GDR 14.4V Professional - 95 BOSCH - Panduan pengguna gratis
Temukan panduan perangkat secara gratis GDR 14.4V Professional BOSCH dalam format PDF.
Pertanyaan pengguna tentang GDR 14.4V Professional BOSCH
0 pertanyaan tentang perangkat ini. Jawab yang Anda tahu atau ajukan milik Anda sendiri.
Ajukan pertanyaan baru tentang perangkat ini
Unduh instruksi untuk 95 dalam format PDF gratis! Temukan panduan Anda GDR 14.4V Professional - BOSCH dan ambil kembali perangkat elektronik Anda. Di halaman ini diterbitkan semua dokumen yang diperlukan untuk penggunaan perangkat Anda. GDR 14.4V Professional merek BOSCH.
PANDUAN PENGGUNA GDR 14.4V Professional BOSCH
id Petunjuk Petunjuk untuk
Penggunaan Orisinal
Petunjuk-Petunjuk untuk Keselamatan Kerja
Petunjuk-Petunjuk Umum untuk Perkakas Listrik
PERHATIKANLAH
Bacalah semua petunjuk-petunjuk
untuk keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk untuk penggunaan. Kesalahan dalam menjalankan petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk untuk penggunaan dapat mengakibatkan kontak listrik, kebakaran dan/atau luka-luka yang berat.
Simpanlah semua petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk lainnya untuk penggunaan di masa depan.
Kata „perkakas listrik“ yang disebutkan di dalam petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja adalah sebutan untuk perkakas listrik pakai listrik jaringan (dengan kabel) dan untuk perkakas listrik pakai aki (tanpa kabel listrik).
1) Keselamatan kerja di tempat kerja
a) Jagalah supaya tempat kerja selalu bersih dan terang. Tempat kerja yang tidak rapi atau tidak terang dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan.
b) Janganlah menggunakan perkakas listrik di tempat di mana dapat terjadi ledakan, di mana ada cairan, gas atau debu yang mudah terbakar. Perkakas listrik dapat memancarkan bunga api yang lalu mengakibatkan debu atau uap terbakar.
c) Selama menggunakan perkakas listrik, jauhkan anak-anak dan orang-orang lain dari tempat kerja. Jika konsentrasi terganggu, bisa jadi Anda tidak bisa mengendalikan perkakas listrik tersebut.
2) Keamanan listrik
a) Steker dari perkakas listrik harus cocok pada stopkontak. Janganlah sekali-kali merubah steker. Janganlah menggunakan steker perantara bersama dengan perkakas listrik yang mempunyai hubungan arde. Steker yang tidak dirubah dan stopkontak yang cocok mengurangi bahaya terjadinya kontak listrik.
b) Jagalah supaya badan Anda tidak bersentuhan dengan permukaan yang mempunyai hubungan arde, misalnya pipa-pipa, radiator pemanas ruangan, kompor listrik dan lemari es. Ada risiko besar terjadi kontak listrik, jika badan Anda mempunyai hubungan arde.
c) Jagalah supaya perkakas listrik tidak kena hujan atau menjadi basah. Air yang masuk ke dalam perkakas listrik menambah risiko terjadinya kontak listrik.
d) Janganlah menyalah gunakan kabel listrik untuk mengangkat dan menggantungkan perkakas listrik atau untuk menarik steker dari stopkontak. Jagalah supaya kabel listrik tidak kena panas, minyak, pinggiran yang tajam atau bagian-bagian perkakas yang bergerak. Kabel listrik yang rusak atau tersangkut menambah risiko terjadinya kontak listrik.
e) Jika Anda menggunakan perkakas listrik di luar gedung, gunakanlah hanya kabel sambungan yang juga cocok untuk pemakaian di luar gedung. Penggunaan kabel sambungan yang cocok untuk pemakaian di luar gedung mengurangi risiko terjadinya kontak listrik.
f) Jika penggunaan perkakas listrik di tempat yang basah tidak bisa dihindarkan, gunakanlah sakelar pengaman terhadap arus penyimpangan. Penggunaan sakelar pengaman terhadap arus penyimpangan mengurangi risiko terjadinya kontak listrik.
3) Keselamatan kerja
a) Berhati-hatilah selalu, perhatikanlah apa yang Anda kerjakan dan bekerjalah dengan seksama jika menggunakan perkakas listrik. Janganlah menggunakan perkakas listrik, jika Anda capai atau berada di bawah pengaruh narkoba, minuman keras atau obat. Jika Anda sekejap mata saja tidak berhati-hati sewaktu menggunakan perkakas listrik, dapat terjadi luka-luka berat.
42 | Bahasa Indonesia
b) Pakailah pakaian dan sarana pelindung dan pakailah selalu kaca mata pelindung. Dengan memakai pakaian dan sarana pelindung, misalnya kedok anti debu, sepatu tertutup yang tidak licin, helmet pelindung atau pemalut telinga sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan dengan perkakas listrik, bahaya terjadinya luka-luka dapat dikurangi.
c) Jagalah supaya perkakas listrik tidak dihidupkan secara tidak disengaja. Perhatikan bahwa perkakas listrik dalam penyetelan mati, jika steker disambungkan pada pengadaan listrik dan/atau aki, jika perkakas listrik diangkat atau dibawa. Jika selama mengangkat perkakas listrik jari Anda berada pada tombol untuk menghidupkan dan mematikan atau perkakas listrik yang dalam penyetelan hidup disambungkan pada listrik, dapat terjadi kecelakaan.
d) Lepaskan semua perkakas-perkakas penyetelan atau kunci-kunci pas sebelum perkakas listrik dihidupkan. Perkakas atau kunci yang berada di dalam bagian yang berputar dapat mengakibatkan terjadinya luka-luka.
e) Aturkan badan sedemikian sehingga Anda bisa bekerja dengan aman. Berdirilah secara mantap dan jagalah selalu keseimbangan. Dengan demikian Anda bisa mengendalikan perkakas listrik dengan lebih baik, jika terjadi sesuatu dengan tiba-tiba.
f) Pakailah pakaian yang cocok. Janganlah memakai pakaian yang longgar atau perhiasan. Jagalah supaya rambut, pakaian dan sarung tangan tidak masuk dalam bagian-bagian perkakas yang bergerak. Pakaian yang longgar, rambut panjang atau perhiasan dapat tersangkut dalam bagian perkakas yang bergerak.
g) Jika ada kemungkinan untuk memasangkan sarana penghisapan dan penampungan debu, perhatikan bahwa saranasarana ini telah dipasangkan dan digunakan dengan betul. Penggunaan sarana penghisapan bisa mengurangi bahaya yang disebabkan debu.
4) Penggunaan dan penanganan perkakas listrik dengan seksama
a) Janganlah membebankan perkakas listrik terlalu berat. Gunakan selalu perkakas listrik yang cocok untuk pekerjaan yang dilakukan. Dengan perkakas listrik yang cocok Anda bekerja lebih baik dan lebih aman dalam batas-batas kemampuan yang ditentukan.
b) Janganlah menggunakan perkakas listrik yang tombolnya rusak. Perkakas listrik yang tidak bisa dihidupkan atau dimatikan, berbahaya dan harus direparasikan.
c) Tariklah steker dari stopkontak dan/atau keluarkan aki, sebelum Anda melakukan penyetelan pada perkakas listrik, mengganti alat-alat kerja atau sebelum menyimpan perkakas listrik. Tindakan keselamatan kerja ini mengurangi bahaya perkakas listrik hidup secara tidak disengaja.
d) Simpanlah perkakas listrik yang tidak digunakan di luar jangkauan anak-anak. Janganlah mengizinkan orang-orang yang tidak mengenal perkakas listrik ini atau yang belum membaca petunjuk-petunjuk ini, menggunakan perkakas listrik ini. Perkakas listrik bisa menjadi berbahaya, jika digunakan oleh orang-orang yang tidak mengenalnya.
e) Rawatlah perkakas listrik dengan seksama. Periksalah, apakah bagian-baglan perkakas listrik yang bergerak berfungsi dengan baik dan tidak tersangkut, apakah ada bagian-baglan yang patah atau rusak sedemikian, sehingga dapat mempengaruhi jalannya perkakas listrik. Biarkan bagian-bagian perkakas yang rusak direparasikan, sebelum Anda mulai menggunakan perkakas listrik. Banyak kecelakaan terjadi karena perkakas listrik tidak dirawat dengan seksama.
f) Perhatikan supaya alat-alat pemotong selalu tajam dan bersih. Alat-alat pemotong dengan mata-mata pemotong yang tajam dan dirawat dengan seksama tidak mudah tersangkut dan lebih mudah dikendalikan.
g) Gunakanlah semua perkakas listrik, aksesori, alat-alat kerja dsb. sesuai dengan petunjuk-petunjuk. Perhatikan syarat-syarat kerja dan macam pekerjaan yang dilakukan. Penggunaan perkakas listrik untuk macam pekerjaan yang tidak cocok dengan kegunaannya bisa mengakibatkan keadaan yang berbahaya.
5) Penanganan dan penggunaan perkakas-perkakas pakai aki dengan seksama
a) Isikan aki hanya dalam alat-alat pencas baterai yang dianjurkan oleh pabrik. Jika suatu alat pencas baterai yang cocok untuk mengisi satu macam aki tertentu, digunakan untuk mengisi aki-aki lainnya, ada bahaya terjadinya kebakaran.
b) Gunakanlah hanya aki-aki yang cocok dan khusus untuk masing-masing perka-kas listrik. Penggunaan aki-aki lain dapat mengakibatkan terjadinya luka-luka dan kebakaran.
c) Jika aki tidak digunakan, jauhkan aki dari klip untuk kertas, uang logam, kunci, paku, sekrup atau benda-benda kecil dari logam lainnya, yang dapat menjembatani kontak-kontak. Korsleting antara kontak-kontak aki dapat mengakibatkan kebakaran atau api.
d) Jika aki tidak digunakan dengan betul, dapat keluar cairan dari aki. Jagalah supaya Anda tidak terkena pada cairan ini. Jika secara tidak disengaja Anda terkena pada cairan ini, cucikan dengan air. Jika cairan tersebut terkena pada mata, selain itu mintakan bantuan dari seorang dokter. Cairan yang keluar dari aki dapat mengakibatkan gangguan pada kulit atau kebakaran.
6) Servis
a) Biarkan perkakas listrik Anda direparasikan hanya oleh orang-orang ahli yang berpengalaman dan hanya dengan menggunakan suku cadang yang asli. Dengan demikian terjamin keselamatan kerja dengan perkakas listrik ini secara sinambung.
Petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja untuk obeng elektro
Peganglah perkakas listrik hanya pada pegangan yang terisolir, jika Anda melakukan pekerjaan di mana sekrupnya bisa terkena pada saluran listrik yang tidak terlihat. Sentuhan sekrup pada kabel yang bertegangan dapat mengakibatkan bagian-bagian logam dari perkakas listrik juga bertegangan dan lalu mengakibatkan kontak listrik.
▶ Usahakan supaya benda yang dikerjakan tidak goyang. Benda yang ditahan dalam alat pemegang atau bais lebih mantap daripada benda yang dipegang dengan tangan.
Sebelum meletakkan perkakas listrik, tunggulah sampai perkakas berhenti memutar. Alat kerja bisa tersangkut dan membuat perkakas listrik tidak bisa dikendalikan.
Janganlah membuka aki. Ada bahaya terjadinya korsleting.

Lindungilah aki terhadap panas, misalnya juga terhadap penyinaran matahari yang lama, api, air dan kelembaban. Ada bahaya terjadinya ledakan.
▶ Gunakanlah hanya aki asli yang bermerek Bosch dengan tegangan yang tercantum pada label tipe perkakas listrik. Jika digunakan aki lainnya, misalnya aki tiruan, aki lama yang diperbarui atau aki yang bermerek lain, bisa terjadi luka-luka serta kerusakan pada benda yang disebabkan oleh aki yang meledak.
44 | Bahasa Indonesia
Penjelasan tentang cara berfungsi

Bacalah semua petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk untuk penggunaan. Kesalahan dalam menjalankan petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk untuk penggunaan dapat mengakibatkan kontak listrik, kebakaran dan/atau luka-luka yang berat. Bukalah halaman lipatan dengan gambar dari perkakas dan biarkan halaman ini terbuka selama Anda membaca petunjuk-petunjuk untuk penggunaan.
Penggunaan perkakas listrik
Perkakas listrik ini cocok untuk memutar masuk dan memutar ke luar sekrup dan baut serta untuk mengencangkan dan mengendorkan mur masing-masing dalam batas-batas ukuran yang ditentukan.
Bagian-bagian pada gambar
Nomor-nomor dari bagian-bagian perkakas pada gambar sesuai dengan gambar perkakas listrik pada halaman bergambar.
1 Pemegang alat kerja
2 Selubung pengunci
3 Mata pengangkat
4 Jepitan tempat menggantungkan*
5 Aki*
6 Tombol pelepas aki
7 Roda bergerigi dengan petanda LED*
8 Omsakelar arah putaran
9 Tombol untuk menghidupkan dan mematikan
10 Pegangan (genggaman terisolir)
11 Mata obeng bit pakai penahan mimis*
12 Pemegang mata obeng bit*
13 Mata obeng bit*
14 Kol dinamo
15 Kap penutup
*Aksesori yang ada pada gambar atau yang dijelaskan, tidak termasuk pasokan standar. Semua aksesori yang ada bisa Anda lihat dalam program aksesori Bosch.
Data teknis
| Obeng elektro dengan getaran pakai aki | GDR 9,6 VProfessional | GDR 12 VProfessional | GDR 14,4 VProfessional | GDR 18 VProfessional | |
| Nomor model | 0 601 909 6.. | 0 601 909 5.. | 0 601 909 4.. | 0 601 909 3.. | |
| Tegangan nominal | V= 9,6 12 14,4 18 | ||||
| Kecepatan putaran tanpa beban | min^-1 | 0 -2800 | 0 -2800 | 0 -2800 | 0 -2800 |
| Banyaknya getaran | min^-1 | 0 -3200 | 0 -3200 | 0 -3200 | 0 -3200 |
| Momen putar maks. penyekrupan ketat menurut ISO 5393 | Nm 105 125 135 155 | ||||
| ∅-sekrup berkepala segi enam | mm M6 - M12 M6 - M14 M6 - M16 M6 - M20 | ||||
| Pemegang alat kerja | 14" Kunci mur dalam | 14" Kunci mur dalam | 14" Kunci mur dalam | 14" Kunci mur dalam | |
| Berat sesuai dengan EPTA-Procedure 01/2003 | kg 1,6 1,8 1,9 2,1 | ||||
Bahasa Indonesia
| Obeng elektro dengan getaran pakai aki GDS 12 V | GDS 14,4 V | GDS 18 V | ||
| Professional | Professional | Professional | ||
| Nomor model | 0 601 909 K.. | 0 601 909 H.. | 0 601 909 F.. | |
| Tegangan nominal | V= 12 14,4 18 | |||
| Kecepatan putaran tanpa beban | min^-1 | 0 - 2 8 0 0 | 0 -2800 0 | -2800 |
| Banyaknya getaran | min^-1 | 0 - 3 2 0 0 | 0 -3200 0 | -3200 |
| Momen putar maks. penyekrupan ketat menurut ISO 5393 | Nm 175 200 220 | |||
| ∅-sekrup berkepala segi enam | mm | M6 - M14 | M6 - M16 | M6 - M20 |
| Pemegang alat kerja | ■ 12" | ■ 12" | ■ 12" | |
| Berat sesuai dengan EPTA-Procedure 01/2003 | kg | 1,8 | 1,9 | 2,2 |
Perhatikanlah nomor model perkakas listrik Anda yang tercantum pada label tipe mesin. Nama dagang dari beberapa perkakas listrik bisa berbeda.
Cara memasang
Cara mengisi aki
Aki yang baru atau aki yang sudah lama tidak dipakai baru setelah kira-kira 5 kali diisi-dipakai mencapai dayanya yang maksimal.
Untuk mengeluarkan aki 5 tekan tombol pelepas aki 6 dan tariklah aki ke bawah supaya ke luar dari perkakas listrik. Janganlah melakukannya dengan paksaan.
Aki dilengkapi dengan penjaga suhu NTC yang memungkinkan pengisian aki hanya pada tingkatan suhu antara 0 °C dan 45 °C. Ini membuat aki tahan lama.
Jika setelah diisi waktu pemakaian aki semakin pendek, ini petanda bahwa aki sudah aus dan harus diganti.
Perhatikanlah petunjuk-petunjuk untuk membuang.
Mengganti alat kerja (lihat gambar A)
Sebelum melakukan semua pekerjaan pada perkakas listrik (misalnya merawat, mengganti alat kerja dsb.) serta selama mentranspor dan menyimpan perkakas listrik, putarkan pengubah arah putaran ke kedudukan tengah. Jika tombol untuk menghidupkan dan mematikan mesin digerakkan tanpa sengaja, bisa terjadi luka-luka.
GDR 9,6 V/GDR 12 V/GDR 14,4 V/GDR 18 V: Memasang alat kerja
Tariklah selubung pengunci 2 ke depan, dorongkan alat kerja sampai batas ke dalam pemegang alat kerja 1 dan lepaskan kembali selubung pengunci 2 untuk mengancing alat kerja.
Gunakanlah hanya mata obeng bit pakai penahan mimis 11 (DIN 3126-E6.3). Mata obeng bit lainnya 13 bisa digunakan dengan memasangkannya pada pemegang mata obeng bit pakai penahan misis 12.
Tariklah selubung pengunci 2 ke depan dan keluarkan alat kerja.
GDS 12 V/GDS 14,4 V/GDS 18 V:
▶ Pada waktu memasang alat kerja, perhatikanlah bahwa alat kerja duduk secara mantap pada pemegang alat kerja. Jika alat kerja tidak dipasangkan secara mantap pada pemegang alat kerja, alat kerja bisa terlepas dan tidak bisa dikendalikan lagi.
Dorongkan alat kerja pada segi empat dari pemegang alat kerja 1.
46 | Bahasa Indonesia
Penggunaan
Cara berfungsi
Pemegang alat kerja 1 dan alat kerjanya dikerahkan oleh motor elektro yang dilengkapi dengan transmisi dan alat penggetar.
Kejadian pelaksanaan terdiri dari dua tahap: memutar dan mengunci (alat penggetar beraksi).
Alat penggetar mulai beraksi setelah sekrup mulai terkunci dan motor dibebani. Dengan demikian alat penggetar mengubah daya motor menjadi getaran putar yang berkekuatan sama. Pada waktu memutar keluar sekrup, fungsinya seperti ini tetapi dalam urutan terbalik.
Cara penggunaan
Memasang aki
▶ Gunakanlah hanya aki O-pack asli merek Bosch dengan tegangan yang tercantum pada label tipe perkakas listrik Anda.
Penggunaan aki lainnya bisa mengakibatkan terjadinya luka-luka dan kebakaran.
Setelkan omsakelar arah putaran 8 pada kedudukan tengah supaya perkakas listrik tidak dihidupkan tanpa disengaja. Pasangkan aki 5 yang sudah diisi pada gagang sampai jelas terasa mengancing dan duduk rata pada gagang.
Menyetel arah putaran (lihat gambar B)
Dengan omsakelar arah putaran 8 Anda bisa merubah arah putaran dari perkakas listrik. Akan tetapi ini tidak mungkin jika tombol untuk menghidupkan dan mematikan mesin 9 sedang ditekan.
Arah putaran ke kanan: untuk memutar masuk sekrup dan mengencangkan mur, tekan omsakelar arah putaran 8 ke kiri sampai batas.
Arah putaran ke kiri: untuk melepaskan atau memutar ke luar sekrup dan mur, tekan omsakelar arah putaran 8 ke kanan sampai batas.
Menghidupkan/mematikan perkakas listrik Untuk menghidupkan, tekan tombol untuk menghidupkan dan mematikan 9 dan tahan tekanan.
Untuk mematikan perkakas listrik, lepaskan tombol untuk menghidupkan dan mematikan 9.
Menyetel kecepatan putaran
Anda bisa menyetel kecepatan putaran tanpa tingkatan pada perkakas listrik yang hidup, tergantung dari tekanan pada tombol untuk menghidupkan dan mematikan mesin 9.
Tekanan ringan pada tombol 9 mengakibatkan kecepatan putaran yang rendah. Tekanan yang lebih besar mengakibatkan kecepatan putaran yang lebih tinggi.
Sistem penerangan yang bisa diputar (lihat gambar C)
Di dalam roda bergerigi 7 berada satu sumber penerangan terpadu. Lampunya menjadi aktif, jika roda bergerigi 7 berada pada posisi 1 - 3 dan tombol untuk menghidupkan dan mematikan 9 sedang ditekan.
Anda bisa mengarahkan sinar lampu dengan cara memutarkan roda bergerigi 7 dalam 3 tingkatan, sesuai dengan alat kerja yang digunakan. Pada posisi 1 titik api dari sinar lampu berada kira-kira 20 mm, pada posisi 2 kira-kira 150 mm dan pada posisi 3 kira-kira 500 mm di depan pemegang alat kerja 1. Pada posisi „OFF“ lampu mati menetap.
Petunjuk-petunjuk untuk pemakaian
▶ Pasangkan perkakas listrik pada mur/sekrup hanya jika perkakas listrik dalam keadaan mati. Alat kerja-alat kerja yang berputar bisa meleset.
Momen putar yang tercapai tergantung dari lamanya penggunaan getaran. Momen putar maksimal adalah jumlah hasil momen putarmomen putar setiap pukulan (getaran). Momen putar maksimal tercapai setelah penggunaan getaran selama 6–10 detik. Setelah ini momen putar hampir tidak dapat diperbesar lagi.
Lamanya penggunaan getaran harus diperiksa untuk setiap momen kunci yang diperlukan. Momen kunci yang telah dicapai harus selalu diperiksa dengan kunci momen.
Bahasa Indonesia
Jika dalam uji coba diukur momen putar-momen putar yang tercapai dengan suatu deretan getaran dan dimuatkan dalam diagram, maka hasilnya adalah grafik momen putar yang spesifik. Ketinggian grafik tersebut menggambarkan momen putar maksimum yang tercapai, tanjakan grafik tersebut menggambarkan lamanya waktu hingga tercapai momen tersebut.
Grafik momen putar yang spesifik tergantung dari faktor-faktor sebagai berikut:
- kekerasan baut/mur
- jenis lapisan pada baut (ring pelat, ring pegasus piring, paking)
- kekerasan benda yang akan dihubungkan dengan baut atau sekrup
- keadaan pelumasan pada baut atau sekrup
Berdasarkan hal tersebut penggunaannya adalah sebagai berikut:
- Kedudukan ketat ada pada penyekrupan logam pada logam dengan memakai ring pelat. Setelah waktu penggunaan getaran yang relatif pendek tercapai momen putar maksimal (tanjakan grafik yang tajam). Penggunaan getaran terlalu lama yang tidak diperlukan malah merusakkan mesin.
- Kedudukan pegas ada pada penyekrupan logam pada logam yang memakai ring fer, ring pegas piring, baut stud atau baut-baut/mur-mur dengan kedudukan yang tirus serta jika digunakan baut-baut penyambung.
- Kedudukan lunak ada pada penyekrupan misalnya logam pada kayu atau jika dipakai ring-ring pelat dari timbel atau bahan paking seperti fiber.
Pedoman momen kunci maksimum pada baut
Nilai dalam Nm, dihitung dari penampang lintang; menggunakan 90% dari batas renggang (pada faktor gesekan _jumlah = 0,12 ). Untuk mengontrol, periksalah selalu momen kunci dengan kunci momen.
| Kelas daya tahan menurut norma DIN 267 | Baut-baut dengan daya tahan standar Baut-baut dengan | ||||||||||
| daya tahan yang amat tinggi | |||||||||||
| 3.6 | 4.6 | 5.6 | 4.8 | 6.6 | 5.8 | 6.8 | 6.9 | 8.8 | 10.9 | 12.9 | |
| M 6 | 2.71 | 3.61 | 4.52 | 4.8 | 5.42 | 6.02 | 7.22 | 8.13 | 9.7 | 13.6 | 16.2 |
| M 8 | 6.57 | 8.7 | 11 | 11.6 | 13.1 | 14.6 | 17.5 | 19.7 | 23 | 33 | 39 |
| M 10 | 13 17.5 22 23 26 29 35 39 47 65 78 | ||||||||||
| M 12 | 22.6 30 37.6 40 45 50 60 67 80 113 135 | ||||||||||
| M 14 | 36 48 60 65 72 79 95 107 130 180 215 | ||||||||||
| M 16 | 55 73 92 98 110 122 147 165 196 275 330 | ||||||||||
| M 18 | 75 101 126 135 151 168 202 227 270 380 450 | ||||||||||
| M 20 | 107 143 178 190 214 238 286 320 385 540 635 | ||||||||||
Bosch Power Tools 1 609 929 T16 | (23.11.09)
48 | Bahasa Indonesia
Tips
Sebelum memutar masuk sekrup yang besar dan panjang ke dalam bahan yang keras, buatkan dahulu lubang bor dengan diameter inti dari ulir dengan panjang kira-kira ^2/_3 dari panjang sekrup.
Jepitan tempat menggantungkan (lihat gambar D)
Dengan jepitan tempat menggantungkan 4, Anda bisa menggantungkan perkakas listrik, misalnya pada satu tali pengikat. Dengan demikian Anda tidak perlu memegang perkakas listrik dan perkakas listrik tetap berada di dekat Anda.
Jepitan tempat menggantungkan 4 bisa disekrupkan pada kedua sisi dari perkakas listrik. Jepitan tempat menggantungkan 4 terlepas dengan sendirinya, jika Anda menekan kedua tombol. Untuk mencopotkan jepitan tempat menggantungkan 4, lepaskan seluruh pemegangnya dengan cara memutarkan baut pemegang sampai keluar.
Setelah memasangkan jepitan tempat menggantungkan 4, jangan lupa untuk mengencangkan baut pemegang.
Janganlah sekali-kali menggantikan satu kol dinamo saja!
Patokan untuk menggantikan kol dinamo: pada salah satu sisi yang lebih luas dari kol dinamo terlihat satu garis terputus-putus atau garis titik-titik. Jika salah satu kol dinamo aus sampai garis ini, kedua kol dinamo harus segera digantikan untuk melindungi kolektor terhadap kerusakan yang bisa terjadi.
Petunjuk: Gunakanlah hanya kol dinamo yang dipasok oleh Bosch, yang cocok untuk produk Anda.
- Lepaskan kap penutup 15 dengan obeng yang cocok.
- Gantikan kedua kol dinamo 14 yang ditekan oleh fer dan kencangkan kembali kedua kap penutup dengan cara memutarkannya.
Jika pada suatu waktu perkakas listrik ini tidak bisa berjalan meskipun telah diproduksikan dan diperiksa dengan seksama, maka reparasinya harus dilakukan oleh Service Center perkakas listrik Bosch yang resmi.
Jika Anda hendak menanyakan sesuatu atau memesan suku cadang, sebutkan selalu nomor model yang terdiri dari 10 angka dan tercantum pada label tipe pekakas.
Rawatan dan servis
Rawatan dan kebersihan
Sebelum melakukan semua pekerjaan pada perkakas listrik (misalnya merawat, mengganti alat kerja dsb.) serta selama mentranspor dan menyimpan perkakas listrik, putarkan pengubah arah putaran ke kedudukan tengah. Jika tombol untuk menghidupkan dan mematikan mesin digerakkan tanpa sengaja, bisa terjadi luka-luka.
▶ Perkakas listrik dan lubang ventilasi harus selalu dibersihkan supaya perkakas bisa digunakan dengan baik dan aman.
Mengganti kol dinamo (lihat gambar E)
Periksalah panjang dari kol dinamo kira-kira 2 - 3 bulan sekali, dan jika perlu, gantikan kedua kol dinamo.
Layanan pasca beli dan konsultasi bagi pelanggan
Layanan pasca beli Bosch menjawab semua pertanyaan Anda tentang reparasi dan perawatan serta tentang suku cadang produk ini. Gambar tiga dimensi dan informasi tentang suku cadang bisa Anda lihat di:
www.bosch-pt.com
Tim konsultan Bosch dengan senang hati membantu Anda pada pembelian, penggunaan dan penyetelan produk ini dan aksesorinya.
Indonesia
PT. Multi Tehaka
Kawasan Industri Pulogadung
Perkakas listrik, aksesori dan kemasan sebaiknya didaur ulangkan sesuai dengan upaya untuk melindungi lingkungan hidup.
Aki/Baterai:


Ni-Cd: Nikel-Kadmium
Perhatian: Aki-aki ini mengandung kadmium, logam berat yang sangat beracun.
Janganlah membuang aki/baterai ke dalam sampah rumah tangga, ke dalam api atau ke dalam air. Aki/baterai sebaiknya dikumpulkan, didaur ulangkan atau dibuang sesuai dengan upaya untuk melindungi lingkungan hidup.
Perubahan adalah hak Bosch.
50 | Tiếng Việt