GWS 24180 LVI - 12444 BOSCH - Panduan pengguna gratis
Temukan panduan perangkat secara gratis GWS 24180 LVI BOSCH dalam format PDF.
Unduh instruksi untuk 12444 dalam format PDF gratis! Temukan panduan Anda GWS 24180 LVI - BOSCH dan ambil kembali perangkat elektronik Anda. Di halaman ini diterbitkan semua dokumen yang diperlukan untuk penggunaan perangkat Anda. GWS 24180 LVI merek BOSCH.
PANDUAN PENGGUNA GWS 24180 LVI BOSCH
Petunjuk-Petunjuk untuk
Petunjuk-Petunjuk Umum untuk
untuk keselamatan kerja dan petunjuk-
petunjuk untuk penggunaan. Kesalahan dalam
menjalankan petunjuk-petunjuk untuk
keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk untuk
penggunaan dapat mengakibatkan kontak
listrik, kebakaran dan/atau luka-luka yang berat.
Simpanlah semua petunjuk-petunjuk untuk
keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk
lainnya untuk penggunaan di masa depan.
Kata „perkakas listrik“ yang disebutkan di dalam
petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja
adalah sebutan untuk perkakas listrik pakai
listrik jaringan (dengan kabel) dan untuk
perkakas listrik pakai aki (tanpa kabel listrik).
1) Keselamatan kerja di tempat kerja
a) Jagalah supaya tempat kerja selalu
bersih dan terang. Tempat kerja yang
tidak rapi atau tidak terang dapat
mengakibatkan terjadinya kecelakaan.
b) Janganlah menggunakan perkakas listrik
di tempat di mana dapat terjadi ledakan,
di mana ada cairan, gas atau debu yang
mudah terbakar. Perkakas listrik dapat
memancarkan bunga api yang lalu
mengakibatkan debu atau uap terbakar.
c) Selama menggunakan perkakas listrik,
jauhkan anak-anak dan orang-orang lain
dari tempat kerja. Jika konsentrasi
terganggu, bisa jadi Anda tidak bisa meng-
endalikan perkakas listrik tersebut.
a) Steker dari perkakas listrik harus cocok
pada stopkontak. Janganlah sekali-kali
merubah steker. Janganlah
menggunakan steker perantara bersama
dengan perkakas listrik yang mempunyai
hubungan arde. Steker yang tidak dirubah
dan stopkontak yang cocok mengurangi
bahaya terjadinya kontak listrik.
b) Jagalah supaya badan Anda tidak
bersentuhan dengan permukaan yang
mempunyai hubungan arde, misalnya
pipa-pipa, radiator pemanas ruangan,
besar terjadi kontak listrik, jika badan
Anda mempunyai hubungan arde.
c) Jagalah supaya perkakas listrik tidak
kena hujan atau menjadi basah. Air yang
masuk ke dalam perkakas listrik
menambah risiko terjadinya kontak listrik.
d) Janganlah menyalah gunakan kabel
listrik untuk mengangkat dan
menggantungkan perkakas listrik atau
untuk menarik steker dari stopkontak.
Jagalah supaya kabel listrik tidak kena
panas, minyak, pinggiran yang tajam
atau bagian-bagian perkakas yang
bergerak. Kabel listrik yang rusak atau
tersangkut menambah risiko terjadinya
e) Jika Anda menggunakan perkakas listrik
di luar gedung, gunakanlah hanya kabel
sambungan yang juga cocok untuk
pemakaian di luar gedung. Penggunaan
kabel sambungan yang cocok untuk
pemakaian di luar gedung mengurangi
risiko terjadinya kontak listrik.
f) Jika penggunaan perkakas listrik di
tempat yang basah tidak bisa
dihindarkan, gunakanlah sakelar
pengaman terhadap arus penyimpangan.
Penggunaan sakelar pengaman terhadap
arus penyimpangan mengurangi risiko
terjadinya kontak listrik.
3) Keselamatan kerja
a) Berhati-hatilah selalu, perhatikanlah apa
yang Anda kerjakan dan bekerjalah
deng-an seksama jika menggunakan
perkakas listrik. Janganlah
menggunakan perkakas listrik, jika Anda
capai atau berada di bawah pengaruh
narkoba, minuman keras atau obat. Jika
Anda sekejap mata saja tidak berhati-hati
sewaktu menggunakan perkakas listrik,
dapat terjadi luka-luka berat.
PERHATIKANLAH OBJ_BUCH-484-004.book Page 63 Monday, January 26, 2009 10:06 AM64 | Bahasa Indonesia
dan pakailah selalu kaca mata pelindung.
Dengan memakai pakaian dan sarana
pelindung, misalnya kedok anti debu,
sepatu tertutup yang tidak licin, helmet
pelindung atau pemalut telinga sesuai
dengan pekerjaan yang dilakukan dengan
perkakas listrik, bahaya terjadinya luka-
luka dapat dikurangi.
c) Jagalah supaya perkakas listrik tidak
dihidupkan secara tidak disengaja.
Perhatikan bahwa perkakas listrik dalam
penyetelan mati, jika steker
disambungkan pada pengadaan listrik
dan/atau aki, jika perkakas listrik
diangkat atau dibawa. Jika selama
mengangkat perkakas listrik jari Anda
berada pada tombol untuk menghidupkan
dan mematikan atau perkakas listrik yang
dalam penyetelan hidup disambungkan
pada listrik, dapat terjadi kecelakaan.
d) Lepaskan semua perkakas-perkakas pe-
nyetelan atau kunci-kunci pas sebelum
perkakas listrik dihidupkan. Perkakas
atau kunci yang berada di dalam bagian
yang berputar dapat mengakibatkan
terjadinya luka-luka.
e) Aturkan badan sedemikian sehingga
Anda bisa bekerja dengan aman.
Berdirilah secara mantap dan jagalah
selalu keseimbangan. Dengan demikian
Anda bisa mengendalikan perkakas listrik
dengan lebih baik, jika terjadi sesuatu
f) Pakailah pakaian yang cocok. Janganlah
memakai pakaian yang longgar atau
perhiasan. Jagalah supaya rambut,
pakaian dan sarung tangan tidak masuk
dalam bagian-bagian perkakas yang
bergerak. Pakaian yang longgar, rambut
panjang atau perhiasan dapat tersangkut
dalam bagian perkakas yang bergerak.
g) Jika ada kemungkinan untuk memasang-
kan sarana penghisapan dan penam-
pungan debu, perhatikan bahwa sarana-
sarana ini telah dipasangkan dan
digunakan dengan betul. Penggunaan
sarana penghisapan bisa mengurangi
bahaya yang disebabkan debu.
4) Penggunaan dan penanganan perkakas
listrik dengan seksama
a) Janganlah membebankan perkakas
listrik terlalu berat. Gunakan selalu
perkakas listrik yang cocok untuk
pekerjaan yang dilakukan. Dengan
perkakas listrik yang cocok Anda bekerja
lebih baik dan lebih aman dalam batas-
batas kemampuan yang ditentukan.
b) Janganlah menggunakan perkakas listrik
yang tombolnya rusak. Perkakas listrik
yang tidak bisa dihidupkan atau
dimatikan, berbahaya dan harus
c) Tariklah steker dari stopkontak dan/atau
keluarkan aki, sebelum Anda melakukan
penyetelan pada perkakas listrik,
mengganti alat-alat kerja atau sebelum
menyimpan perkakas listrik. Tindakan
keselamatan kerja ini mengurangi bahaya
perkakas listrik hidup secara tidak
d) Simpanlah perkakas listrik yang tidak
digunakan di luar jangkauan anak-anak.
Janganlah mengizinkan orang-orang
yang tidak mengenal perkakas listrik ini
atau yang belum membaca petunjuk-
petunjuk ini, menggunakan perkakas
listrik ini. Perkakas listrik bisa menjadi
berbahaya, jika digunakan oleh orang-
orang yang tidak mengenalnya.
e) Rawatlah perkakas listrik dengan sek-
sama. Periksalah, apakah bagian-bagian
perkakas listrik yang bergerak berfungsi
dengan baik dan tidak tersangkut,
apakah ada bagian-bagian yang patah
atau rusak sedemikian, sehingga dapat
mempengaruhi jalannya perkakas listrik.
Biarkan bagian-bagian perkakas yang
rusak direparasikan, sebelum Anda
mulai menggunakan perkakas listrik.
Banyak kecelakaan terjadi karena
perkakas listrik tidak dirawat dengan
selalu tajam dan bersih. Alat-alat
pemotong dengan mata-mata pemotong
yang tajam dan dirawat dengan seksama
tidak mudah tersangkut dan lebih mudah
g) Gunakanlah semua perkakas listrik, ak-
sesori, alat-alat kerja dsb. sesuai dengan
petunjuk-petunjuk. Perhatikan syarat-
syarat kerja dan macam pekerjaan yang
dilakukan. Penggunaan perkakas listrik
untuk macam pekerjaan yang tidak cocok
dengan kegunaannya bisa mengakibatkan
keadaan yang berbahaya.
a) Biarkan perkakas listrik Anda
direparasikan hanya oleh orang-orang
ahli yang berpengalaman dan hanya
dengan menggunakan suku cadang yang
asli. Dengan demikian terjamin
keselamatan kerja dengan perkakas listrik
ini secara sinambung.
Petunjuk-petunjuk untuk keselamatan
kerja untuk mesin gerinda tangan
Petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja
yang sama untuk pekerjaan menggerinda,
mengampelas dengan kertas pasir, bekerja
dengan sikat kawat dan memotong
f Perkakas listrik ini bisa digunakan sebagai
mesin gerinda, mesin ampelas dengan
kertas pasir, sikat kawat dan sebagai mesin
potong. Perhatikanlah semua petunjuk-
petunjuk untuk keselamatan kerja,
petunjuk-petunjuk untuk penggunaan,
gambar-gambar dan data-data yang Anda
terima bersama dengan perkakas listrik.
Jika Anda tidak menaati petunjuk-petunjuk
berikut, bisa terjadi kontak listrik, kebakaran
dan/atau luka-luka berat.
f Perkakas listrik ini tidak cocok untuk
pekerjaan memolis. Pemakaian perkakas
listrik untuk pekerjaan yang tidak cocok
dengan tujuannya bisa mengakibatkan
keadaan yang membahayakan dan terjadinya
f Gunakanlah hanya aksesori yang dirancang
khusus untuk perkakas listrik ini dan
dianjurkan oleh Bosch. Jika suatu aksesori
bisa dipasangkan pada perkakas listrik milik
Anda, ini tidak berarti bahwa penggunaannya
f Kecepatan putaran yang diizinkan dari alat
kerja harus paling sedikit sebesar
kecepatan putaran maksimal yang
tercantum pada perkakas listrik. Aksesori
yang diputarkan lebih cepat daripada
kecepatan putaran yang diizinkan, bisa
terpatah dan beterbangan.
f Diameter luar dan ketebalan alat kerja
harus sesuai dengan ukuran-ukuran yang
dianjurkan bagi perkakas listrik milik Anda.
Alat kerja-alat kerja yang tidak cocok
ukurannya tidak bisa dilindungi atau
dikendalikan dengan baik.
f Mata gerinda-mata gerinda, flens-flens,
piringan-piringan atau alat kerja-alat kerja
lainnya harus duduk pas pada poros kerja
dari perkakas listrik milik Anda. Alat kerja-
alat kerja yang tidak duduk pas pada poros
kerja dari perkakas listrik, berputar tidak
sempurna karena tidak balans, bervibrasi
keras sekali dan bisa membuat perkakas
listrik tidak bisa dikendalikan.
f Janganlah menggunakan alat kerja-alat
kerja yang tidak mulus. Sebelum digunakan,
periksalah selalu alat kerja-alat kerja
seperti mata gerinda diperiksa apakah ada
bagian yang sembul dan retak, piringan
diperiksa apakah retak, aus atau tumpul,
sikat kawat diperiksa apakah ada kawat
yang terlepas atau putus. Jika perkakas
listrik atau alat kerja jatuh, periksalah
apakah menjadi rusak atau gunakanlah alat
kerja lainnya yang tidak rusak. Jika Anda
telah memeriksa alat kerja dan telah
memasangkannya, Anda dan orang-orang
yang berada di dekat tempat kerja harus
menjauh dari lingkungan gerak alat kerja
yang memutar dan biarkan perkakas listrik
berjalan dengan kecepatan putaran
maksimal selama satu menit. Kebanyakan
Tergantung dari macam pekerjaan yang
pemalut telinga, sarung tangan pelindung
atau pakaian pelindung khusus yang
melindungi Anda dari butir-butir gerinda
dan butir-butir bahan (serbuk). Mata harus
dilindungi terhadap benda-benda yang beter-
bangan, yang terjadi pada beberapa macam
pemakaian perkakas listrik. Kedok anti debu
atau kedok pelindung pernafasan harus
mampu menyaring debu yang terjadi selama
pemakaian perkakas listrik. Jika Anda
mendengar suara bising untuk waktu yang
lama, daya pendengaran bisa berkurang.
f Perhatikanlah supaya orang-orang lain
cukup jauh dari tempat kerja Anda. Semua
orang yang mendekati tempat kerja Anda
harus memakai sarana pelindung badan.
Pecahan-pecahan dari benda yang dikerjakan
atau alat kerja-alat kerja yang patah bisa be-
terbangan dan mengakibatkan luka-luka, juga
di tempat yang agak jauh dari lingkungan
f Peganglah perkakas listrik hanya pada
pegangan yang terisolir, jika Anda
melakukan pekerjaan di mana alat kerjanya
bisa terkena pada saluran listrik yang tidak
terlihat atau kabelnya sendiri. Alat kerja
yang bersentuhan dengan kabel yang
bertegangan dapat mengakibatkan bagian-
bagian logam dari perkakas listrik juga
bertegangan dan lalu mengakibatkan kontak
f Jauhkan kabel listrik dari alat kerja-alat
kerja yang berputar. Jika Anda tidak bisa
mengendalikan perkakas listrik, kabel listrik
bisa terpotong atau tersangkut dan lalu
tangan atau lengan Anda bisa terkena pada
alat kerja yang berputar.
f Janganlah meletakkan perkakas listrik jika
alat kerjanya belum berhenti sama sekali.
Alat kerja yang masih berputar bisa terkena
pada permukaan di mana perkakas listrik
diletakkan sehingga Anda tidak bisa mengen-
dalikan perkakas listrik.
f Janganlah membiarkan perkakas listrik
hidup jika Anda sedang mengangkatnya.
Pakaian Anda secara tidak disengaja bisa
tersangkut pada alat kerja yang berputar dan
alat kerja ini bisa menancap dalam badan
f Bersihkan lubang-lubang ventilasi pada
angin motor menarik debu ke dalam rumahan
dan debu logam dalam jumlah yang besar
dan listrik bisa mengakibatkan bahaya.
f Janganlah menggunakan perkakas listrik di
dekat bahan-bahan yang mudah terbakar.
Bunga api bisa menyulut bahan-bahan ini.
f Janganlah menggunakan alat kerja-alat
kerja yang memerlukan cairan pendingin.
Penggunaan air atau cairan pendingin lainnya
bisa mengakibatkan kontak listrik.
Bantingan dan petunjuk-petunjuk khusus
f Bantingan (kickback) adalah reaksi yang
terjadi tiba-tiba jika alat kerja yang berputar
tersangkut atau memblok, misalnya mata
gerinda, piringan, sikat kawat dsb. Jika alat
kerja tersangkut atau memblok, alat kerja
berhenti memutar secara tiba-tiba. Dengan
demikian perkakas listrik yang tidak bisa
dikendalikan terpelanting ke arah yang
berlawanan dengan arah putaran alat kerja di
Jika misalnya satu mata gerinda tersangkut
atau memblok dalam benda yang dikerjakan,
maka pinggiran mata gerinda yang berada di
dalam benda yang dikerjakan tersangsang
dan bisa mengakibatkan mata gerinda patah
atau bantingan. Dalam hal demikian mata
gerinda bergerak mendekati atau menjauhi
orang yang menggunakan perkakas listrik,
tergantung dari arah putaran mata gerinda di
tempat di mana mata gerinda memblok.
Dalam hal ini mata gerinda bisa patah.
Bantingan adalah akibat dari penggunaan
perkakas listrik yang tidak cocok dan tidak
betul. Bantingan bisa dihindarkan dengan
cara-cara yang diterangkan di bawah ini.
OBJ_BUCH-484-004.book Page 66 Monday, January 26, 2009 10:06 AMBahasa Indonesia | 67
Bosch Power Tools 1 609 929 T63 | (26.1.09)
f Peganglah perkakas listrik dengan baik dan
aturkan badan dan lengan-lengan Anda
sedemikian, sehingga Anda bisa
bantingan atau momen reaksi-momen
reaksi sebaik-baiknya pada waktu putaran
sedang bertambah. Orang yang
menggunakan perkakas listrik bisa mengen-
dalikan bantingan atau daya reaksi-daya
reaksi jika orang ini menaati petunjuk-
f Janganlah sekali-kali mendekatkan tangan
Anda pada alat kerja-alat kerja yang sedang
berputar. Jika perkakas listrik membanting,
alat kerja bisa bergerak di atas tangan Anda.
f Jauhkan badan Anda dari bidang yang
terjangkau oleh perkakas listrik yang
membanting. Perkakas listrik dibanting
dalam arah yang berlawanan dengan arah
putaran mata gerinda pada tempat di mana
mata gerinda memblok.
f Bekerjalah dengan sangat hati-hati di sudut-
sudut, pinggiran yang tajam dsb. Jagalah
supaya alat kerja-alat kerja tidak memantul
dari benda yang dikerjakan dan terjepit.
Alat kerja yang berputar cenderung terjepit
di sudut-sudut, pinggiran yang tajam atau
bisa memantul. Ini mengakibatkan perkakas
listrik tidak bisa dikendalikan atau
mengakibatkan bantingan.
f Janganlah menggunakan mata gergaji
rantai atau mata gergaji yang bergerigi. Alat
kerja-alat kerja demikian sering
mengakibatkan bantingan atau membuat
perkakas listrik tidak bisa dikendalikan.
Petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja
khusus untuk menggerinda dan memotong
f Gunakanlah selalu hanya alat kerja-alat
kerja yang diizinkan untuk perkakas listrik
milik Anda dan kap pelindung yang khusus
untuk alat kerja-alat kerja ini. Alat kerja-alat
kerja yang tidak khusus untuk perkakas listrik
ini tidak bisa ditutupi dan membahayakan.
f Kap pelindung harus dipasangkan dengan
betul pada perkakas listrik dan harus
disetelkan sedemikian, sehingga
penggunaan perkakas listrik paling aman,
artinya bagian alat kerja yang menghadap
ke orang yang menggunakan perkakas
listrik harus tertutup oleh kap pelindung
sebesar mungkin. Kap pelindung harus
melindungi orang yang menggunakan
perkakas listrik terhadap bahan yang
terpatah atau persentuhan yang tidak
disengaja dengan alat kerja.
f Alat kerja-alat kerja hanya boleh digunakan
untuk macam penggunaan yang disarankan.
Misalnya: janganlah sekali-kali
menggerinda dengan sisi samping dari mata
potong. Mata potong digunakan untuk
mengikis bahan dengan pinggiran dari
piringan. Tekanan dari samping pada alat
kerja ini bisa mematahkannya.
f Gunakan selalu flens penjepit-flens
penjepit yang mulus dan dalam ukuran dan
bentuk yang cocok untuk alat kerja-alat
kerja yang Anda pilih. Flens-flens yang cocok
menopang mata gerinda dan dengan
demikian menghindarkan mata gerinda
patah. Flens-flens untuk mata potong bisa
jadi berbeda daripada flens-flens untuk mata
f Janganlah menggunakan mata gerinda yang
aus dari perkakas listrik yang lebih besar.
Mata gerinda dari perkakas listrik yang lebih
besar tidak cocok untuk kecepatan putaran
yang lebih tinggi dari perkakas listrik yang
lebih kecil dan bisa terpatah karenanya.
Petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja
lainnya khusus untuk memotong
f Perhatikanlah supaya mata potong tidak
memblok dan janganlah menekannya terlalu
keras. Janganlah membuat pemotongan
yang terlalu dalam. Pembebanan yang
terlalu berat pada mata potong
meningkatkan pembebanannya dan
membuatnya mudah tersangkut atau
memblok dan dengan demikian bisa terjadi
bantingan atau mata potong patah.
OBJ_BUCH-484-004.book Page 67 Monday, January 26, 2009 10:06 AM68 | Bahasa Indonesia
menjauh dari diri Anda, bisa jadi jika terjadi
bantingan perkakas listrik terpelanting ke
arah Anda dengan mata potong yang masih
f Jika mata potong terjepit atau jika Anda
menghentikan sebentar pekerjaan, matikan
perkakas listrik dan janganlah
menggoyangkannya hingga mata potong
berhenti memutar. Janganlah sekali-kali
mencoba untuk menarik mata potong yang
masih berputar dari jalur pemotongannya,
bisa terjadi bantingan. Periksalah mengapa
mata potong terjepit dan betulkan.
f Janganlah menghidupkan kembali perkakas
listrik, selama perkakas listrik masih
berada dalam benda yang dikerjakan.
Biarkan mata potong mencapai kecepatan
putaran nominal dahulu sebelum Anda
melanjutkan pemotongan dengan hati-hati.
Jika tidak, mata potong bisa tersangkut,
melompat ke luar dari jalur pemotongan atau
mengakibatkan bantingan.
f Topangkan pelat-pelat atau benda-benda
yang besar yang dikerjakan untuk mengu-
rangi risiko terjadinya bantingan karena
mata potong yang terjepit. Benda-benda
yang besar bisa melengkung ke bawah
karena beratnya sendiri. Benda yang
dikerjakan harus ditopangkan pada kedua
sisinya, baik di dekat jalur pemotongan
maupun di pinggirannya.
f Berhati-hatilah sekali jika melakukan pemo-
tongan „kantung“ di tembok atau tempat-
tempat lain yang tidak terlihat bagian
dalamnya. Mata potong yang masuk ke
dalam bahan dan tanpa disengaja memotong
pipa gas atau pipa air, saluran listrik atau
benda-benda lainnya, bisa mengakibatkan
Petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja
khusus untuk mengampelas dengan kertas
f Janganlah menggunakan daun ampelas
yang terlalu besar, melainkan taatilah
petunjuk-petunjuk pabrik tentang ukuran
daun ampelas. Daun ampelas yang lebih
besar daripada piringan bisa mengakibatkan
terjadinya luka-luka, daun ampelas bisa
memblok, sobek atau mengakibatkan ban-
Petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja
khusus untuk pekerjaan dengan sikat kawat
f Perhatikanlah bahwa kawat-kawat bisa
terlepas dari sikat kawat, juga dalam
pemakaian yang biasa. Janganlah
membebani kawat-kawat terlalu berat
dengan tekanan yang terlalu besar. Kawat-
kawat yang beterbangan dengan mudahnya
bisa menembusi pakaian yang tipis dan/atau
f Jika penggunaan kap pelindung diajurkan,
perhatikanlah supaya kap pelindung dan
sikat kawat tidak bersentuhan. Diameter pi-
ringan sikat dan mangkok sikat kawat bisa
menjadi lebih besar karena tekanan atau
Petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja
Pakailah kaca mata pelindung.
f Gunakanlah alat detektor logam yang cocok
untuk mencari kabel dan pipa yang tidak
terlihat atau hubungi perusahaan pengada-
an setempat. Sentuhan dengan kabel-kabel
listrik dapat mengakibatkan api dan kontak
listrik. Pipa gas yang dirusak dapat
mengakibatkan ledakan. Pipa air yang
dirusak mengakibatkan kerusakan barang-
barang atau dapat mengakibatkan kontak
OBJ_BUCH-484-004.book Page 68 Monday, January 26, 2009 10:06 AMBahasa Indonesia | 69 Bosch Power Tools 1 609 929 T63 | (26.1.09) f Selama mengerjakan batu, gunakanlah
sarana penghisapan debu. Mesin penghisap
debu harus diizinkan untuk menghisap
debu batu-batuan. Penggunaan sarana-
sarana ini mengurangi bahaya karena debu.
f Untuk memotong batu, gunakanlah mistar
jarak. Tanpa mistar sebagai sandaran di
samping mata potong bisa tersangkut dan
mengakibatkan bantingan.
f Selama digunakan, peganglah perkakas
listrik dengan kedua belah tangan dan
perhatikanlah supaya Anda berdiri secara
teguh. Perkakas listrik bisa dikendalikan
lebih baik jika dipegang dengan kedua belah
f Usahakan supaya benda yang dikerjakan
tidak goyang. Benda yang ditahan dalam alat
pemegang atau bais lebih mantap daripada
benda yang dipegang dengan tangan.
f Jagalah supaya tempat di mana Anda
bekerja selalu bersih. Campuran bahan-
bahan sangat membahayakan. Debu logam
ringan bisa terbakar atau meledak.
f Janganlah menggunakan perkakas listrik,
jika kabelnya rusak. Janganlah menyentuh
kabel yang rusak dan tariklah steker dari
stopkontak, jika kabel menjadi rusak
selama penggunaan perkakas listrik. Kabel
yang rusak membuat risiko terjadinya kontak
listrik menjadi lebih besar.
Penjelasan tentang cara
Bacalah semua petunjuk-petunjuk
untuk keselamatan kerja dan
petunjuk-petunjuk untuk
penggunaan. Kesalahan dalam
menjalankan petunjuk-petunjuk
untuk keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk
untuk penggunaan dapat mengakibatkan kontak
listrik, kebakaran dan/atau luka-luka yang berat.
Bukalah halaman lipatan dengan gambar dari
perkakas dan biarkan halaman ini terbuka
selama Anda membaca petunjuk-petunjuk untuk
Penggunaan perkakas listrik
Perkakas listrik ini cocok untuk memotong,
mengikis dan menyikat bahan-bahan logam dan
batu-batuan tanpa menggunakan air.
Untuk memotong logam harus digunakan kap
pelindung khusus untuk memotong (aksesori).
Untuk memotong batu-batuan harus digunakan
kap penghisap khusus untuk memotong dengan
mistar jarak (aksesori).
Dengan alat kerja-alat kerja yang diizinkan
perkakas listrik ini juga bisa digunakan untuk
melakukan pengampelasan dengan kertas pasir.
Bagian-bagian pada gambar
Nomor-nomor dari bagian-bagian perkakas pada
gambar sesuai dengan gambar perkakas listrik
pada halaman bergambar.
1 Tombol penahan poros kerja
3 Tombol untuk menghidupkan dan
10 Flens untuk poros kerja dengan ring-O
11 Mata gerinda/mata potong*
12 Mur untuk poros kerja
13 Mur untuk poros kerja yang dibuka dan
dikunci dengan tangan *
14 Kap pelindung untuk memotong*
19 Mur untuk poros kerja*
20 Mangkok sikat kawat*
21 Kap penghisap untuk memotong dengan
22 Mata potong intan*
*Aksesori yang ada pada gambar atau yang
dijelaskan, tidak termasuk pasokan standar. Semua
aksesori yang ada bisa Anda lihat dalam program
Panjang ulir maks. dari poros kerja
Pembatasan arus listrik pada awalan
Pegangan utama yang bisa diputar
Klasifikasi keamanan
Panjang ulir maks. dari poros kerja
Pembatasan arus listrik pada awalan
Pegangan utama yang bisa diputar
Klasifikasi keamanan
/II /II /II /II /II Data-data berlaku untuk tegangan nominal [U] 230/240 V. Pada tegangan yang lebih rendah dan pada model khusus
mancanegara data-data ini bisa berlainan.
Perhatikanlah nomor model perkakas listrik Anda yang tercantum pada label tipe mesin. Nama dagang dari beberapa
perkakas listrik bisa berbeda.
OBJ_BUCH-484-004.book Page 70 Monday, January 26, 2009 10:06 AMBahasa Indonesia | 71
Memasang alat-alat pelindung
f Sebelum mulai dengan pekerjaan pada
perkakas listrik, tariklah steker dari
Petunjuk: Jika mata gerinda selama
penggunaan patah atau jika pemegang-
pemegang pada kap pelindung/pada perkakas
listrik rusak, perkakas listrik harus segera
dikirimkan ke Service Center layanan pasca beli,
Pasangkan kap pelindung 6 dengan nok
penempatan 7 di dalam alur penempatan pada
leher poros hingga lubang tengah dari kap
pelindung duduk pada flens dari perkakas listrik
dan putarkan kap pelindung 6 ke posisi yang
dibutuhkan. Tutup kembali tuas penegang 8.
f Setelkan kap pelindung 6 sedemikian,
sehingga bunga api tidak bisa memancar ke
arah orang yang menggunakan perkakas.
Anda bisa merubah ketegangan penutupan kap
pelindung 6 dengan cara mengendorkan atau
mengencangkan baut untuk penyetelan halus 9.
Perhatikanlah supaya kap pelindung 6 selalu
kencang duduknya dan periksalah ini secara
Perhatikan: Nok penempatan pada kap
pelindung 6 menjamin bahwa hanya kap
pelindung yang cocok untuk tipe perkakas listrik
yang bisa dipasangkan.
Kap pelindung untuk memotong
f Untuk memotong logam, gunakanlah selalu
kap pelindung untuk memotong 14.
f Untuk memotong batu, gunakanlah selalu
kap penghisap untuk memotong dengan
Gagang tambahan yang dapat meredam
f Gunakanlah perkakas listrik hanya dengan
Pasangkan gagang tambahan 4 di sebelah kanan
atau kiri dari kepala mesin, tergantung dari
pekerjaan yang dilakukan.
Gagang tambahan yang meredam getaran atau
vibrasi mengurangi vibrasi yang terjadi pada
waktu penggunaan perkakas sehingga bekerja
dengan perkakas ini menjadi lebih nyaman dan
f Janganlah sekali-kali membuat perubahan
pada gagang tambahan.
Gagang tambahan yang rusak jangan
getaran yang terjadi.
elemen peredaman rusak.
f Untuk pekerjaan dengan menggunakan pi-
ringan karet 17 atau mangkok sikat
kawat/piringan sikat/piringan dengan
selalu pelindung tangan 15.
dengan gagang tambahan 4.
Memasang alat kerja-alat kerja
f Sebelum mulai dengan pekerjaan pada
perkakas listrik, tariklah steker dari
f Mata gerinda dan mata potong menjadi
sangat panas pada waktu digunakan,
janganlah memegangnya, jika belum
OBJ_BUCH-484-004.book Page 71 Monday, January 26, 2009 10:06 AM72 | Bahasa Indonesia
1 609 929 T63 | (26.1.09) Bosch Power Tools
Bersihkan dahulu poros kerja 5 dan semua
bagian-bagian yang akan dipasangkan.
Untuk memasang dan melepaskan alat kerja-alat
kerja, tekan tombol penahan poros kerja 1 untuk
menahan poros kerja.
f Tombol penahan poros kerja hanya boleh
digerakkan jika poros kerja tidak berputar.
Jika tidak demikian, perkakas listrik bisa
untuk poros kerja. Janganlah menggunakan
adapter atau penyambung.
Jika digunakan mata potong intan,
perhatikanlah bahwa tanda panah arah putaran
pada mata potong intan dan arah putaran
perkakas listrik (lihat tanda panah arah putaran
pada kepala mesin) adalah cocok.
Urutan pemasangannya terlihat pada halaman
Untuk memasang mata gerinda/mata potong,
ulirkan mur untuk poros kerja 12 dan
kencangkan dengan kunci ring ganda, lihat bab
„Mur untuk poros kerja yang dibuka dan dikunci
f Setelah memasang alat kerja-alat kerja dan
sebelum menghidupkan perkakas,
periksalah apakah alat kerja-alat kerja
sudah dipasangkan dengan betul dan dapat
berputar secara bebas. Perhatikanlah
supaya alat kerja tidak menyinggung kap
pelindung atau bagian-bagian lainnya.
Di dalam flens untuk poros
kerja 10 di sekitar tingkatan
pemusatan ada satu bagian
dari bahan sintetik (ring-O).
Jika ring-O ini tidak ada atau
rusak, mutlak harus diganti
(nomor model 1 600 210 039)
sebelum flens untuk poros
kerja 10 dipasangkan.
Piringan dengan ampelas yang berlapis-lapis
f Untuk pekerjaan dengan piringan dengan
ampelas yang berlapis-lapis, pasangkan
selalu pelindung tangan 15.
f Untuk pekerjaan dengan piringan karet 17,
pasangkan selalu pelindung tangan 15.
Urutan pemasangannya terlihat pada halaman
Sebelum memasangkan piringan karet 17,
pasangkan ke 2 ring antara 16 pada poros kerja
Ulirkan mur untuk poros kerja 19 dan
kencangkan dengan kunci ring ganda.
Mangkok sikat kawat/piringan sikat
f Untuk pekerjaan dengan mangkok sikat
kawat atau piringan sikat, pasangkan selalu
pelindung tangan 15.
Urutan pemasangannya terlihat pada halaman
Mangkok sikat kawat/piringan sikat harus
dipasangkan sedemikian rupa pada poros kerja,
sehingga uliran pada poros kerja masuk habis
padanya dan alat kerja terkena pada flens untuk
poros kerja. Kencangkan mangkok sikat
kawat/piringan sikat dengan kunci pas.
Mur untuk poros kerja yang dibuka dan
dikunci dengan tangan
Untuk mengganti alat kerja-alat kerja secara
mudah tanpa menggunakan perkakas lainnya,
sebagai ganti dari mur untuk poros kerja 12 bisa
digunakan mur untuk poros kerja yang dibuka
dan dikunci dengan tangan 13.
f Mur untuk poros kerja yang dibuka dan
dikunci dengan tangan 13 hanya boleh
digunakan untuk mata gerinda dan mata
Gunakanlah hanya mur untuk poros kerja yang
dibuka dan dikunci dengan tangan 13 yang
mulus dan tidak rusak.
Pada waktu mengulirkan, perhatikanlah
supaya sisi dari mur 13 yang ada tulisannya
tidak berhadapan dengan mata gerinda; panah
harus mengarah pada tanda 23.
OBJ_BUCH-484-004.book Page 72 Monday, January 26, 2009 10:06 AMBahasa Indonesia | 73 Bosch Power Tools 1 609 929 T63 | (26.1.09) Tekan tombol penahan
mur untuk poros kerja
dikunci dengan tangan,
Mur untuk poros kerja
dikunci dengan tangan
sebagaimana mestinya
dan tidak rusak, dapat
Janganlah melepaskan mur untuk poros kerja
yang dibuka dan dikunci dengan tangan yang
terlalu kencang duduknya dengan tang,
melainkan gunakanlah kunci ring ganda.
Pasangkan kunci ring ganda seperti terlihat
Alat kerja-alat kerja yang diizinkan
Anda bisa menggunakan semua alat kerja-alat
kerja yang disebutkan di dalam petunjuk-
petunjuk untuk penggunaan ini.
Kecepatan putaran yang diizinkan [min
Karena itu perhatikanlah selalu kecepatan
putaran atau kecepatan lingkar yang diizinkan
yang tercantum pada label alat kerja.
Memutar pegangan utama
f Sebelum mulai dengan pekerjaan pada
perkakas listrik, tariklah steker dari
Pegangan utama 24 bisa diputarkan masing-
masing sebesar 90° ke kiri atau kanan terhadap
rumah motor. Dengan demikian posisi tombol
untuk menghidupkan dan mematikan bisa
disesuaikan pada penggunaan yang khusus,
misalnya untuk pekerjaan memotong dengan
kap penghisap dengan mistar jarak 21/pesawat
penopang untuk mesin gerinda potong atau
Tarik pembuka kunci pegangan 25 dalam arah
panah dan pada waktu yang sama, putarkan
pegangan utama 24 ke posisi yang dikehendaki
Penghisapan debu/serbuk
f Debu dari bahan-bahan seperti misalnya cat
yang mengandung timbel (timah hitam),
beberapa jenis kayu, bahan mineral dan
logam bisa berbahaya bagi kesehatan.
Menyentuh atau menghirup debu-debu ini
bisa mengakibatkan reaksi alergi dan/atau
penyakit saluran pernafasan dari orang yang
menggunakan mesin atau orang yang berada
Beberapa debu tertentu seperti misalnya
debu kayu pohon quercus atau pohon fagus
silvatica dianggap bisa mengakibatkan
penyakit kanker, terutama dalam campuran
dengan bahan-bahan tambahan untuk
– Gunakanlah sedapat mungkin sarana
– Perhatikanlah supaya ada pertukaran
udara di tempat kerja.
an tegangan listrik yang tercantum pada
label tipe perkakas listrik.
Pada penggunaan perkakas listrik dengan
pembangkit listrik yang tidak tetap (generator),
yang tidak mempunyai cadangan daya yang
cukup atau tidak mempunyai pengatur tegangan
dengan penambahan arus listrik pada awalan
start yang cocok, pada waktu perkakas listrik
dihidupkan, daya bisa berkurang atau perkakas
listrik tidak jalan seperti semestinya.
Perhatikanlah supaya pembangkit listrik yang
Anda gunakan adalah cocok, terutama dalam hal
tegangan dan frekuensi jaringan.
Menghidupkan/mematikan perkakas listrik
Untuk menghidupkan perkakas listrik,
dorongkan tombol untuk menghidupkan dan
mematikan mesin 3 ke depan dan kemudian
Untuk mengunci tombol untuk menghidupkan
dan mematikan mesin 3 yang sedang ditekan,
dorongkan tombol 3 ke depan lagi.
Untuk mematikan perkakas listrik, lepaskan
tombol untuk menghidupkan dan mematikan
mesin 3 atau jika tombol terkunci, tekan tombol
3 sebentar saja dan kemudian lepaskan.
Tombol tanpa penguncian
(khusus mancanegara):
Untuk menghidupkan perkakas listrik,
dorongkan tombol untuk menghidupkan dan
mematikan mesin 3 ke depan dan kemudian
Untuk mematikan perkakas listrik, lepaskan
tombol untuk menghidupkan dan mematikan 3.
f Periksalah dahulu alat kerja-alat kerja
sebelum menggunakannya. Alat kerja harus
dipasangkan secara betul dan harus bisa
berputar secara bebas. Lakukan uji coba
selama paling sedikit 1 menit tanpa
pembebanan. Janganlah menggunakan alat
kerja-alat kerja yang rusak, sembul atau
yang menyebabkan getaran. Alat kerja-alat
kerja yang rusak bisa pecah dan
bantingan) (GWS 24-180 LVI/GWS 24-230 LVI)
Jika kecepatan putaran menurun
dengan tiba-tiba, misalnya jika
alat kerja memblok selama
pemotongan, pengadaan listrik ke
motor dihentikan secara
Untuk menghidupkan kembali perkakas listrik,
tombol untuk menghidupkan dan mematikan
mesin 3 disetelkan pada posisi mati dan
perkakas listrik dihidupkan kembali.
Petunjuk: Jika perkakas listrik jalan dengan
kecepatan putaran yang sangat menurun,
kickback stop (pengaman terhadap bantingan)
tidak berfungsi. Perkakas listrik harus segera
GWS 24-180 LVI/GWS 24-230 LVI)
Penghindar hidup ulang membuat supaya
perkakas listrik tidak hidup kembali secara tidak
terkendali setelah arus listrik terputus.
Untuk menghidupkan kembali perkakas listrik,
tombol untuk menghidupkan dan mematikan
mesin 3 disetelkan pada posisi mati dan
perkakas listrik dihidupkan kembali.
Pembatasan arus listrik pada awalan start
(GWS 24-230 LVJ/GWS 24-180 LVI/
Pembatasan arus listrik pada awalan start
secara elektronika membatasi daya pada waktu
perkakas listrik dihidupkan sehingga sekering
Petunjuk: Jika perkakas listrik segera setelah
dihidupkan jalan dengan kecepatan putaran
penuh, pembatasan arus listrik pada awalan
start, penghindar hidup ulang dan kickback stop
(pengaman terhadap bantingan) tidak
konsultasi bagi pelanggan“.
Petunjuk-petunjuk untuk pemakaian
f Berhati-hatilah jika membuat aluran
instalasi pada dinding-dinding yang
memikul beban, lihat bab „petunjuk-
petunjuk tentang statika“.
f Tahankan benda yang dikerjakan dengan
alat pemegang, jika benda tidak mantap
karena beratnya sendiri.
f Janganlah membebankan perkakas listrik
terlalu berat sehingga berhenti.
f Setelah pembebanan yang berat, biarkan
perkakas listrik jalan tanpa pembebanan
selama beberapa menit untuk
mendinginkan alat kerja yang digunakan.
f Mata gerinda dan mata potong menjadi
sangat panas pada waktu digunakan,
janganlah memegangnya, jika belum
Petunjuk: Jika perkakas listrik tidak digunakan,
tariklah stekernya dari stopkontak. Perkakas
listrik ini meskipun dalam penyetelan mati
menggunakan listrik sedikit, jika steker berada
di dalam stopkontak dan ada tegangan jaringan.
Mengikis/menggerinda secara kasar
f Janganlah sekali-kali menggunakan mata
potong untuk mengikis.
Dengan sudut kerja antara 30° sampai 40° pada
waktu mengikis didapatkan hasil pekerjaan yang
paling bagus. Goyang-goyangkan perkakas
listrik dengan tekanan yang ringan. Dengan
demikian benda yang dikerjakan tidak menjadi
panas, warna permukaan dari benda yang telah
dikerjakan tidak berubah dan penampang
menjadi lebih halus.
Piringan dengan ampelas yang berlapis-lapis
Dengan piringan dengan ampelas yang berlapis-
lapis (aksesori) dapat dikerjakan permukaan
yang melengkung dan profil-profil (asahan untuk
membentuk alur-aluran).
Piringan dengan ampelas yang berlapis-lapis
tahan lebih lama daripada daun ampelas-daun
ampelas biasa, dan nilai kebisingan dan suhu
yang terjadi selama penggunaan adalah lebih
f Untuk memotong logam, gunakanlah selalu
kap pelindung untuk memotong 14.
Selama memotong, dorongkan perkakas dengan
tekanan yang sedang dan yang disesuaikan
dengan bahan yang dikerjakan. Janganlah
menekan, menjurus senjang atau mengayun-
ayunkan mata potong.
Janganlah meremkan mata potong yang belum
berhenti memutar dengan cara menekan sisi
dari alat kerja. Jika
tiba-tiba dari jalur
segiempat dapat dipotong dengan baik, jika
diawali pada penampangnya yang paling kecil.
Memotong batu-batuan
f Untuk memotong batu, gunakanlah selalu
kap penghisap untuk memotong dengan
f Perkakas listrik ini hanya boleh digunakan
untuk pemotongan/pengikisan tanpa air.
Untuk memotong batu-batuan, sebaiknya
digunakan mata potong intan. Untuk menjaga
supaya tidak tersangkut, harus digunakan kap
penghisap untuk memotong dengan mistar jarak
Alat penghisap debu harus diizinkan untuk
Selama memotong bahan-bahan yang sangat
keras, misalnya beton dengan kadar kerikil yang
tinggi, mata potong intan bisa menjadi terlalu
panas dan karena itu bisa rusak. Lingkaran
bunga api yang berputar bersama dengan mata
potong intan adalah tanda untuk hal ini.
Dalam hal ini hentikan pekerjaan memotong dan
biarkan mata potong intan berputar sebentar
tanpa beban pada kecepatan putaran maksimal
untuk mendinginkannya.
Jika pekerjaan makan waktu semakin lama dan
terjadi lingkaran bunga api, maka ini adalah
tanda bahwa mata potong intan telah menjadi
tumpul. Ini bisa diasah dengan cara memotong
sedikit-sedikit pada bahan pengikisan, misalnya
Petunjuk-petunjuk untuk statika
Membuat aluran insalasi pada dinding yang
memikul beban harus tunduk pada peraturan-
peraturan norma DIN 1053 Bagian 1 atau
peraturan-peraturan yang berlaku di
Peraturan-peraturan ini mutlak harus ditaati.
Sebelum memulai pekerjaan sedemikian,
mintalah nasehat dari ahli statika, arsitek atau
OBJ_BUCH-484-004.book Page 76 Monday, January 26, 2009 10:06 AMBahasa Indonesia | 77 Bosch Power Tools 1 609 929 T63 | (26.1.09) Rawatan dan servis
Rawatan dan kebersihan
f Sebelum mulai dengan pekerjaan pada
perkakas listrik, tariklah steker dari
f Perkakas listrik dan lubang ventilasi harus
selalu dibersihkan supaya perkakas bisa
digunakan dengan baik dan aman.
f Pada penggunaan yang luar biasa jika meng-
erjakan bahan logam bisa terjadi debu yang
konduktif di dalam perkakas listrik. Isolasi
keselamatan dari perkakas listrik bisa
menjadi berkurang. Dalam hal demikian
kami anjurkan supaya digunakan sarana
penghisapan yang stasioner, lubang
ventilasi sering-sering dibersihkan dengan
cara meniup dan pemakaian sakelar
pelindung terhadap arus penyimpangan
Simpanlah dan tanganilah aksesori secara
Jika pada suatu waktu perkakas listrik ini tidak
bisa berjalan meskipun telah diproduksikan dan
diperiksa dengan seksama, maka reparasinya
harus dilakukan oleh Service Center perkakas
listrik Bosch yang resmi.
Jika Anda hendak menanyakan sesuatu atau
memesan suku cadang, sebutkan selalu nomor
model yang terdiri dari 10 angka dan tercantum
pada label tipe pekakas.
Layanan pasca beli dan konsultasi bagi
Layanan pasca beli Bosch menjawab semua
pertanyaan Anda tentang reparasi dan
perawatan serta tentang suku cadang produk
ini. Gambar tiga dimensi dan informasi tentang
suku cadang bisa Anda lihat di:
Tim konsultan Bosch dengan senang hati
membantu Anda pada pembelian, penggunaan
dan penyetelan produk ini dan aksesorinya.
Perkakas listrik, aksesori dan kemasan
sebaiknya didaur ulangkan sesuai dengan upaya
untuk melindungi lingkungan hidup.
Perubahan adalah hak Bosch.
OBJ_BUCH-484-004.book Page 77 Monday, January 26, 2009 10:06 AM78 | Tiøng Vi·t 1 609 929 T63 | (26.1.09) Bosch Power Tools vi
Notice Facile