GSB 202 RET Professional - 95 BOSCH - Notice d'utilisation et mode d'emploi gratuit

Retrouvez gratuitement la notice de l'appareil GSB 202 RET Professional BOSCH au format PDF.

Page 47
Assistant notice
Powered by ChatGPT
En attente de votre message
Informations produit

Marque : BOSCH

Modèle : GSB 202 RET Professional

Catégorie : 95

Téléchargez la notice de votre 95 au format PDF gratuitement ! Retrouvez votre notice GSB 202 RET Professional - BOSCH et reprennez votre appareil électronique en main. Sur cette page sont publiés tous les documents nécessaires à l'utilisation de votre appareil GSB 202 RET Professional de la marque BOSCH.

MODE D'EMPLOI GSB 202 RET Professional BOSCH

Petunjuk-Petunjuk Umum untuk

untuk keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk

untuk penggunaan. Kesalahan dalam

menjalankan petunjuk-petunjuk untuk

keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk untuk

penggunaan dapat mengakibatkan kontak listrik,

kebakaran dan/atau luka-luka yang berat.

Simpanlah semua petunjuk-petunjuk untuk

keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk

lainnya untuk penggunaan di masa depan.

Kata „perkakas listrik“ yang disebutkan di dalam

petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja

adalah sebutan untuk perkakas listrik pakai listrik

jaringan (dengan kabel) dan untuk perkakas

listrik pakai aki (tanpa kabel listrik).

1) Keselamatan kerja di tempat kerja

a) Jagalah supaya tempat kerja selalu

bersih dan terang. Tempat kerja yang tidak

rapi atau tidak terang dapat

mengakibatkan terjadinya kecelakaan.

b) Janganlah menggunakan perkakas listrik

di tempat di mana dapat terjadi ledakan,

di mana ada cairan, gas atau debu yang

mudah terbakar. Perkakas listrik dapat

memancarkan bunga api yang lalu

mengakibatkan debu atau uap terbakar.

c) Selama menggunakan perkakas listrik,

jauhkan anak-anak dan orang-orang lain

dari tempat kerja. Jika konsentrasi

terganggu, bisa jadi Anda tidak bisa meng-

endalikan perkakas listrik tersebut.

a) Steker dari perkakas listrik harus cocok

pada stopkontak. Janganlah sekali-kali

merubah steker. Janganlah menggunakan

steker perantara bersama dengan perka-

kas listrik yang mempunyai hubungan

arde. Steker yang tidak dirubah dan

stopkontak yang cocok mengurangi bahaya

terjadinya kontak listrik.

b) Jagalah supaya badan Anda tidak

bersentuhan dengan permukaan yang

mempunyai hubungan arde, misalnya

pipa-pipa, radiator pemanas ruangan,

besar terjadi kontak listrik, jika badan Anda

mempunyai hubungan arde.

c) Jagalah supaya perkakas listrik tidak

kena hujan atau menjadi basah. Air yang

masuk ke dalam perkakas listrik

menambah risiko terjadinya kontak listrik.

d) Janganlah menyalah gunakan kabel listrik

untuk mengangkat dan menggantungkan

perkakas listrik atau untuk menarik

steker dari stopkontak. Jagalah supaya

kabel listrik tidak kena panas, minyak,

pinggiran yang tajam atau bagian-bagian

perkakas yang bergerak. Kabel listrik yang

rusak atau tersangkut menambah risiko

terjadinya kontak listrik.

e) Jika Anda menggunakan perkakas listrik

di luar gedung, gunakanlah hanya kabel

sambungan yang juga cocok untuk

pemakaian di luar gedung. Penggunaan

kabel sambungan yang cocok untuk

pemakaian di luar gedung mengurangi

risiko terjadinya kontak listrik.

f) Jika penggunaan perkakas listrik di

tempat yang basah tidak bisa

dihindarkan, gunakanlah sakelar

pengaman terhadap arus penyimpangan.

Penggunaan sakelar pengaman terhadap

arus penyimpangan mengurangi risiko

terjadinya kontak listrik.

3) Keselamatan kerja

a) Berhati-hatilah selalu, perhatikanlah apa

yang Anda kerjakan dan bekerjalah deng-

an seksama jika menggunakan perkakas

listrik. Janganlah menggunakan perkakas

listrik, jika Anda capai atau berada di

bawah pengaruh narkoba, minuman keras

atau obat. Jika Anda sekejap mata saja

tidak berhati-hati sewaktu menggunakan

perkakas listrik, dapat terjadi luka-luka

PERHATIKANLAH OBJ_BUCH-129-002.book Page 47 Tuesday, October 23, 2007 2:57 PM1 609 929 M40 | (23.10.07) Bosch Power Tools

48 | Bahasa Indonesia

b) Pakailah pakaian dan sarana pelindung

dan pakailah selalu kaca mata pelindung.

Dengan memakai pakaian dan sarana

pelindung, misalnya kedok anti debu,

sepatu tertutup yang tidak licin, helmet

pelindung atau pemalut telinga sesuai

dengan pekerjaan yang dilakukan dengan

perkakas listrik, bahaya terjadinya luka-

luka dapat dikurangi.

c) Jagalah supaya perkakas listrik tidak

dihidupkan secara tidak disengaja.

Perhatikan bahwa perkakas listrik dalam

penyetelan mati, jika steker

disambungkan pada pengadaan listrik

dan/atau aki, jika perkakas listrik

diangkat atau dibawa. Jika selama

mengangkat perkakas listrik jari Anda

berada pada tombol untuk menghidupkan

dan mematikan atau perkakas listrik yang

dalam penyetelan hidup disambungkan

pada listrik, dapat terjadi kecelakaan.

d) Lepaskan semua perkakas-perkakas pe-

nyetelan atau kunci-kunci pas sebelum

perkakas listrik dihidupkan. Perkakas

atau kunci yang berada di dalam bagian

yang berputar dapat mengakibatkan

terjadinya luka-luka.

e) Aturkan badan sedemikian sehingga

Anda bisa bekerja dengan aman.

Berdirilah secara mantap dan jagalah

selalu keseimbangan. Dengan demikian

Anda bisa mengendalikan perkakas listrik

dengan lebih baik, jika terjadi sesuatu

f) Pakailah pakaian yang cocok. Janganlah

memakai pakaian yang longgar atau

perhiasan. Jagalah supaya rambut,

pakaian dan sarung tangan tidak masuk

dalam bagian-bagian perkakas yang

bergerak. Pakaian yang longgar, rambut

panjang atau perhiasan dapat tersangkut

dalam bagian perkakas yang bergerak.

g) Jika ada kemungkinan untuk memasang-

kan sarana penghisapan dan penampung-

sapan bisa mengurangi bahaya yang

4) Penggunaan dan penanganan perkakas

listrik dengan seksama

a) Janganlah membebankan perkakas listrik

terlalu berat. Gunakan selalu perkakas

listrik yang cocok untuk pekerjaan yang

dilakukan. Dengan perkakas listrik yang

cocok Anda bekerja lebih baik dan lebih

aman dalam batas-batas kemampuan yang

b) Janganlah menggunakan perkakas listrik

yang tombolnya rusak. Perkakas listrik

yang tidak bisa dihidupkan atau dimatikan,

berbahaya dan harus direparasikan.

c) Tariklah steker dari stopkontak dan/atau

keluarkan aki, sebelum Anda melakukan

penyetelan pada perkakas listrik,

mengganti alat-alat kerja atau sebelum

menyimpan perkakas listrik. Tindakan

keselamatan kerja ini mengurangi bahaya

perkakas listrik hidup secara tidak

d) Simpanlah perkakas listrik yang tidak

digunakan di luar jangkauan anak-anak.

Janganlah mengizinkan orang-orang yang

tidak mengenal perkakas listrik ini atau

yang belum membaca petunjuk-petunjuk

ini, menggunakan perkakas listrik ini. Per-

kakas listrik bisa menjadi berbahaya, jika

digunakan oleh orang-orang yang tidak

e) Rawatlah perkakas listrik dengan sek-

sama. Periksalah, apakah bagian-bagian

perkakas listrik yang bergerak berfungsi

dengan baik dan tidak tersangkut, apakah

ada bagian-bagian yang patah atau rusak

sedemikian, sehingga dapat mempenga-

ruhi jalannya perkakas listrik. Biarkan

bagian-bagian perkakas yang rusak dire-

parasikan, sebelum Anda mulai menggu-

nakan perkakas listrik. Banyak kecelakaan

terjadi karena perkakas listrik tidak

dirawat dengan seksama.

f) Perhatikan supaya alat-alat pemotong

selalu tajam dan bersih. Alat-alat

pemotong dengan mata-mata pemotong

yang tajam dan dirawat dengan seksama

tidak mudah tersangkut dan lebih mudah

OBJ_BUCH-129-002.book Page 48 Tuesday, October 23, 2007 2:57 PMBahasa Indonesia | 49

g) Gunakanlah semua perkakas listrik, akse-

sori, alat-alat kerja dsb. sesuai dengan

petunjuk-petunjuk. Perhatikan syarat-

syarat kerja dan macam pekerjaan yang

dilakukan. Penggunaan perkakas listrik

untuk macam pekerjaan yang tidak cocok

dengan kegunaannya bisa mengakibatkan

keadaan yang berbahaya.

a) Biarkan perkakas listrik Anda

direparasikan hanya oleh orang-orang

an menggunakan suku cadang yang asli.

kerja dengan perkakas listrik ini secara

Petunjuk-petunjuk khusus

untuk perkakas-perkakas

f Pakailah pemalut telinga jika menggunakan

mesin bor getaran. Jika Anda mendengar

suara bising, daya pendengaran bisa

f Gunakanlah gagang tambahan-gagang

tambahan yang dipasok bersama perkakas

listrik. Perkakas listrik yang tidak bisa

dikendalikan bisa mengakibatkan terjadinya

f Gunakanlah alat detektor logam yang cocok

untuk mencari kabel dan pipa pengadaan

yang tidak terlihat, atau hubungi perusahaan

pengadaan setempat. Sentuhan dengan

kabel-kabel listrik bisa mengakibatkan api dan

kontak listrik. Pipa gas yang dirusak bisa

mengakibatkan ledakan. Pipa air yang dirusak

mengakibatkan barang-barang menjadi rusak.

f Matikanlah segera perkakas listrik, jika alat

kerjanya memblok. Berwaspadalah akan

terjadinya momen reaksi yang besar yang

mengakibatkan bantingan. Alat kerja mem-

— perkakas listrik dibebankan terlalu berat

— alat kerja tersangkut dalam benda yang

f Peganglah perkakas listrik hanya pada

pegangan yang terisolir, jika Anda

melakukan pekerjaan di mana alat kerjanya

bisa terkena pada saluran listrik yang tidak

terlihat atau kabelnya sendiri. Sentuhan

pada kabel yang bertegangan dapat

mengakibatkan bagian-bagian logam dari

perkakas listrik juga bertegangan dan lalu

mengakibatkan kontak listrik.

f Selama digunakan, peganglah perkakas

listrik dengan kedua belah tangan dan

perhatikanlah supaya Anda berdiri secara

teguh. Perkakas listrik bisa dikendalikan lebih

baik jika dipegang dengan kedua belah

f Usahakan supaya benda yang dikerjakan

tidak goyang. Benda yang ditahan dalam alat

pemegang atau bais lebih mantap daripada

benda yang dipegang dengan tangan.

f Janganlah mengerjakan bahan-bahan yang

mengandung asbes. Asbes dianggap bisa

mengakibatkan penyakit kanker.

f Lakukanlah tindakan-tindakan untuk

keselamatan kerja, jika selama penggunaan

perkakas bisa terjadi debu-debu yang

berbahaya bagi kesehatan, mudah terbakar

atau mudah meledak. Misalnya: ada debu

yang dianggap dapat mengakibatkan penyakit

kanker. Pakailah kedok anti debu dan jika

mungkin, sambungkan satu penghisap

f Jagalah supaya tempat di mana Anda

bekerja selalu bersih. Campuran bahan-

bahan sangat membahayakan. Debu logam

ringan bisa terbakar atau meledak.

OBJ_BUCH-129-002.book Page 49 Tuesday, October 23, 2007 2:57 PM1 609 929 M40 | (23.10.07) Bosch Power Tools 50 | Bahasa Indonesia

f Sebelum meletakkan perkakas listrik,

tunggulah sampai perkakas berhenti

memutar. Alat kerja bisa tersangkut dan

membuat perkakas listrik tidak bisa

f Janganlah menggunakan perkakas listrik,

jika kabelnya rusak. Janganlah menyentuh

kabel yang rusak dan tariklah steker dari

stopkontak, jika kabel menjadi rusak selama

penggunaan perkakas listrik. Kabel yang

rusak membuat risiko terjadinya kontak listrik

menjadi lebih besar.

Penjelasan tentang cara

Bacalah semua petunjuk-petunjuk

untuk keselamatan kerja dan

petunjuk-petunjuk untuk

penggunaan. Kesalahan dalam

menjalankan petunjuk-petunjuk

untuk keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk

untuk penggunaan dapat mengakibatkan kontak

listrik, kebakaran dan/atau luka-luka yang berat.

Bukalah halaman lipatan dengan gambar dari

perkakas dan biarkan halaman ini terbuka selama

Anda membaca petunjuk-petunjuk untuk

Penggunaan perkakas listrik

Mesin ini cocok untuk membor dengan getaran

pada batu bata, beton dan batu-batuan serta

untuk membor tanpa getaran pada kayu, logam,

keramik dan bahan sintetik. Mesin-mesin dengan

pengendalian secara elektronika dan arah

putaran ke kanan/kiri juga cocok untuk

menyekrup dan mentap.

Bagian-bagian pada gambar

Nomor-nomor dari bagian-bagian perkakas pada

gambar sesuai dengan gambar perkakas listrik

pada halaman bergambar.

1 Cekaman mata bor yang dikunci dan dibuka

2 Sakelar untuk menyetel „tanpa

getaran/dengan getaran“

3 Roda untuk penyetelan pendahuluan

kecepatan putaran secara elektronika

(GSB 20-2 RCE/GSB 20-2 RET)

7 Tombol untuk menghidupkan dan mematikan

8 Roda untuk penyetelan pendahuluan

kecepatan putaran(GSB 20-2 RE)

9 Tombol pengunci untuk tombol untuk meng-

hidupkan dan mematikan mesin

10 Sakelar untuk memilih tingkatan putaran

11 Tombol untuk mengganti penyetelan

pembatas kedalaman lubang

13 Pembatas kedalaman*

18 Kunci mur dalam**

*Aksesori yang ada dalam gambar atau yang dijelaskan

tidak termasuk dalam mesin standar yang dipasok.

**dijual secara umum (tidak termasuk perkakas listrik

W 350 420 420 475 475

Kecepatan putaran tanpa beban

– Tingkatan putaran ke 1

– Tingkatan putaran ke 2

Kecepatan putaran nominal

– Tingkatan putaran ke 1

– Tingkatan putaran ke 2

Banyaknya getaran pada

kecepatan putaran tanpa beban

Pembatasan momen putar

Penyetelan pendahuluan

Putaran dua tingkatan

Cekaman mata bor yang dikunci

dan dibuka dengan tangan

Kepala cekam yang bisa

Klasifikasi keamanan

/II /II /II /II /II Data-data berlaku untuk tegangan nominal [U] 230/240 V. Pada tegangan yang lebih rendah dan pada model khusus

mancanegara data-data ini bisa berlainan.

Perhatikanlah nomor model perkakas listrik Anda yang tercantum pada label tipe mesin. Nama dagang dari beberapa

perkakas listrik bisa berbeda.

OBJ_BUCH-129-002.book Page 51 Tuesday, October 23, 2007 2:57 PM1 609 929 M40 | (23.10.07) Bosch Power Tools

52 | Bahasa Indonesia

Gagang tambahan (lihat gambar A)

f Gunakanlah perkakas listrik hanya dengan

Anda bisa memutarkan gagang tambahan 12 ke

kedudukan yang cocok dengan macam

pekerjaan, supaya posisi kerja mantap dan tidak

Putarkan pegangan bagian bawah dari gagang

tambahan 12 dalam arah yang berlawanan deng-

an jalannya jarum jam dan putarkan gagang

tambahan 12 ke kedudukan yang dikehendaki.

Setelah itu pegangan bagian bawah dari gagang

tambahan 12 dikencangkan dengan cara

memutarkannya dalam arah jalannya jarum jam.

Menyetel kedalaman pemboran

Dengan pembatas kedalaman lubang 13

kedalaman pemboran X bisa disetelkan.

Tekan tombol untuk mengganti penyetelan

pembatas kedalaman lubang 11 dan pasangkan

pembatas kedalaman lubang pada gagang

Tarik pembatas kedalaman lubang sedemikian,

sampai jarak antara pucuk mata bor dan pucuk

pembatas kedalaman lubang adalah kedalaman

pemboran X yang dikehendaki.

Permukaan yang bergerigi pada pembatas

kedalaman lubang 13 harus menghadap ke atas.

Mengganti alat kerja

f Sebelum mulai dengan pekerjaan pada

perkakas listrik, tariklah steker dari

Cekaman mata bor yang dikunci dan dibuka

dengan tangan (lihat gambar B)

Jika tombol untuk menghidupkan dan mematikan

mesin 7 tidak ditekan, poros mesin terkunci. Hal

ini memungkinkan penggantian alat-alat kerja di

cekaman mata bor secara cepat, nyaman dan

Bukakan cekaman mata bor yang dikunci dan

dibuka dengan tangan 1 dengan cara

memutarkannya dalam arah n, sampai alat kerja

bisa dipasangkan. Masukkan alat kerja.

Putarkan selubung dari cekaman mata bor yang

dikunci dan dibuka dengan tangan 1 keras-keras

dalam arah o dengan tangan untuk menutupnya,

sampai tidak terdengar bunyi ceklek. Cekaman

mata bor dikuncikan secara otomatis.

Penguncian terbuka lagi, jika untuk

mengeluarkan alat kerja Anda memutarkan

selubung dalam arah yang berlawanan.

f Pakailah sarung tangan pelindung pada

waktu mengganti alat kerja. Cekaman mata

bor bisa menjadi sangat panas jika digunakan

untuk waktu yang lama.

Bukakan cekaman mata bor pakai kunci bergigi

15 dengan cara memutarkannya, sampai alat

kerja bisa dipasangkan. Pasangkan alat kerja.

Masukkan kunci cekaman mata bor 14 ke dalam

lubang-lubang dari cekaman mata bor pakai

kunci bergigi 15 dan kencangkan alat kerja secara

Alat kerja untuk menyekrup (lihat gambar D)

Jika digunakan mata obeng bit 16, gunakan

selalu pemegang mata obeng bit 17. Gunakanlah

hanya mata obeng bit yang cocok pada kepala

Untuk menyekrup, sakelar untuk menyetel

Mengganti cekaman mata bor

f Sebelum mulai dengan pekerjaan pada

perkakas listrik, tariklah steker dari

f Pada perkakas listrik tanpa penguncian

poros, cekaman mata bor harus digantikan

oleh satu Service Center untuk perkakas

listrik dari Bosch yang resmi.

Melepaskan cekaman mata bor (lihat gambar E)

Lepaskan gagang tambahan dan setelkan sakelar

untuk memilih tingkatan putaran 10 pada posisi

tengah antara tingkatan putaran ke 1 dan ke 2.

Masukkan satu pin dari baja dengan diameter

4 mm dan panjang kira-kira 50 mm ke dalam

lubang pada leher poros untuk mengunci

Pasangkan gagang pendek dari satu kunci mur

dalam 18 ke dalam cekaman mata bor yang

dikunci dan dibuka dengan tangan 1.

Letakkan perkakas listrik pada alas yang stabil,

misalnya meja kerja. Pegang perkakas listrik dan

lepaskan cekaman mata bor yang dikunci dan

dibuka dengan tangan 1 dengan cara memutar

kunci mur dalam 18 dalam arah n. Cekaman

mata bor yang dikunci dan dibuka dengan tangan

yang terlalu kencang duduknya dilepaskan deng-

an cara memukul gagang panjang dari kunci mur

dalam 18. Keluarkan kunci mur dalam dari

cekaman mata bor yang dikunci dan dibuka deng-

an tangan dan putarkan cekaman mata bor ini

sampai terlepas sama sekali.

Memasang cekaman mata bor (lihat gambar F)

Cara memasang cekaman mata bor yang dikunci

dan dibuka dengan tangan adalah dalam urutan

terbalik dari cara melepaskannya.

f Setelah cekaman mata bor terpasang,

keluarkan pin baja dari lubang.

Cekaman mata bor harus dikencangkan

dengan momen kunci baut sebesar kira-

an tegangan listrik yang tercantum pada

rakkan selama perkakas listrik tidak

Dengan omsakelar arah putaran 5 Anda bisa

merubah arah putaran dari perkakas listrik. Akan

tetapi ini tidak mungkin jika tombol untuk meng-

hidupkan dan mematikan mesin 7 sedang

Putaran ke kanan: Untuk membor dan memutar

masuk sekrup, dorongkan omsakelar arah

putaran 5 di sebelah kiri ke bawah dan pada

waktu yang sama yang di sebelah kanan ke atas.

Putaran ke kiri: Untuk melepaskan atau memutar

ke luar sekrup dan mur, dorongkan omsakelar

arah putaran 5 di sebelah kiri ke atas dan pada

waktu yang sama yang di sebelah kanan ke

Menyetel macam pekerjaan

Setelkan sakelar untuk menyetel „tanpa

„membor tanpa getaran“.

Setelkan sakelar untuk menyetel „tanpa

„membor dengan getaran“.

Sakelar untuk menyetel „tanpa getaran/dengan

getaran“ 2 terasa mengancing dan bisa

digerakkan juga selama motor perkakas listrik

OBJ_BUCH-129-002.book Page 53 Tuesday, October 23, 2007 2:57 PM1 609 929 M40 | (23.10.07) Bosch Power Tools

54 | Bahasa Indonesia

Memilih tingkatan putaran secara mekanis

f Sakelar untuk memilih tingkatan putaran 10

bisa digerakkan selama pekakas listrik

sedang berhenti atau sedang berjalan. Akan

tetapi jangan melakukannya jika perkakas

listrik sedang dibebankan penuh atau pada

kecepatan putaran maksimal.

Dengan sakelar 10 bisa disetelkan 2 bidang

tingkatan putaran sebelumnya.

Bidang kecepatan putaran rendah;

untuk pekerjaan dengan diameter

mata bor yang besar atau

Bidang kecepatan putaran tinggi;

untuk pekerjaan dengan diameter

mata bor yang kecil.

Jika sakelar untuk memilih tingkatan putaran 10

tidak bisa diputarkan sampai batas, putarkan

sedikit sumbu penggerak dengan mata bor.

Menghidupkan/mematikan perkakas listrik

Untuk menghidupkan, tekan tombol untuk meng-

hidupkan dan mematikan 7 dan tahan tekanan.

Untuk mengunci tombol untuk menghidupkan

dan mematikan 7 yang tertekan, tekan tombol

Untuk mematikan, lepaskan tombol untuk meng-

hidupkan dan mematikan 7 atau jika dikunci

dengan tombol pengunci 9, tekan sebentar

tombol 7 dan lepaskan.

Untuk membatasi terjadinya momen

reaksi-momen reaksi yang

berbahaya, perkakas listrik

dilengkapi dengan kopling

pengaman (Anti-Rotation).

f Jika alat kerja terjepit atau tersangkut, maka

daya penggerak ke sumbu utama terhenti.

Peganglah perkakas listrik selalu dengan

kedua belah tangan dan berdirilah secara

mantap, berhubung dalam hal demikian

terjadi momen yang besar.

f Matikan perkakas listrik dan lepaskan alat

kerja, jika perkakas listrik memblok. Jika

perkakas listrik dengan mata bor yang mem-

blok dihidupkan, terjadi momen reaksi yang

Menyetel kecepatan putaran/banyaknya

getaran (GSB 20-2 RE/GSB 20-2 RCE/

Anda bisa mengatur kecepatan putaran/

banyaknya getaran pada perkakas listrik yang

sedang berjalan tanpa tingkatan, dengan cara

menambah atau mengurangi tekanan pada

tombol untuk menghidupkan dan mematikan 7.

Tekanan yang ringan pada tombol untuk menghi-

dupkan dan mematikan 7 mengakibatkan

kecepatan putaran yang rendah/banyaknya

getaran yang sedikit. Jika tekanan ditambah,

kecepatan putaran/banyaknya getaran

Penyetelan pendahuluan kecepatan

putaran/banyaknya getaran (GSB 20-2 RE)

Dengan roda untuk penyetelan pendahuluan

kecepatan putaran 8, Anda bisa menyetelkan

kecepatan putaran/banyaknya getaran yang

dibutuhkan, juga selama perkakas listrik sedang

Kecepatan putaran/banyaknya getaran yang

dibutuhkan tergantung dari bahan yang

dikerjakan dan macam pekerjaan dan bisa

didapatkan dengan melakukan uji coba

Penyetelan pendahuluan kecepatan putaran

(GSB 20-2 RCE/GSB 20-2 RET)

Dengan roda untuk penyetelan pendahuluan

kecepatan putaran secara elektronika

disetelkan kecepatan putaran/banyaknya

getaran yang dibutuhkan, juga selama perkakas

listrik sedang berjalan.

Kecepatan putaran/banyaknya getaran yang

dibutuhkan tergantung dari bahan yang

dikerjakan dan macam pekerjaan dan bisa

didapatkan dengan melakukan uji coba

(GSB 20-2 RCE/GSB 20-2 RET)

Elektronika penetap putaran membuat

kecepatan putaran dan banyaknya getaran yang

disetelkan sebelumnya antara putaran tanpa

beban dan di bawah beban hampir konstan.

Pembatasan momen putar/penyetelan

pendahuluan kecepatan putaran secara

elektronika (Torque Control) (GSB 20-2 RET)

Untuk membor dengan kecepatan

putaran yang disetelkan

sebelumnya, setelkan sakelar 4 pada

simbol „membor“. Dengan roda 3

bisa disetelkan sebelumnya

kecepatan putaran yang dibutuhkan,

juga selama perkakas listrik sedang

Untuk menyekrup dengan

pembatasan momen putar, setelkan

sakelar 4 pada simbol „menyekrup“.

Dengan roda 3 momen putar yang

berpengaruh pada poros mesin bisa

disetelkan tanpa tingkatan selama

I=momen putar rendah, III=momen putar tinggi.

Kecepatan putaran maksimal disesuaikan secara

otomatis pada momen putar yang disetelkan.

Jika selama penyekrupan, momen putar yang

disetelkan sebelumnya sudah tercapai, perkakas

listrik berhenti; alat kerja tidak memutar lagi. Jika

perkakas listrik setelah itu tidak dibebani dan

tombol untuk menghidupkan dan mematikan

mesin 7 masih ditekan, alat kerja berdasarkan

alasan keselamatan kerja berputar pada

kecepatan putaran yang sangat rendah.

Setelah tekanan pada tombol untuk menghidup-

kan dan mematikan mesin 7 dilepaskan sebentar,

sekrup berikutnya bisa dikencangkan dengan

momen putar yang sama.

Untuk menyekrup tanpa

pembatasan momen putar, putarkan

roda 3 ke kanan sampai batas. Penye-

telan ini perlu jika momen putar pada

posisi III tidak cukup.

Petunjuk-petunjuk untuk pemakaian

f Pasangkan perkakas listrik pada mur/sekrup

hanya jika perkakas listrik dalam keadaan

mati. Alat kerja-alat kerja yang berputar bisa

Setelah perkakas listrik digunakan untuk waktu

yang lama dengan kecepatan putaran yang

rendah, perkakas listrik didinginkan dengan cara

membiarkan perkakas listrik berputar tanpa

beban pada kecepatan putaran maksimum kira-

kira selama 3 menit.

Untuk membor batu ubin/tegel, setelkan sakelar

2 pada simbol „membor“ (tanpa getaran). Baru

setelah ubin tembus, sakelar disetelkan pada

simbol „membor dengan getaran“ dan lanjutkan

perkerjaan dengan getaran.

Jika mengerjakan beton, batu-batuan dan

tembok, pakailah mata bor baja intan.

Untuk pemboran dalam logam, gunakanlah hanya

mata bor HSS (HSS = High Speed Steel, baja

cepat) yang mulus dan telah diasah. Mutu ini di-

penuhi oleh program aksesori dari Bosch.

Dengan alat pengasah mata bor (aksesori), Anda

bisa mengasah mata bor spiral dengan garis teng-

ah 2,5–10 mm tanpa kesulitan.

Permukaan gagang lembut 6 (Softgrip) membuat

supaya pegangan lebih mantap dan dengan

demikian meningkatkan kecekatan dalam

pemakaian perkakas listrik ini.

Selain itu lapisan karet mengurangi vibrasi yang

OBJ_BUCH-129-002.book Page 55 Tuesday, October 23, 2007 2:57 PM1 609 929 M40 | (23.10.07) Bosch Power Tools 56 | Bahasa Indonesia

Rawatan dan kebersihan

f Sebelum mulai dengan pekerjaan pada

perkakas listrik, tariklah steker dari

f Perkakas listrik dan lubang ventilasi harus

selalu dibersihkan supaya perkakas bisa

digunakan dengan baik dan aman.

Jika pada suatu waktu perkakas listrik ini tidak

bisa berjalan meskipun telah diproduksikan dan

diperiksa dengan seksama, maka reparasinya

harus dilakukan oleh Service Center perkakas

listrik Bosch yang resmi.

Jika Anda hendak menanyakan sesuatu atau

memesan suku cadang, sebutkan selalu nomor

model yang terdiri dari 10 angka dan tercantum

pada label tipe pekakas.

Layanan pasca beli dan konsultasi bagi

Layanan pasca beli Bosch menjawab semua

pertanyaan Anda tentang reparasi dan perawatan

serta tentang suku cadang produk ini. Gambar

tiga dimensi dan informasi tentang suku cadang

Tim konsultan Bosch dengan senang hati

membantu Anda pada pembelian, penggunaan

dan penyetelan produk ini dan aksesorinya.

Perkakas listrik, aksesori dan kemasan sebaiknya

didaur ulangkan sesuai dengan upaya untuk

melindungi lingkungan hidup.

Perubahan adalah hak Bosch.

OBJ_BUCH-129-002.book Page 56 Tuesday, October 23, 2007 2:57 PMTiøng Vi·t | 57