggal, waktu, dan profil default pengguna akan dikosongkan hanya jika baterai CMOS dikeluarkan. Jika Anda mengosongkan CMOS, maka rangka terbuka mungkin akan terdeteksi. Atur pilihan “Clear Status” BIOS untuk mengosongkan data status intrusi chassis sebelumnya.

Header Panel Sistem (PANEL1 9-pin) (lihat hal. 1, No. 15) Bahasa Indonesia Header dan konektor terpasang BUKANLAH jumper. JANGAN letakkan penutup jumper pada header dan konektor tersebut. Meletakkan penutup jumper pada header dan konektor akan mengakibatkan kerusakan permanen pada motherboard. Sambungkan switch daya, atur ulang indikator status sistem dan switch daya pada chassis ke header tersebut berdasarkan penetapan pin di bawah ini. Perhatikan pin positif dan negatif sebelum menyambungkan kabel. PWRBTN (Switch Daya): Sambungkan ke switch daya pada panel depan chassis. Anda dapat mengkonfigurasi cara mematikan sistem menggunakan switch daya. RESET (Switch Atur Ulang): Sambungkan switch atur ulang pada panel depan chassis. Tekan switch atur ulang untuk mengatur ulang komputer jika komputer tidak merespons dan gagal melakukan pengaktifan ulang normal. PLED (LED Daya Sistem): Sambungkan ke indikator status daya pada panel depan chassis. LED akan menyala bila sistem sedang beroperasi. LED akan terus berkedip bila sistem dalam kondisi tidur S1/S3. LED akan mati bila sistem dalam kondisi tidur S4 atau mati (S5). HDLED (LED Aktivitas Hard Drive): Sambungkan ke LED aktivitas hard drive pada panel depan chassis. LED akan menyala bila hard drive sedang membaca atau menulis data. Desain panel depan dapat berbeda menurut chassis. Modul panel depan biasanya terdiri atas switch daya, switch atur ulang, LED daya, LED aktivitas hard drive, speaker, dll. Bila menyambungkan modul panel depan chassis ke header, pastikan penetapan kabel dan pin disesuaikan dengan benar.

terdapat satu header pada motherboard ini. Masingmasing header USB 3.0 dapat mendukung dua port. Header Audio Panel Depan (HD_AUDIO1 9-pin) (lihat hal. 1, No. 25) Header ini untuk menyambungkan perangkat audio ke panel audio depan. H87M Header Speaker Chassis (SPEAKER1 4-pin) (lihat hal. 1, No. 16) Sambungkan speaker chassis ke header ini. Konektor SPDIF Out (SPDIF_OUT1 2-pin) (lihat hal. 1, No. 26) Sambungkan konektor SPDIF_OUT kartu VGA HDMI ke header ini menggunakan kabel. Konektor Kipas Chassis dan Daya (CHA_FAN1 4-pin) (lihat hal. 1, No. 19) Sambungkan kabel kipas ke konektor kipas, lalu cocokkan kabel hitam dengan pin ground. Bahasa Indonesia

1. Audio Definisi Tinggi mendukung Sensor Soket, namun kabel panel pada chassis

harus mendukung HDA agar berfungsi dengan benar. Ikuti petunjuk dalam panduan pengguna ini dan panduan pengguna chassis untuk menginstal sistem.

2. Jika Anda menggunakan panel audio AC’97, pasang ke header audio panel depan

dengan melakukan langkah-langkah di bawah ini: A. Sambungkan Mic_IN (MIC) ke MIC2_L. B. Sambungkan Audio_R (RIN) ke OUT2_R dan Audio_L (LIN) ke OUT2_L. C. Sambungkan Ground (GND) ke Ground (GND). D. MIC_RET dan OUT_RET hanya untuk panel audio HD. Anda tidak perlu menyambungkannya untuk panel audio AC’97. E. Untuk mengaktifkan mikrofon depan, buka tab “FrontMic” pada Panel kontrol Realtek, lalu sesuaikan “Volume Perekaman”. (CHA_FAN2 3-pin) (lihat hal. 1, No. 27) (PWR_FAN1 3-pin) (lihat hal. 1, No. 4)

Motherboard ini memberikan konektor daya ATX 24-pin. Untuk menggunakan catu daya ATX 20-pin, pasang bersama Pin 1 dan Pin 13.

Motherboard ini memberikan konektor daya ATX 12V 8-pin. Untuk menggunakan catu daya ATX 4-pin, pasang bersama Pin 1 dan Pin 5. Header Modul Inframerah (IR1 5-pin) (lihat hal. 1, No. 23) Header ini mendukung modul transmisi nirkabel opsional dan menerima modul inframerah. Header Port Seri (COM1 9-pin) (lihat hal. 1, No. 22) Header COM1 ini mendukung modul port seri. Header Intrusi Chassis (CI1 2-pin) (lihat hal. 1, No. 24) Motherboard ini mendukung fitur deteksi CASE OPEN yang mendeteksi jika celah chassis telah dilepas. Fitur ini memerlukan chassis dengan desain deteksi intrusi chassis. Header TPM (TPMS1 17-pin) (lihat hal. 1, No. 20) Konektor ini mendukung sistem TPM (Trusted Platform Module), yang dapat menyimpan kode kunci, sertifikat digital, sandi, dan data secara aman. Sistem TPM juga membantu meningkatkan keamanan jaringan, melindungi identitas digital, dan memastikan integritas platform. Header Port Cetak (LPT1 25-pin) (lihat hal. 1, No. 21) Ini adalah interface untuk kabel port cetak yang memungkinkan sambungan perangkat printer secara nyaman. Bahasa Indonesia H87M