C 9SA3 - 11770 HiKOKI - Panduan pengguna gratis
Temukan panduan perangkat secara gratis C 9SA3 HiKOKI dalam format PDF.
Pertanyaan pengguna tentang C 9SA3 HiKOKI
0 pertanyaan tentang perangkat ini. Jawab yang Anda tahu atau ajukan milik Anda sendiri.
Ajukan pertanyaan baru tentang perangkat ini
Unduh instruksi untuk 11770 dalam format PDF gratis! Temukan panduan Anda C 9SA3 - HiKOKI dan ambil kembali perangkat elektronik Anda. Di halaman ini diterbitkan semua dokumen yang diperlukan untuk penggunaan perangkat Anda. C 9SA3 merek HiKOKI.
PANDUAN PENGGUNA C 9SA3 HiKOKI
Bacalah dengan cermat dan pahami petunjuk ini sebelum menggunakan perkakas.
Baca seluruh peringatan keselamatan, instruksi, ilustrasi dan spesifi kasi yang diberikan bersama perkakas daya ini.
Tidak mematuhi seluruh instruksi yang terdaftar berikut ini dapat mengakibatkan sengatan listrik, kebakaran dan/atau cedera serius.
Simpan semua peringatan dan petunjuk untuk rujukan di masa yang akan datang.
Istilah “perkakas listrik” dalam peringatan merujuk pada perkakas listrik yang dioperasikan dengan daya listrik (dengan kabel) atau perkakas listrik yang dioperasikan dengan daya baterai (tanpa kabel).
1) Keselamatan area kerja
a) Jaga agar area kerja tetap bersih dan berpencahayaan cukup.
Area yang berantakan atau gelap dapat mengundang kecelakaan.
b) Jangan operasikan perkakas listrik pada lingkungan yang mudah meledak, seperti di tempat yang memiliki cairan yang mudah terbakar, gas, atau debu.
Perkakas listrik menghasilkan percikan api yang dapat menyalakan debu atau gas.
c) Jauhkan anak-anak dan orang-orang yang ada di sekitar saat mengoperasikan perkakas listrik.
Gangguan dapat mengakibatkan Anda kehilangan kendali.
2) Keselamatan listrik
a) Colokan perkakas listrik harus sama dengan stopkontak. Jangan pernah sama sekali mengubah colokan karena alasan apa pun. Jangan pakai colokan adaptor apa pun dengan perkakas listrik yang dibumikan (diardekan).
Colokan yang tidak dimodifi kasi dan outlet yang cocok akan mengurangi risiko sengatan listrik.
b) Hindari sentuhan tubuh dengan permukaan yang dibumikan atau diardekan, seperti pipa, radiator, kompor dan kulkas.
Risiko sengatan listrik semakin besar jika tubuh Anda dibumikan atau diardekan.
c) Jauhkan perkakas listrik dari hujan atau kondisi basah.
Air yang masuk ke dalam perkakas listrik dapat meningkatkan risiko sengatan listrik.
d) Jangan menyalahgunakan kabel. Jangan pernah sekali-kali memakai kabel untuk mengangkut, menarik, atau melepaskan colokan perkakas listrik.
Jauhkan kabel dari panas, minyak, tepi yang tajam, atau benda-benda yang bergerak.
Kabel yang rusak atau semrawut meningkatkan risiko sengatan listrik.
e) Saat mengoperasikan perkakas listrik di luar ruangan, pakai kabel ekstensi yang sesuai untuk digunakan di luar ruangan.
Penggunaan kabel yang cocok untuk penggunaan di luar ruang mengurangi risiko sengatan listrik.
f) Jika mengoperasikan perkakas listrik di lingkungan yang lembap tidak dapat dihindari, gunakan pasokan listrik yang terlindungi oleh perangkat arus residual (RCD).
Penggunaan RCD mengurangi risiko sengatan listrik.
3) Keselamatan pribadi
a) Tetaplah waspada, lihat apa yang Anda kerjakan, dan gunakan akal sehat saat mengoperasikan perkakas listrik.
Jangan gunakan perkakas listrik saat Anda lelah atau di bawah pengaruh obat-obatan, alkohol, atau pengobatan.
Hilangnya perhatian sesaat saat mengoperasikan perkakas listrik dapat mengakibatkan cedera pribadi yang serius.
b) Penggunaan peralatan pelindung pribadi. Pakai selalu pelindung mata.
Peralatan pelindung seperti masker debu, sepatu keselamatan anti licin, topi proyek, atau pelindung pendengaran yang dipakai untuk kondisi yang sesuai akan mengurangi cedera pribadi.
c) Cegah penyalaan yang tidak diinginkan. Pastikan sakelar berada di posisi mati sebelum menyambungkan ke sumber dan/atau paket baterai, mengangkat atau membawa perkakas.
Membawa perkakas listrik dengan jari pada sakelar atau menyalakan perkakas listrik daya yang sakelarnya masih aktif dapat mengundang kecelakaan.
d) Lepaskan tombol kunci penyesuai atau kunci pas sebelum menyalakan perkakas listrik.
Kunci pas atau kunci yang dibiarkan terpasang pada bagian perkakas listrik yang berputar dapat mengakibatkan cedera pribadi.
e) Jangan menjangkau secara berlebihan. Jaga agar posisi kaki tetap kokoh dan seimbang sepanjang waktu.
Hal ini akan memungkinkan kendali perkakas listrik yang lebih baik jika situasi yang tidak diharapkan terjadi.
f) Berpakaian dengan benar. Jangan memakai pakaian yang longgar atau perhiasan. Jauhkan rambut dan pakaian Anda dari bagian-bagian yang bergerak.
Pakaian yang longgar, perhiasan, atau rambut yang panjang dapat terperangkap dalam bagian-bagian yang bergerak.
g) Jika perangkat untuk mengambil dan mengumpulkan debu disediakan, pastikan perangkat tersebut telah tersambung dan digunakan dengan benar.
Penggunaan alat pengumpul debu dapat mengurangi bahaya terkait debu.
h) Jangan menjadikan kebiasaan dari penggunaan alat secara sering menyebabkan Anda terlena dan mengabaikan prinsip keselamatan alat.
Tindakan yang ceroboh dapat menyebabkan cedera serius dalam sepersekian detik.
4) Penggunaan dan perawatan perkakas listrik
a) Jangan gunakan perkakas listrik secara paksa. Gunakan perkakas listrik yang sesuai untuk penggunaan Anda.
Perkakas listrik yang sesuai akan melakukan fungsinya dengan benar dan lebih aman sesuai dengan kegunaannya.
b) Jangan gunakan perkakas listrik jika sakelar tidak bisa dinyalakan dan dimatikan.
Perkakas listrik mana saja yang sakelarnya rusak tidak dapat dikendalikan dan membahayakan serta harus diperbaiki.
c) Lepaskan colokan dari sumber daya dan/atau lepas pak baterai, jika bisa dilepas, dari perkakas daya sebelum melakukan penyesuaian, mengganti aksesori, atau menyimpan perkakas daya.
Tindakan keselamatan pencegahan seperti itu mengurangi risiko menyalanya perkakas listrik secara tidak sengaja.
d) Simpan perkakas listrik yang tidak dipakai dari jangkauan anak-anak dan jangan izinkan orang yang tidak mengerti penggunaan perkakas listrik atau petunjuk ini untuk mengoperasikan perkakas listrik.
Perkakas listrik berbahaya jika berada di tangan pengguna yang tidak terlatih.
e) Merawat perkakas daya dan aksesoris. Periksa bagian yang tidak selaras atau macet, komponen yang patah, dan kondisi lain apa pun yang dapat memengaruhi pengoperasian perkakas listrik.
Jika rusak, perbaiki perkakas listrik sebelum digunakan.
Banyak kecelakaan terjadi karena perkakas listrik yang tidak dirawat dengan baik.
f) Jaga agar alat pemotong tetap tajam dan bersih. Alat potong yang dirawat dengan baik dengan bilah potong yang tajam kecil kemungkinannya macet dari lebih mudah dikontrol.
g) Gunakan perkakas listrik, aksesori, mata bor dll. sesuai dengan petunjuk ini, dengan mempertimbangkan kondisi kerja dan pekerjaan yang akan dilaksanakan.
Penggunaan perkakas listrik untuk pengoperasian yang berbeda dengan yang diinginkan dapat mengakibatkan situasi berbahaya.
h) Jaga handel dan permukaan pegangan tetap kering, bersih, dan bebas dari oli dan minyak.
Handel dan permukaan pegangan yang licin tidak memungkinkan penanganan dan kontrol alat secara amat pada situasi yang tak terduga.
5) Servis
a) Servislah perkakas listrik Anda oleh teknisi perbaikan yang berkualifi kasi hanya menggunakan komponen pengganti yang identik.
Hal ini akan memastikan terjaganya keselamatan penggunaan perkakas listrik.
TINDAKAN PENCEGAHAN
Jauhkan anak-anak dan orang yang tidak terkait.
Saat tidak dipakai, alat harus disimpan di luar jangkauan anak-anak dan orang yang tidak terkait.
INSTRUKSI KESELAMATAN UNTUK SEMUA GERGAJI
PROSEDUR PEMOTONGAN
a) ⚠ BAHAYA: Jauhkan tangan Anda dari bidang pemotongan dan bilah. Pertahankan tangan Anda pada handel tambahan, atau rumah motor.
Jika kedua tangan memegang gergaji, maka tidak akan terpotong oleh bilah.
b) Jangan menjangkau bagian bawah benda kerja.
Pelindung tidak dapat melindungi Anda dari bilah di bawah benda kerja.
c) Setel kedalaman pemotongan dengan kedalaman benda kerja.
Kurang dari seluruh mata bilah harus terlihat di bawah benda kerja.
d) Jangan pernah memegang benda kerja dengan tangan atau melewati kaki Anda. Amankan benda kerja pada platform yang stabil.
Penting sekali menyangga pekerjaan dengan benar untuk meminimalkan paparan tubuh, pengikatan bilah, atau kehilangan kendali.
e) Pegang perkakas daya dengan permukaan genggam yang terisolasi ketika melakukan pengoperasian ketika alat pemotong dapat bersentuhan dengan kabel tersembunyi atau kabelnya sendiri.
Bersentuhan dengan kabel "beraliran listrik" dapat membuat bagian logam perkakas listrik yang terbuka menjadi "beraliran listrik" dan operator tersengat listrik.
f) Ketika melakukan pencabikan, selalu gunakan pagar pencabikan atau pemandu tepi lurus.
Ini akan meningkatkan akurasi pemotongan dan mengurangi peluang pengikatan bilah.
g) Selalu gunakan bilah dengan ukuran dan bentuk lubang punjung yang sama (wajik lawan bundar).
h) Jangan pernah menggunakan cincin atau baut bilah yang rusak atau tidak pas.
Cincin dan baut bilah dirancang secara khusus untuk gergaji Anda sehingga memberikan kinerja yang optimal dan pengoperasian yang aman.
Penyebab bantingan dan peringatan terkait
- bantingan adalah reaksi tiba-tiba pada bilah yang terjepit, macet atau tidak sejajar, yang menyebabkan bilah tidak terkendali dan terangkat dan keluar dari benda kerja menuju operator;
- ketika bilah terjepit atau macet oleh garitan yang menutup, bilah akan berhenti dan reaksi motor akan mendorong unit dengan cepat kembali ke arah operator;
- jika bilah terbelit atau tidak sejajar dalam potongan, gigi gergaji dapat menembus permukaan bagian atas kayu sehingga menyebabkan gergaji naik keluar garitan dan melompat balik menuju operator.
Bantingan adalah akibat dari kesalahan penggunaan gergaji dan/atau prosedur atau kondisi pengoperasian yang salah dan dapat dihindari dengan melakukan tindakan pencegahan sebagai berikut.
a) Pertahankan genggaman yang kuat menggunakan dua tangan pada gergaji dan posisikan lengan Anda untuk menahan kekuatan bantingan.
Posisikan tubuh Anda ke salah satu sisi bilah, tetapi jangan sejajar dengan bilah.
Bantingan dapat menyebabkan bilah melompat ke belakang, tetapi kekuatan bantingan dapat dikendalikan oleh operator, jika tindakan pencegahan yang benar telah dilakukan.
b) Ketika bilah terikat atau ketika menghentikan pemotongan karena sebab apa pun, lepaskan pemicu dan pegang gergaji tanpa bergerak pada bahan sampai bilah benar-benar berhenti.
Jangan mencoba melepas bilah dari benda kerja atau menarik bilah ke belakang ketika bilah sedang bergerak atau akan dapat menyebabkan terjadi bantingan.
Periksa dan lakukan tindakan perbaikan untuk menghilangkan penyebab terikatnya bilah.
c) Ketika menyalakan ulang bilah pada benda kerja, tengahkan bilah gergaji pada garitan sehingga gigi gergaji tidak menyentuh bahan.
Jika bilah gergaji terikat, maka akan naik atau membanting dari benda kerja ketika gergaji dinyalakan ulang.
d) Gunakan penyangga pada panel besar untuk mengurangi risiko bilah terikat dan bantingan.
Panel besar cenderung melengkung akibat bebannya sendiri.
Penyangga harus dipasang di bawah panel pada kedua sisi, di dekat garis pemotongan dan di tepi panel.
e) Jangan gunakan bilah yang tumpul atau rusak. Bilah yang tidak tajam atau tidak diset dengan benar akan menghasilkan garitan sempit sehingga menyebabkan gesekan yang berlebihan, pengikatan bilah dan bantingan.
f) Kedalaman bilah dan tuas pengunci penyetelan kemiringan harus dikencangkan dan diamankan sebelum melakukan pemotongan.
Jika penyetelan bilah bergeser ketika sedang melakukan pemotongan, makan akan menyebabkan pengikatan dan bantingan.
g) Hati-hati ketika menggergaji pada tembok atau daerah tak terlihat lainnya.
Bilah yang menonjol dapat memotong benda yang dapat menyebabkan bantingan.
Fungsi penahan bawah
a) Periksa pelindung bagian bawah apakah sudah ditutup setelah setiap kali digunakan. Jangan mengoperasikan gergaji jika pelindung bawah tidak bebas bergerak dan menutup dengan benar. Jangan menjepit atau mengikat pelindung bawah pada posisi terbuka.
Jika gergaji terjatuh secara tidak disengaja, pelindung bawah bisa bengkok.
Naikkan pelindung bawah dengan handel tarik dan pastikan bisa bergerak bebas dan tidak menyentuh bilah atau bagian apa pun darinya, di semua sudut dan kedalaman pemotongan.
b) Periksa pengoperasian pegas pelindung bawah. Jika pelindung dan pegas tidak dapat beroperasi dengan benar, maka harus diservis terlebih dulu sebelum digunakan.
Pelindung bawah mungkin beroperasi secara lamban karena ada bagian yang rusak, endapan yang lengket atau mengumpulnya serpihan.
c) Pelindung bawah harus ditarik secara manual hanya untuk potongan khusus seperti "potongan tembus" dan "potongan majemuk". Angkat pelindung bawah dengan menarik handel dan segera setelah bilah masuk ke bahan, pelindung bawah harus dilepas.
Untuk penggergajian lainnya, pelindung bawah harus beroperasi secara otomatis.
Bilah yang tidak terlindungi dan meluncur akan menyebabkan bilah mundur dan memotong semua yang ada di jalurnya. Hati-hati ketika bilah akan berhenti berputar setelah sakelarnya dilepas.
TINDAKAN PENCEGAHAN DALAM PENGGUNAAN GERGAJI BUNDAR
- Hanya gunakan diameter bilah yang ditetapkan pada mesin.
- Jangan menggunakan roda abrasif.
- Jangan gunakan bilah gergaji yang berubah bentuk atau retak.
- Jangan gunakan bilah gergaji yang terbuat dari logam kecepatan tinggi.
- Jangan gunakan bilah gergaji yang tidak sesuai dengan karakteristik yang ditentukan di dalam instruksi ini.
- Jangan menghentikan bilah gergaji dengan tekanan lateral pada cakram.
- Selalu tajamkan bilah gergaji.
- Pastikan pelindung bawah bergerak bebas dan lancar.
- Jangan pernah menggunakan gergaji bundar dengan pelindung bawahnya terkunci pada posisi terbuka.
- Pastikan mekanisme penarik pada sistem pelindung dapat beroperasi dengan benar.
- Jangan mengoperasikan gergaji bundar dengan bilah gergaji yang bengkok ke atas atau ke samping.
- Pastikan bahwa bahan kerja bebas dari benda asing seperti paku.
- Untuk omdel C9SA3, bilah gergaji berukuran 235 mm.
- Lepas colokan dari stopkontak sebelum melakukan penyetelan, servis atau pemeliharaan.
- Jangan menggunakan alat hanya dengan fungsi penipunya. (Gbr. 2)
SPESIFIKASI
| Model | C9SA3 | |
| Voltase (menurut wilayah)* | (110 V, 220 V, 230 V, 240 V) ~ | |
| Kedalaman pemotongan | 90° | 86 mm |
| 45° | 65 mm | |
| Daya input * | 1670 W (110 V), 2000 W (220 – 240 V) | |
| Kecepatan tanpa beban | 5200 /mnt | |
| Berat (tanpa kabel) | 7,0 kg | |
* Pastikan untuk memeriksa pelat nama pada produk karena dapat berubah bergantung wilayahnya.
AKSESORI STANDAR
(1) Bilah Gergaji (Dia. 235 mm)....1
(2) Kunci pemutar Segi enam....1
(3) Pemandu 1
(4) Baut kupu-kupu....1
(5) Pegas pengunci 1
(6) Tuas (tipe pendek) ....1
(7) Pengumpul debu....1
(8) Handel Sisi....1
(9) Sekrup (M6×20)....2
Aksesori standar dapat berubah tanpa pemberitahuan.
PENGGUNAAN
Memotong berbagai macam jenis kayu.
SEBELUM PENGGUNAAN
1. Sumber listrik
Pastikan bahwa sumber listrik yang akan digunakan mematuhi persyaratan daya yang ditetapkan pada pelat nama produk.
2. Sakelar daya
Remas sakelar pelatuk untuk memulai gergaji dan lepaskan pelatuk untuk menghentikannya.
Menarik pelatuk maksimal dan menekan tombol On-Lock akan mengunci pelatuk, dan memungkinkan pengoperasian kontinu gergaji.
Sebelum alat dicolokkan ke stopkontak, pastikan saklar daya pada posisi OFF. Jika colokan dihubungkan ke stopkontak saat tombol sakelar dalam posisi HIDUP, perkakas listrik akan segera menyala dan bisa mengakibatkan cedera serius.
3. Kabel ekstensi
Ketika area kerja jauh dari sumber listrik.
Gunakan kabel ekstensi dengan ketebalan yang cukup dan kapasitas yang sesuai. Kabel ekstensi harus dibuat sependek mungkin.
4. Menyiapkan bangku kerja dari kayu (Gbr. 3)
Karena bilah gergaji akan memanjang melebihi permukaan bawah kayu, pasang kayu pada bangku kerja ketika melakukan pemotongan. Jika blok persegi digunakan sebagai bangku kerja, pilih tanah yang rata untuk memastikan bangku kerja benar-benar stabil. Bangku kerja yang tidak stabil akan mengakibatkan pengoperasian yang berbahaya.
5. Ketika menggunakan handel sisi (Gbr. 4)
Pasang handel sisi dengan benar pada dudukan menggunakan dua sekrup (M6 x 20) ketika menggunakan handel sisi.
PERHATIAN
Untuk menghindari kemungkinan kecelakaan, selalu pastikan bahwa bagian kayu yang tersisa setelah pemotongan telah diikat dengan aman atau ditahan pada posisinya.
6. Menggunakan penahan kabel (Gbr. 5)
Dengan menggunakan penahan kabel, kabel dapat dipandu melewati bagian belakang produk seperti ditunjukkan pada gambar.
Jika kabel mengganggu selama pengoperasian, kaitkan ke penahan kabel dan ubah sudutnya.
MENYETEL PERKAKAS DAYA SEBELUM DIGUNAKAN
Seperti ditunjukkan pada Gbr. 6, pegang handel dengan satu tangan sambil mengendurkan knob dengan tangan lainnya.
Kedalaman pemotongan dapat disetel dengan menggerakkan landasan ke posisi yang diiginkan. Dengan cara tersebut, setel kedalaman pemotongan dan kemudian kencangkan lagi knob.
2. Menyetel sudut kemiringan
Seperti ditunjukkan pada Gbr. 7 (A), Gbr. 7 (B) dengan mengendurkan mur kupu-kupu pada meter kemiringan dan mur kupu-kupu pada landasan, bilah gergaji dapat dimiringkan sampai maksimal sudut 45° dari landasan. Setelah selesai penyetelan, pastikan bahwa mur kupu-kupu dan baut kupu-kupu telah dikencangkan.
3. Mengatur pemandu (Gbr. 8)
Posisi pemotongan dapat diatur dengan memindahkan pemandu ke kiri atau kanan setelah melonggarkan baut pemandu. Pemandu bisa dipasang pada sisi kanan atau kiri alat.
4. Menyetel bagian pemandu
Pada gergaji sirkular, dimungkinkan melakukan penyetelan posisi pemasangan bagian pemandu, yang mana bilah gergaji dan garis penanda harus disejajarkan.
Ketika gergaji dikirimkan dari pabrik, bagian lurus pada skala depan pemandu disejajarkan dengan posisi tengah bilah gergaji (Gbr. 9).
Kendurkan sekrup M4 tetap pada bagian pemandu, jika posisi pemasangan salah, lakukan penyetelan posisi seperlunya.
Untuk menggunakan penghisap debu dalam mengumpulkan serbuk gergaji, pasang selang hisap ke penghisap debu yang terpasang pada unit utama menggunakan sekrup M4. Ketika memasang pengumpul debu, selalu pastikan mengganti tuas ke tipe pendek pada saat yang sama (Gbr. 10).
PERHATIAN
Melanjutkan penggunaan tuas yang terpasang pada unit utama sebelum pengiriman dari pabrik akan menyebabkannya terikat pada pengumpul debu dan akan mengganggu pengoperasian penahan bawah.
PROSEDUR PEMOTONGAN
- Pasang landasan pada bahan, lalu sejajarkan garis penanda dan bilah gergaji dengan bagian skala depan pada bagian pemandu di depan landasan (Gbr. 9).
Ketika landasan tidak miring, gunakan potongan besar sebagai pemandu (Gbr. 9, Gbr. 11 (A)).
Ketika landasan miring, gunakan skala depan kecil sebagai pemandu (Gbr. 9, Gbr. 11 (B)).
Sebelum pemotongan, pastikan dulu bahan yang akan Anda potong. Jika bahan yang akan dipotong diperkirakan menghasilkan debu yang berbahaya / beracun, pastikan kantung debu atau sistem pengambilan debu yang sesuai telah dipasang pada outlet debu dengan kencang.
Gunakan masker debu jika ada.
○ Sebelum memulai menggergaji, pastikan bahwa bilah gergaji telah mencapai putaran kecepatan penuh.
Jika bilah gergaji berhenti atau mengeluarkan suara tidak normal ketika dioperasikan, segera matikan sakelar (OFF).
○ Selalu hati-hati agar kabel daya tidak mendekati bilah gergaji yang sedang berputar.
○ Menggunakan gergaji bundar dengan bilah gergaji menghadap ke atas atau samping adalah sangat berbahaya. Penggunaan seperti ini hendaknya dihindari.
○ Ketika memotong bahan, selalu gunakan kaca mata pelindung.
○ Ketika menyelesaikan pekerjaan, cabut colokan dari stopkontak.
MEMASANG DAN MELEPAS BILAH GERGAJI
PERHATIAN
Untuk menghindari cedera serius, pastikan sakelar pada posisi OFF dan sumber daya telah diputus.
1. Melepas bilah gergaji
(1) Atur volume pemotongan pada posisi maksimal, dan letakkan Gergaji Bundar sebagaimana ditunjukkan pada Gbr. 12.
(2) Tekan tuas pengunci, kunci poros, dan lepas baut soket segi enam dengan pemutar kunci segi enam.
(3) Sambil memegang pelindung bawah untuk menjaga pelindung bawah agar tetap terbuka ke penutup gergaji, lepas bilah gergaji.
2. Memasang Bilah Gergaji
(1) Bersihkan seluruh serbuk gergaji yang terkumpul pada poros, baut dan cincin.
(2) Seperti ditunjukkan pada Gbr. 13, sisi ring (A) dengan bagian tengah diameter yang sama dengan diameter bagian dalam bilah gergaji dan sisi cekung ring (B) harus dipasang ke sisi bilah gergaji..
(3) Untuk memastikan arah rotasi bilah gergaji yang benar, arah anak panah pada bilah gergaji harus sama dengan arah anak panah ada tutup gergaji.
(4) Menggunakan jari, kencangkan baut soket segi enam yang menahan bilah gergaji sekencang mungkin.
Lalu tekan tuas pengunci, kunci poros, dan kencangkan baut seluruhnya.
PERHATIAN
Setelah memasang bilah gergaji, pastikan lagi bahwa tuas pengunci telah dipasang dengan aman pada posisi yang dianjurkan.
Karena penggunaan bilah gergaji yang tumpul dapat mengurangi efi siensi dan menyebabkan kerusakan pada motor, tajamkan atau ganti bilah gergaji segera setelah terlihat adanya abrasi.
2. Memeriksa sekrup pemasang
Periksa secara rutin sekrup pemasang dan pastikan sekrup terpasang erat. Jika ada sekrup yang longgar, segera eratkan kembali. Tidak dapat melakukan hal ini dapat mengakibatkan risiko bahaya yang serius.
3. Memeriksa sikat karbon (Gbr. 14).
Motor menggunakan sikat karbon yang merupakan barang habis pakai. Karena sikat karbon yang terlalu aus dapat menyebabkan masalah pada motor, ganti sikat karbon dengan yang baru yang mempunyai no. sikat karbon yang sama yang ditunjukkan pada gambar ketika telah menjadi aus atau mendekati "batas keausan". Selain itu, selalu jaga agar sikat karbon tetap bersih dan pastikan bisa bergeser secara bebas di dalam penyangga sikat.
PERHATIAN
Ketika mengganti sikat karbon yang baru, selalu gunakan sikat karbon HiKOKI asli dengan nomor yang ditetapkan pada gambar.
Bongkar tutup sikat dengan obeng minus. Selanjutnya sikat karbon dapat dilepas dengan mudah.
5. Perawatan unit motor
Kumparan motor adalah bagian penting dari alat ini. Hindari kerusakan dan hati-hati tidak mengenakannya dengan minyak pembersih atau air.
Setelah 50 jam penggunaan, bersihkan motor dengan meniupnya lewat lubang ventilasi rumah motor dengan udara kering dari penembak udara atau alat lainnya (Gbr. 16).
Debu atau partikel yang mengumpul pada motor dapat menyebabkan kerusakan.
6. Pemeriksaan dan perawatan penahan bawah
Selalu pastikan penahan bahwa bawah bergerak dengan bebas.
Pada saat terjadi kesalahan, segera perbaiki penahan bawah.
Untuk pembersihan dan perawatan, gunakan penembak udara atau alat lain untuk meniupkan udara bersih di antara penahan bawah dan penutup gir dan juga komponen yang berputar pada penahan bawah dengan udara kering (Gbr. 16).
Melakukan yang seperti ini akan efektif untuk pembersihan serpihan atau partikel lainnya.
Akumulasi serpihan atau partikel lain di sekitar penahan bawah dapat mengakibatkan kesalahan atau kerusakan.
PERINGATAN
Untuk mencegah penghisapan debu atau iritasi mata, gunakan kaca mata pelindung dan masker debu ketika menggunakan penembak udara atau alat lain untuk membersihkan penahan bawah, lubang ventilasi atau komponen lain pada produk.
Pastikan penahan bawah bisa bergerak bebas.
Bagian berputar pada penahan bawah

Gbr. 16
Sudut antara alas dan bilah gergaji telah disetel sampai 90°, namun kedudukan tegak lurus ini bisa berubah karena suatu alasan, dan lakukan penyetelan dengan cara sebagai berikut:
(1) Balikkan alas (Gbr. 15) dan longgarkan baut kupu-kupu (Gbr. 7 (A), Gbr. 7(B)).
(2) Berikan balok persegi pada alas dan bilah gergaji dan putar sekrup set slot dengan obeng, geser posisi alas untuk mengatur sudut yang diinginkan.
8. Daftar komponen servis
A: No. Barang.
B: No. Kode.
C: No. Digunakan
D: Keterangan
PERHATIAN
Perbaikan, modifikasi, dan pemeriksaan Perkakas Listrik HiKOKI harus dilakukan oleh Pusat Servis Resmi HiKOKI.
Daftar Komponen ini akan membantu jika diserahkan bersama perkakas ke Pusat Servis Resmi HiKOKI ketika meminta perbaikan atau pemeliharaan lainnya.
Saat mengoperasikan dan memelihara perkakas listrik, peraturan dan standar keselamatan yang ditetapkan di setiap negara harus dipatuhi.
MODIFIKASI
Perkakas Listrik HiKOKI disempurnakan dan dimodifi kasi secara terus menerus untuk mengikuti perkembangan teknologi terbaru.
Oleh karena itu, sebagian komponen (mis, nomor kode dan/atau desain) dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
CATATAN
Karena program penelitian dan pengembangan HiKOKI yang terus menerus, spesifikasi di sini dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya.
