B85M, B85M-HDS, B85M-ITX - 158 ASROCK - Notice d'utilisation et mode d'emploi gratuit
Retrouvez gratuitement la notice de l'appareil B85M, B85M-HDS, B85M-ITX ASROCK au format PDF.
Téléchargez la notice de votre 158 au format PDF gratuitement ! Retrouvez votre notice B85M, B85M-HDS, B85M-ITX - ASROCK et reprennez votre appareil électronique en main. Sur cette page sont publiés tous les documents nécessaires à l'utilisation de votre appareil B85M, B85M-HDS, B85M-ITX de la marque ASROCK.
MODE D'EMPLOI B85M, B85M-HDS, B85M-ITX ASROCK
Terima kasih telah membeli motherboard ASRock B85M-ITX, yakni motherboard andal yang diproduksi di bawah kendali mutu ketat yang sejalan dengan ASRock. Motherboard ini memberikan performa luar biasa dengan desain canggih yang meneguhkan komitmen ASRock terhadap kualitas dan ketahanan. Dalam panduan pengguna ini, Bab 1 dan 2 berisi pendahuluan tentang motherboard dan panduan pemasangan langkah demi langkah. Bab 3 berisi panduan pengoperasian perangkat lunak dan utilitas. Bab 4 berisi panduan konfigurasi BIOS setup.
Karena spesifikasi motherboard dan perangkat lunak BIOS dapat di-update, maka isi dokumentasi ini akan berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Jika terdapat perubahan pada dokumentasi ini, maka versi baru akan tersedia di situs web ASRock tanpa pemberitahuan lebih lanjut. Jika Anda memerlukan dukungan teknis terkait motherboard ini, kunjungi situs web kami untuk mendapatkan informasi khusus tentang model yang Anda gunakan. Anda juga dapat menemukan kartu VGA dan daftar dukungan CPU terkini di situs web ASRock. Situs web ASRock http://www.asrock.com.
1.1 Isi Kemasan • • • • •
• Mendukung D-Sub dengan resolusi maksimum hingga 1920x1200 @ 60Hz • Mendukung Auto Lip Sync, Deep Color (12bpc), xvYCC, dan HBR (High Bit Rate Audio) dengan HDMI (memerlukan monitor HDMI yang kompatibel) • Mendukung fungsi HDCP dengan port DVI-D dan HDMI • Mendukung pemutaran Full HD 1080p Blu-ray (BD) dengan port DVI-D dan HDMI
• 1 x Header TPM Bahasa Indonesia
• 64Mb AMI UEFI Legal BIOS dengan dukungan GUI Multibahasa • ACPI 1.1 Kompatibel dengan Aktivitas Pengaktifan • Dukugan SMBIOS 2.3.1
• FCC, CE, WHQL • Siap untuk ErP/EuP (memerlukan catu daya untuk ErP/EuP)
* Untuk informasi tentang produk rinci, kunjungi situs web kami: http://www.asrock.com
Karena keterbatasan, ukuran memori sebenarnya mungkin kurang dari 4GB karena akan digunakan sistem berdasarkan sistem operasi Windows® 32-bit. Sistem operasi Windows® 64-bit tidak memiliki keterbatasan tersebut. Anda dapat menggunakan ASRock XFast RAM untuk memanfaatkan memori yang tidak dapat digunakan Windows® tersebut.
1.3 Konfigurasi Jumper
Gambar menunjukkan cara mengkonfigurasi jumper. Bila penutup jumper diletakkan pada pin, maka jumper akan “Pendek”. Jika tidak ada penutup jumper yang diletakkan pada pin, maka jumper akan “Terbuka”. Gambar menunjukkan jumper 3-pin, yakni pin1 dan pin2 menjadi "Pendek" bila penutup jumper diletakkan pada 2 pin tersebut.
Clear CMOS Jumper (CLRCMOS1) (lihat hal. 1, No. 3)
Clear CMOS CLRCMOS1 memungkinkan Anda mengosongkan data di CMOS. Untuk mengosongkan dan mengatur ulang parameter sistem ke konfigurasi default, matikan komputer, lalu lepas kabel daya dari catu daya. Setelah menunggu selama 15 detik, gunakan penutup jumper untuk memendekkan pin2 dan pin3 pada CLRCMOS1 selama 5 detik. Namun, jangan kosongkan CMOS tepat setelah Anda meng-update BIOS. Jika Anda harus mengosongkan CMOS setelah selesai mengupdate BIOS, boot up dulu sistem, lalu matikan sebelum melakukan tindakan clearCMOS. Perhatikan bahwa sandi, tanggal, waktu, dan profil default pengguna akan dikosongkan hanya jika baterai CMOS dikeluarkan.
Jika Anda mengosongkan CMOS, maka rangka terbuka mungkin akan terdeteksi. Atur pilihan “Clear Status” BIOS untuk mengosongkan data status intrusi chassis sebelumnya.
Header dan konektor terpasang BUKANLAH jumper. JANGAN letakkan penutup jumper pada header dan konektor tersebut. Meletakkan penutup jumper pada header dan konektor akan mengakibatkan kerusakan permanen pada motherboard.
Sambungkan switch daya, atur ulang indikator status sistem dan switch daya pada chassis ke header tersebut berdasarkan penetapan pin di bawah ini. Perhatikan pin positif dan negatif sebelum menyambungkan kabel.
PWRBTN (Switch Daya): Sambungkan ke switch daya pada panel depan chassis. Anda dapat mengkonfigurasi cara mematikan sistem menggunakan switch daya. RESET (Switch Atur Ulang): Sambungkan ke switch atur ulang pada panel depan chassis. Tekan switch atur ulang untuk mengatur ulang komputer jika komputer tidak merespons dan gagal melakukan pengaktifan ulang normal. PLED (LED Daya Sistem): Sambungkan ke indikator status daya pada panel depan chassis. LED akan menyala bila sistem sedang beroperasi. LED akan terus berkedip bila sistem dalam kondisi tidur S1/S3. LED akan mati bila sistem dalam kondisi tidur S4 atau mati (S5). HDLED (LED Aktivitas Hard Drive): Sambungkan ke LED aktivitas hard drive pada panel depan chassis. LED akan menyala bila hard drive sedang membaca atau menulis data. Desain panel depan dapat berbeda menurut chassis. Modul panel depan biasanya terdiri atas switch daya, switch atur ulang, LED daya, LED aktivitas hard drive, speaker, dll. Bila menyambungkan modul panel depan chassis ke header, pastikan penetapan kabel dan pin disesuaikan dengan benar.
Keempat konektor SATA3 ini mendukung kabel data SATA untuk perangkat penyimpanan internal dengan kecepatan transfer data hingga 6,0 Gb/s.
Selain dua port USB 2.0 pada panel I/O, terdapat satu header pada motherboard ini. Masingmasing header USB 2.0 dapat mendukung dua port. Selain empat port USB 3.0 pada panel I/O, terdapat satu header pada motherboard ini. Masingmasing header USB 3.0 dapat mendukung dua port. Header ini untuk menyambungkan perangkat audio ke panel audio depan.
1. Audio Definisi Tinggi mendukung Sensor Soket, namun kabel panel pada chassis harus mendukung HDA agar berfungsi dengan benar. Ikuti petunjuk dalam panduan pengguna ini dan panduan pengguna chassis untuk menginstal sistem. 2. Jika Anda menggunakan panel audio AC’97, pasang ke header audio panel depan dengan melakukan langkah-langkah di bawah ini: A. Sambungkan Mic_IN (MIC) ke MIC2_L. B. Sambungkan Audio_R (RIN) ke OUT2_R dan Audio_L (LIN) ke OUT2_L. C. Sambungkan Ground (GND) ke Ground (GND). D. MIC_RET dan OUT_RET hanya untuk panel audio HD. Anda tidak perlu menyambungkannya untuk panel audio AC’97. E. Untuk mengaktifkan mikrofon depan, buka tab “FrontMic” pada Panel kontrol Realtek, lalu sesuaikan “Volume Perekaman”.
Sambungkan kabel kipas ke konektor kipas, lalu cocokkan kabel hitam dengan pin ground. Motherboard ini memberikan konektor kipas CPU 4-Pin (Kipas Hening). Jika Anda berencana untuk menyambungkan kipas CPU 3-Pin, sambungkan ke Pin 1-3. Motherboard ini memberikan konektor daya ATX 24-pin. Untuk menggunakan catu daya ATX 20-pin, pasang bersama Pin 1 dan Pin 13.
Motherboard ini memberikan konektor daya ATX 12V 8-pin. Untuk menggunakan catu daya ATX 4-pin, pasang bersama Pin 1 dan Pin 5.
Motherboard ini mendukungFitur deteksi CASE OPEN yang mendeteksi jika celah chassis telah dilepas. Fitur ini memerlukan chassis dengan desain deteksi intrusi chassis. Konektor ini mendukung sistem TPM (Trusted Platform Module), yang dapat menyimpan kode kunci, sertifikat digital, sandi, dan data secara aman. Sistem TPM juga membantu meningkatkan keamanan jaringan, melindungi identitas digital, dan memastikan integritas platform.
Notice Facile