WP 600 - 30 Modena - Panduan pengguna gratis
Temukan panduan perangkat secara gratis WP 600 Modena dalam format PDF.
Pertanyaan pengguna tentang WP 600 Modena
0 pertanyaan tentang perangkat ini. Jawab yang Anda tahu atau ajukan milik Anda sendiri.
Ajukan pertanyaan baru tentang perangkat ini
Unduh instruksi untuk 30 dalam format PDF gratis! Temukan panduan Anda WP 600 - Modena dan ambil kembali perangkat elektronik Anda. Di halaman ini diterbitkan semua dokumen yang diperlukan untuk penggunaan perangkat Anda. WP 600 merek Modena.
PANDUAN PENGGUNA WP 600 Modena
Terima kasih atas kepercayaan dan keputusan Anda untuk membeli produk MODENA sebagai bagian dari kebutuhan dan gaya hidup keluarga modern. Keserasian antara desain yang stylish dan teknologi mutakhir yang ada pada setiap produk kami merupakan kombinasi yang elegan untuk menunjang aktifitas sehari-hari rumah tangga Anda.
Buku ini berisi tentang berbagai hal mengenai mesin pencuci piring mulai dari cara penggunaan (how to operate), perawatan (how to maintain), beragam fitur profesional yang dimiliki hingga proses trouble-shooting. Sebagai produsen kebutuhan home appliances yang user friendly, langkah-langkah yang diuraikan dalam buku ini cukup sederhana, jelas dan rinci sehingga memudahkan Anda dalam menggunakan dan memanfaatkannya
Agar produk mesin pencuci piring ini dapat berfungsi normal dalam jangka waktu yang panjang, kami sangat merekomendasikan agar buku ini tidak saja menjadi pegangan Anda sebagai pembeli, namun juga sebagai panduan bagi siapa saja yang menggunakan dan mengoperasikannya sehingga keawetan dan kualitas fungsionalnya lebih tahan lama. Buku ini sangat disarankan untuk mudah dijangkau oleh siapapun yang akan menggunakan mesin pencuci piring
Tersedia pula fasilitas layanan customer care bagi pengguna MODENA yang setia dan juga informasi-informasi penunjang lainnya di situs resmi www.modena.co.id. Silakan menghubungi kontak yang tersedia bila ada hal-hal lain yang ingin ditanyakan berkaitan dengan mesin pencuci piring.
Selamat beraktifitas dan memberikan yang terbaik untuk keluarga Anda.
DAFTAR ISI HLM.
- Kata Pengantar 1
- Bagian 1 : Nama-nama Bagian 3
- Bagian 2 : Instalasi 3
- Bagian 3 : Cara Penggunaan 6
- Bagian 4 : Pemeliharaan 16
- Bagian 5 : Tindakan Pencegahan 18
- Bagian 6 : Masalah & Solusinya 20
- Bagian 7 : Spesifikasi 22
Bagian 1 : Nama-nama Bagian
WP 600

text_image
1 2 3 4 5 6 7 8 9\* Tampak Depan
- Rak garpu
- Lengan semprotan
- Keranjang bagian bawah
- Tempat garam / pelembut air
- Dispenser detergen
- Dipsenser rinse aid
- Keranjang peralatan makanan
- Keranjang bagian atas
- Penyangga gelas
* Fitur dan kelengkapan tergantung pada tipe produk
Bagian 2 : Instalasi

Bacalah buku petunjuk secara seksama : Buku ini berisi keterangan yang telah disediakan demi keamanan anda. Anda HARUS membacanya dengan teliti sebelum memasang atau menggunakan alat ini.

Pada saat memindahkan unit, selalu pastikan pada posisi tegak, jika benar-benar terpaksa usahakan memindahkan pada posisi miring ke bagian belakang.
Penempatan dan pengencangan (leveling)
- Periksa unit anda akan adanya kerusakan karena pengangkutan. Jangan pernah menyambungkan mesin yang rusak. Jika unit rusak, hubungi sentra service Modena.
- Periksa bahwa unit dipasang sehingga sisi-sisinya atau bagian panel belakang menempel pada lemari yang berdekatan atau bahkan dengan dinding. Alat ini juga bisa dipasang pada bagian bawah meja dapur tunggal.
- Pasang unit pada lantai yang kokoh dan rata. Jika lantai tidak rata, kaki depan unit dapat diatur ketinggiannya sampai unit stabil (kemiringan unit tidak boleh lebih dari 2 derajat). Jika unit telah diatur secara benar, unit akan lebih stabil dan mengurangi kemungkinan berpindahnya unit karena getaran.
Menghubungkan sumber air dan listrik

Menghubungkan dengan sumber air dan sumber listrik harus dilakukan oleh teknisi yang memenuhi syarat.

Pastikan unit tidak dipasang diatas selang air atau kabel listrik.

Unit harus dihubungkan dengan sumber air menggunakan pipa baru. Jangan menggunakan pipa bekas.
Menghubungkan selang air masuk

Hubungkan selang air dingin dengan ke ulir penyambung (3/4 inch) dan pastikan terpasang dengan benar dan kencang. Jika saluran air masih baru atau tidak digunakan dalam kurun waktu yang lama, maka nayalakan air terlebih dahulu agar saluran menjadi bersih, hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya penyumbatan dan kerusakan pada unit diakibatkan air yang kotor.
Pasang selang pembuangan pada unit ke pipa/saluran pembuangan rumah, pastikan tidak tertekuk atau terjepit.
Jika panjang selang tidak cukup panjang, maka gunakan selang tambahan dengan bahan dan kualitas yang sama. Harus diingat panjang selang tidak boleh lebih dari 4 meter baik dengan sambungan atau tanpa sambungan. Jika selang pembuangan lebih dari 4 meter dapat menyebabkan kurang bersihnya piring dan peralatan makan lainnya yang dicuci. Pastikan selang pembuangan terpasang dengan benara dan kencang pada pipa/saluran pembuangan.
Menghubungkan ke sumber listrik
Sebelum memasang kabel daya ke sumber listrik, pastikan bahwa:
- Stopkontak sudah di ground/earth dengan arus yang sesuai
- Stopkontak bisa menahan beban maksimal dari unit
- Stopkontak sesuai dengan kabel daya unit, jika tidak sesuai hubungi teknisi yang memenuhi syarat untuk menggantinya. Jangan menggunakan penyambung kabel atau stop kontak bersamaan dengan unit lainnya.
- Setelah unit terpasang, kabel listrik dan stop kontak harus mudah diakses.
- Pastikan kabel tidak tertekuk atau terjepit
- Jika kabel daya rusak maka harus diganti dengan kabel yang memiliki kualifikasi yang sama, hubungi teknisi untuk pemasangan, hal ini untuk menghindari bahaya yang dapat ditimbulkan.
- Perusahaan tidak bertanggung jawab atas terjadinya segala bentuk kecelakaan yang diakibatkan karena tidak diikutinya petunjuk ini.
Saran pada saat pemakian pertama kali
Sebelum mengoperasikan unit untuk pertamakalinya, isi tempat garam dengan garam khusus mesin pencuci piring sebanyak 2 Kg (lihat cara pengisian garam dan rinse aid). Adalah hal yang normal jika terjadi sedikit luapan air dan lampu indicator garam terus menyala untuk beberapa siklus setelah pengisian garam.
Menempatkan/memasang Unit
Pasang unit ditempat yang diinginkan. Bagian belakang unit bersandar pada dinding yang ada dibelakangnya, dan bagian sisi-sisinya pada dinding atau lemari didekatnya. Mesin pencuci piring ini dilengkapi dengan selang pemasukan dan pembuangan air yang dapat diposisikan ke kanan atau kekiri untuk memfasilitasi pemasangan pada posisi yang tepat.
Pada saat pemasangan, untuk mengatur ketinggian unit dapat dilakukan dengan cara memutar kaki unit kearah dalam atau luar (kemiringan unit tidak boleh lebih dari 2 derajat)
Catatan: Kaki dapat diaktur dengan ketinggian maksimal 20 mm.
Membuang kelebihan air dari selang
Jika ketinggian sink 1000mm dari lantai, kelebihan air pada selang tidak dapat dibuang langsung ke sink. Air buangan sebaiknya ditampung pada bak atau wadah lainnya yang ditempatkan pada posisi yang lebih rendah dari ketinggian sink.
Pembuangan Air
Sambungkan selang pembuangan air. Selang pembuangan air harus terpasang dengan benar dan kencang untuk mencegah kebocoran. Pastikan bahwa selang air masuk dan keluar tidak terjepit atau tertekuk.
Perpanjangan/sambungan Selang
Jika dibutuhkan perpanjagan selang, pastikan menggunakan selang denga kualitas dan bahan yang sama. Panjang selang tidak boleh lebih dari 4 meter, jika tidak kualitas hasil pencucian akan berkurang.
Saluran Pembuangan
Ketinggian saluran pembuangan minimum 50 cm sampai maksimum 100 cm dari dasar unit. Kencangkan selang pembuangan air menggunakan klip selang.
Memulai Pengoperasian Mesin Pencuci Piring
Sebelum mulai mengoperasikan unit, periksalah hal-hal berikut :
- Unit telah terpasang dengan stabil
- Saluran air telah terbuka
- Tidak ada kebocoran pada sambungan
- Kabel telah terpasang dengan kuat
- Daya listrik sudah pada posisi on
- Selang air masuk dan keluar tidak terjepit atau tertekuk
- Seluruh materi packing sudah dilepaskan dari unit
Bagian 3 : Cara Penggunaan
Panel Kontrol

flowchart
graph LR
A["Power"] --> B["Delay"]
B --> C["Sta/D/Stop"]
C --> D["Incentive"]
D --> E["Normal"]
E --> F["ECO"]
F --> G["Crystal"]
G --> H["Rapid"]
H --> I["Pre-Rings"]
style A fill:#f9f,stroke:#333
style B fill:#ccf,stroke:#333
style C fill:#cfc,stroke:#333
style D fill:#fcc,stroke:#333
style E fill:#cff,stroke:#333
style F fill:#ffc,stroke:#333
style G fill:#cfc,stroke:#333
style H fill:#cfc,stroke:#333
style I fill:#cfc,stroke:#333
-
Tombol Power : Untuk menyalakan atau mematikan mesin.
-
Delay time: Tekan tombol delay time sekali maka waktu tunggu akan aktif selama 3 jam, tekan dua kali untuk mengaktifkan waktu tunggu selama 6 jam, tekan tiga kali waktu tunggu menjadi 9 jam. Tekan sekali lagi untuk membatalkan pilihan fungsi delay time.
-
Tombol Start/Stop : Tekan tombol ini untuk mengaktifkan atau menghentikan mesin pencuci piring, lampu akan menyala ketika mesin mulain aktif.
-
Lampu Indikator Rinse Aid : Jika lampu menyala menandakan kotak rinse aid harus diisi ulang.
-
Lampu Indikator Tempat Garam : Menyala ketika pelembut/garam butuh diisi ulang.
-
Child Lock : Untuk mengunci fungsi mesin pencuci piring/dishwasher yang telah dipilih, tekan dan tahan tombol INTENSIVE & ECO bersamaan kurang lebih selama sedetik. Lampu INTENSIVE & ECO akan menyala. Untuk menghentikan fungsi child lock ulangi langkah diatas sampai lampu INTENSIVE & ECO mati.
-
Tombol Program : Untuk memilih program tekan tombol program sesuai kebutuhan.
PERSIAPAN SEBELUM MENGOPERASIKAN MESIN CUCI PIRING
- Atur pelembut air.
- Isi tempat garam dengan 500 ml air kemudian masukan garam khusus mesin pencuci piring.
- Isi dispenser rinse aid
- Isi dispenser deterjen
A. Pelembut Air
Pelembut air harus diset secara manual, menggunakan tombol pengatur kekerasan air. Pelembut air didesain untuk menghilangkan mineral dan garam dari sumber air, yang dapat menimbulkan efek merugikan dan merusak pada kinerja unit. Semakin tinggi kandungan mineral dan garam, semakin keras air. Atur pelembut sesuai dengan kekerasan di wilayah Anda. Anda bisa menanyakan kekerasan air kepada perusahaan air lokal diwilayah Anda.
Mengatur Konsumsi Garam
Mesin pencuci piring didesain agar jumlah penggunaan garam bisa diatur berdasarkan kekerasan air yang digunakan. Ini bertujuan untuk mengoptimalkan tingkat penggunaan garam, untuk mengatur penggunaan garam dapat mengikuti langkah berikut :

-
Lepaskan tutup dari tempat garam
-
Pada tempat garam terdapat lingkaran dengan tanda panah (lihat pada gambar sebelah), jika diperlukan putar tanda panah berlawanan arah jarum jam dengan tanda " -" sebagai acuan, untuk penyetingar kearah tanda " + ", berdasarkan tingkat kekerasam air yang akan digunakan. Disarankan pengaturan dilakukan berdasarkan skema berikut:
| KEKERASAN/KESADAHAN AIR | Posisi | Konsumsi Air (Gram/Cycle) | Autonomy (cycles/2kgs) | |||
| ^ dH | ^ fH | ^ Clark | Mmol/l | |||
| 0 ~10 | 0 ~17 | 0 ~12.5 | 0 ~1.7 | / | 0 | / |
| 10 ~25 | 17 ~44 | 12.5 ~31.3 | 1.7 ~4.4 | - | 20 | 60 |
| 25 ~ 50 | 44 ~ 89 | 31.3 ~ 62.5 | 4.4 ~ 8.9 | Mid | 40 | 40 |
| >50 | >89 | >62.5 | >8.9 | + | 60 | 25 |
Hubungi perusahaan air lokal untuk informasi mengenai kekerasan/kesadahan air dirumah Anda.
B. Mengisi Garam ke Pelembut/Tempat Garam
Selalu gunakan garam yang diperuntukan untuk mesin pencuci piring.
CATATAN: Jika model mesin pencuci piring anda tidak memiliki fitur ini, langkah berikut bisa diabaikan.
PELEMBUT AIR
Kesadahan/kekerasan air berbeda ditiap tempat. Jika air keras/air sadah digunakan pada mesin pencuci piring, akan menimbulkan endapan pada piring dan peralatan makan lainnya. Unit dilengkapi dengan alat pelembut khusus yang menggunakan garam khusus yang dibuat untuk menghilangkan kapur dan mineral dalam air.
Tempat garam terletak dibawah keranjang bagian bawah, ikuti petunjuk dibawah untuk proses pengisian:
Perhatian !!!
Hanya gunakan garam yang diperuntukan untuk mesin pencuci piring! Jenis garam lainnya yang tidak diperuntukan untuk penggunaan mesin cuci piring, khususnya garam dapur, akan merusak pelembut air. Perusahaan tidak memberikan jaminan garansi, jika terjadi kerusakan apapun yang diakibatkan hal tersebut.
Isi tempat garam dengan garam khusus mesin pencuci piring, sebelum mengoperasikan program pencucian secara komplit dari salah satu program yang ada, hal ini akan mencegah butiran-butiran garam atau air asin yang mungkin telah terpecah, tertinggal didasar mesin untuk waktu yang lama dan dapat menyebabkan karat.
Setelah putaran pertama pencucian lampu kontrol panel mati.

A. Lepaskan keranjang bagian bawah kemudian lepaskan penutup tempat garam dengan cara memutarnya berlawanan arah jarum jam. (1)
B. Jika Anda mengisi tempat garam untuk yang pertama kalinya, isi 2/3 volume dengan air (sekitar 500ml). (2)
C. Pasang corong (ada dalam packing) ke tempat garam dan isikan sekitar 2kg garam. Jika ada sedikit air yang keluar dari tempat garam, hal ini adalah normal.
D. Pasang kembali penutup secara hati-hati.
E. Biasanya, lampu peringatan tempat garam akan mati 2-6 hari setelah tempat garam diisi.
CATATAN:
- Tempat garam harus diisi ketika lampu peringatan tempat garam menyala. Meskipun tempat garam terisi penuh, lampu indikator mungkin tidak mati sebelum garam benar-benar larut. Jika tidak ada lampu indikator tempat garam pada kontol penel (untuk model tertentu), Anda dapat memperkirakan kapan harus mengisi tempat garam/pelembut berdasarkan banyaknya putaran proses yang telah dijalankan (lihat skema konsumsi garam sebelumnya).
- Jika ada tumpahan garam, program soak bisa dijalankan untuk membersihkannya.
C. Mengisi Tempat Rinse Aid
Fungsi rinse aid
Rinse aid otomatis ditambahkan selama proses pembilasan terakhir, memastikan pembilasan dengan teliti dan kering tanpa noda dan lapisan kotoran.
Perhatian!
Gunakan hanya rinse aid bermerek untuk mesin pencuci piring/dishwasher. Jangan pernah mengisi dispenser dengan zat-zat lain (contohnya: agen pembersih mesin pencuci piring/dishwasher, deterjen cair). Ini akan merusak alat.
Waktu pengisian dispenser
Jika tidak ada lampu peringatan pada kontrol panel, Anda dapat memperkirakan jumlah rinse aid berdasarkan warna di kaca indikator level "D" terletak disebelah tutup/lubang. Ketika kotak rinse aid penuh, lubang akan gelap/tertutup. Seiring berkurangnya rinse aid, ukuran titik gelap pada lubang juga mengecil. Pastikan rinse aid tidak pernah kurang dari 1/4 penuh.
Seiring berkurangnya rinse aid, ukuran titik gelap pada lubang indikator rinse aid juga berubah seperti ilustrasi dibawah:

Penuh

^3/_4 Penuh

12 Penuh

14 penuh – harus di isi untuk mengurangi noda

Kosong

text_image
D (Indikator rinse aid)TEMPAT RINSE AID

text_image
1 国营国
- Untuk membuka tempat rinse aid, putar sumbat/tutup searah tanda panah "open" (kiri)
- Tuangkan rinse aid kedalam wadah, hati-hati jangan sampai berlebih.
- Pasang kembali penyumbat/tutup dengan cara menyejajarkan tanda panah "open" dan putar kearah tanda panah "closed" (kanan).
Mesin pencuci piring ini didesain untuk dengan menggunakan rinse aid jenis cairan. Tempat rinse aid terletak di bagian dalam (menempel pada pintu) terletak disebelah tempat deterjen.
Untuk mengisi rinse aid, buka penutup dan tuangkan rinses iad kedalamnya samapai dengan indicator rinse aid berwarna gelap sepenuhnya. Kapasitas tempat rinse aid sekitar 140 ml.
Hati-hati pada saat pengisian rinse aid jangan sampai melebih batas maksimal, karena dapat menyebabkan busa berlebih. Lap rinse aid yang tumpah dengan menggunakan kain yang lembab.
Jangan lupa untuk memasang kembali tutup tempat rinse aid sebelum menutup pintu mesin pencuci piring/dishwasher.
Perhatian !!!
Bersihkan rinse aid yang berceceran pada saat pengisian dengan menggunakan kain penghisap untuk mencegah busa berlebihan pada pencucian berikutnya.
Mengatur Tempat Rinse Aid
Tempat dispenser memiliki enam tingkat pengaturan dosis (posisi 1 dosis minimum, posisi 6 dosis maksimum), selalu mulai pengaturan dosis pada posisi "2", jika masih ada noda dan ada masalah pengeringan, naikan kadar dosis dengan cara memindahkan pengaturan ketingkat "3", jika hasil pencucian belum maksimal maka naikan ke tingkat selanjutnya, sampai tidak ada lagi noda/bercak pada peralatan makan. Disarankan dosis diatur pada tingkat "4".(dosis diatur oleh pabrik di posisi 4)

text_image
5 4 3 2 6 MAXTuas pengatur
CATATAN: Naikkan dosis jika masih terjadi tetesan atau bercak-
bercak pada peralatan makan setelah dicuci. Kurangi jika ada lapisan berwarna putih yang menempel pada peralatan makan atau terlihat lapisan transparan kebiruan pada peralatan yang terbuat dari kaca, atau pada mata pisau.
D. FUNGSI DETERJEN
Detejen berfungsi untuk menghilangkan noda, noda yang mengeras dan mengalirkannya melalaui mesin pencuci piring. Gunakan hanya deterjen yang dirancang khusus untuk penggunaan mesin pencuci piring.
Macam-macam jenis deterjen
Deterjen Konsentrat
Berdasarkan komposisi kimianya, deterjen mesin pencuci piring dibagi kedalam 2 jenis dasar :
- Konvensional, deterjen alkalin dengan komponen kaustik
Penggunaan program cuci “normal” dengan deterjen konsentrat mengurangi polusi dan bagus untuk piring-piring anda; program cuci ini dicocokkan secara khusus dengan sifat penghancuran kotoran pada enzim dalam deterjen konsentrat. Karena alasan tersebut program cuci “normal” dengan menggunakan deterjen konsentrat bisa memperoleh hasil yang sama dengan hasil yang hanya dapat diperoleh dengan menggunakan program “intensive”
Tablet Deterjen
Tablet deterjen dengan merek berbeda larut dalam kecepatan berbeda. Karena itulah beberapa tablet deterjen tidak dapat larut dan menghasilkan daya cuci sepenuhnya saat menjalankan program pendek. Karena itu gunakan program panjang ketika menggunakan tablet deterjen, untuk memastikan penghilangan sisa-sisa deterjen secara menyeluruh.
Jangan meletakkan tablet deterjen dibak atau keranjang alat makan karena akan memberikan hasil cucian yang buruk. Tablet deterjen sebaiknya diletakkan dalam dispenser deterjen.
Tempat Deterjen
Deterjen harus diisi sebelum memulai setiap siklus pencucian sesuai instruksi yang ditunjukan pada tabel pencucian. Mesin pencuci piring ini menggunakan lebih sedikit deterjen dan rinse aid bila
dibandingkan dengan mesin pencuci piring konvensional. Pada umumnya, cukup dengan satu sendok makan deterjen yang dibutuhkan untuk load kapasiats pencucian normal. Untuk tingkat kekotoran yang lebih berat maka dibutuhkan lebih banyak deterjen. Selalu tambahkan deterjen sebelum memulai pencucian, jika tidak akan berakibat hasil tidak bersih dan basah.
Jumlah Deterjen yang Digunakan

- Jika tutup belum terbuka: tekan tombol pembuka. Tutup akan terbuka
- Selalu masukan deterjen sebelum memulai tiap siklus cuci. Hanya gunakan deterjen yang bermutu untuk mesin pencuci piring.

PERINGATAN!
Deterjen mesin pencuci piring bersifat korosif! Jauhkan dari anak-anak.
Hanya gunakan deterjen khusus untuk dishwaser. Pastikan deterjen dalam kondisi kering dan segar. Jangan menaruh detergent kedalam mesin pencuci piring sebelum siap untuk mencuci.
Mengisi deterjen
Isi tempat deterjen dengan deterjen.
Tanda yang ada menunjukan tingkatan dosisi, seperti gambar disebelah.
1). Tempat detergen pencucian utama, "MIN" menunjukan kira-kira 20g deterjen.
2). Tempat menaruh deterjen untuk proses pre-wash, kira-kira 5g deterjen.

Periksa dosis dan cara penyimpanan pada bungkus deterjen.
Tekan penutup sampai terkunci.
Jika peralatan makan sangat kotor, tambahan dosis deterjen pada kotak detergen pre-wash. Deterjen ini akan memberikan pengaruh selama fase pre-wash.
CATATAN:
Informasi mengenai jumlah deterjen proses tunggal akan anda temui pada akhir halaman. Harap diperhatikan bisa terjadi perbedaan tergantung dari tingkat kekotoran dan tingkat kesadahan/kekerasan air.
Perhatikan rekomendasi pabrik pada bungkus deterjen.
Deterjen
Ada 3 Jenis deterjen
- Deterjen dengan fosfat dan dengan klorin
- Deterjen dengan fosfat dan tanpa klorin
- Deterjen tanpa fosfat dan tanpa klorin
Normalnya deterjen bubuk baru tanpa fosfat, sehingga fungsi pelembut air dari fosfat tidak diberikan, pada kasus seperti ini selalu isi garam pada tempatnya biarpun tingkat kesadahan/kekerasan air hanya 6 dH, dan jika pada saat menggunakan deterjen tanpa fosfat tingkat kesadahan/kekerasan air tinggi yang menyebabkan timbulnya bercak putih pada peralatan makan dan gelas, maka masukan lebih banyak deterjen untuk hasil yang lebih baik.
Deterjen tanpa klorin hanya dapat sedikit memutihkan, bercak kuat dan berwarna tidak sepenuhnya hilang, pada kasus seperti ini pilih program dengan temperature yang lebih tinggi.
E. MENGISI KERANJANG MESIN PENCUCI PIRING
Untuk mendapatkan performa terbaik dari mesin pencuci piring ini, ikuti petunjuk pengisian keranjang berikut. Fitur dan tampilan dari keranjang dan tempat alat makan mungkin berbeda tergantung modelnya.
Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum atau sesudah Mengisi Keranjang Mesin Pencuci Piring
- Membuang sisa makanan, melunakan sisa-sisa kerak makanan di panci. Ketika meletakan piring dan alat makan pada mesin pencuci piring, ikuti hal berikut :
A. Piring dan alat makan tidak boleh menghalangi lengan semprot
B. Letakkan benda-benda yang berlubang, seperti gelas, cangkir, panci,dll dengan bagian yang terbuka menghadap bawah sehingga air tidak mengumpul dalam wadah.
C. Piring dan alat-alat yang memiliki cekungan harus ditempatkan secara miring dan tidak boleh diletakkan saling menutupi satu sama lain agar permukaan terkena siraman air.
D. Letakkan benda-benda kecil di keranjang alat makan
2. Benda-benda yang terlalu kecil jangan dicuci menggunakan mesin pencuci piring karena akan mudah jatuh dari keranjang.
3. Benda-benda plastik dan panci dengan lapisan anti lengket memiliki kecenderungan menahan tetesan air, benda-benda ini tidak akan kering sebaik benda-benda porselen atau baja.
4. Jangan menarik keluar keranjang pada saat mesin akan memulai dan atau sedang beroperasi, menggunakan mesin dengan pintu terbuka adalah tindakan berbahaya.
5. Hindari menarik keluar keranjang atas dan bawah secara bersamaan pada saat terisi.
Mengambil peralatan makan
Untuk menghindari keranjang bawah terkena tetesan air dari keranjang atas, kami menyarankan agar mengosongkan keranjang bagian bawah terlebih dahulu.
Mengisi Keranjang Atas
Rak atas dirancang untuk menampung peralatan seperti gelas, cangkir kopi dan teh, lepek, mangkuk salad,mangkuk kecil, dan panci yang dangkal (selama tidak terlalu kotor). Aturlah posisi alat makan dan alat masak sehingga semua permukaan dapat terkena siraman air dan tidak bergerak karena semprotan air.

text_image
Keranjang Atas Masuk A5 A10 B6 C12 B12 A1 A6 B1 C1 B7| Keranjang Atas | |
| Tipe | Item |
| A | Cangkir |
| B | Gelas |
| C | Lepek |
| D | Mangkuk |
| E | Mangkuk |
Mengatur Keranjang Atas
Jika diperlukan, ketinggian keranjang atas besa diatur untuk mendapatkan lebih banyak ruang untuk peralatan yang berukuran besar baik pada keranjang maupun keranjang bawah. Ketinggian keranjang atas diatur dengan cara memasang ketinggian roda yang berbeda pada rel yang tersedia. Benda-benda tajam dan atau panjang seperti pisau daging harus diletakkan secara horizontal dalam keranjang pisau yang dapat dipindah, seperti posisi pada bagian belakang keranjang atas, jadi tidak akan menghalangi putaran dari lengan semprot. Keranjang pisau bisa ditekuk kembali atau dipindahkan ketika tidak digunakan.

Mengisi Keranjang Bawah
Rak bawah dirancang untuk panci bergagang, tutup, piring, mangkuk salad, alat makan, dan lain-lain. Piring dan tutup besar harus diletakkan di sisi keranjang untuk memastikan tidak menghalangi tangan semprot bagian atas.
Panci yang cukup dalam ditempatkan dengan posisi miring agar air dapat mengalir. Kedua deret penyangga belakang pada keranjang bawah dapat dengan mudah direndahkan sehingga anda dapat meletakkan panci dan mangkuk.
Keranjang Bawah

text_image
I₁₂ F F₁₂ ← F F₆ ← F₆ H H₁₂ ← H₁ I₁₁ G I₁₀ ← I₀ F₄ ← F F₁ ← F₁Rak Lipat Pada Keranjang Bawah
Rak lipat terdapat di keranjang bawah, terdiri dari dua bagian yang dibuat untuk memudahkan dalam penempatan barang berukuran besar, seperti panci bergagang, wajan dll. Ikuti petunjuk dibawah untuk melipat dan mengembalikan posisi rak:
- Tariklah keatas sedikit dan biarkan menghadap bawah (lihat gambar).
- Untuk mengembalikan ke posisi tengah, cukup tariklah kembali.

Keranjang/Rak Peralatan Makan
Garpu dan sendok sebaiknya diletakkan di keranjang alat makan yang dapat digerakkan dengan tangkai menghadap bawah dan pisau dengan tangkai menghadap atas. Jika tempat alat makan memiliki keranjang dibagian sisinya, sendok sebaiknya ditempatkan satupersatu pada lubang yang tersedia. Khusus untuk peralatan yang berukuran panjang dengan posisi horizontal dibagian depan keranjang atas.

Untuk mencuci alat makan/piring berikut ini dengan mesin pencuci piring Tidak cocok
- Alat makan dari tangkai kayu, tanduk, tembikar, atau indung mutiara.
- Benda-benda plastik yang tidak tahan panas.
- Alat makan dengan bagian-bagian yang tidak tahan panas.
- Piring-piring/ bagian alat makan yang disimpan.
- Benda-benda dari pewter (campuran timah putih dan timah hitam) dan tembaga.
- Kaca kristal.
- Benda-benda dari baja yang bisa berkarat
- Piring besar dari kayu.
- Benda-benda yang terbuat dari fiber sintesis.
PERINGATAN !!!
Jangan sampai peralatan yang dicuci keluar sampai ke bagaian bawah.
Sedikit cocok
- Beberapa jenis benda yang terbuat dari kaca bisa menjadi buram setelah dicuci berkali-kali.
- Bagian-bagian aluminium dan perak memiliki kecenderungan menghitam selama pencucian.
- Pola-pola berlapis bisa memudar jika sering dicuci.
CATATAN :
- Jangan menaruh peralatan kotor akibat abu rokok, wax lilin, pernis atau cat. Jika membeli peralatan makan pastikan peralatan tersebut dapat dicuci mengguanakan mesin pencuci piring.
CATATAN : Hal-hal dibawah ini penting dilakukan untuk mendapatkan hasil yang baik dan alasan konsumsi energi.
- Jangan melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Unit ini didesain untuk 12 peralatan makan berukuran standar.
- Jangan menggunakan unit ini untuk mencuci peralatan yang tidak bisa dicuci menggunakan mesin pencuci piring.
Sebelum meletakkan piring dalam mesin pencuci piring/dishwasher, anda sebaiknya:
- Membuang sisa makanan.
- Melunakkan sisa-sisa kerak makanan di panci.
- Piring dan alat makan tidak boleh menghalangi lengan semprot.
- Letakkan benda-benda yang berlubang, seperti gelas ,cangkir, panci,dll dengan bagian yang terbuka menghadap bawah sehingga air tidak mengumpul dalam wadah.
- Piring dan alat-alat tidak boleh diletakkan didalam saling menutupi satu sama lain.
- Supaya terhindar dari kerusakan, gelas tidak boleh disentuh.
- Letakkan benda-benda kecil di keranjang alat makan.
- Letakan benda-benda berukuran besar yang susah dibersihakan di keranjang bagian bawah.
- Keranjang bagian atas dirancang untuk benda-benda yang lebih ringan dan mudah dibersihkan seperti gelas, cangkir teh dan cangkir kopi.
Perhatian!
Pisau bermata panjang yang diletakkan dengan posisi tegak bisa berbahaya!
Benda-benda tajam dan atau panjang seperti pisau daging harus diletakkan mendatar di keranjang atas. Hati-hatilah saat memasukkan atau mengeluarkan benda-benda tajam seperti pisau.
Kerusakan gelas dan peralatan makan lainnya
Kemungkinan penyebab :
- Jenis kaca atau proses pabrikasi. Komposisi kimia yang terdapat pada deterjen.
- Temperatur air dan durasi program yang dipilih.
Anjuran :
- Gunakan peralatan gelas atau peralatan makan yang telah ditandai oleh pabrik bahwa produk aman dicuci dengan mesin pencuci piring.
- Gunakan deterjen lembut untuk peralatan makan. Jika perlu lihat informasi penggunaan yang diberikan oleh pabrik deterjen.
- Pilih program dengan temperature yang rendah.
- Untuk mencegah kerusakan, keluarkan gelas atau peralatan makan sesegera mungkin setelah program cuci telah selesai.
Pada akhir program pencucian
Ketika siklus pencucian telah berhenti, buzzer/alarm akan berbunyi sebanyak 6 kali, kemudian berhenti. Matikan unit dengan menekan tombol On/Off, matikan suplai air dan buka pintu mesin. Tunggu beberapa menit sebelum mengeluarkan peralatan makan dengan begitu peralatan makan akan dingin lebih dahulu dan pengeringan akan lebih baik. Piring-piring panas mudah pecah. oleh karena itu biarkan menjadi dingin dahulu sebelum dikeluarkan. Kosongkan dahulu keranjang bawah dan kemudian keranjang atas, hal ini akan menghindarkan tetesan-tetesan air dari keranjang atas menimpa piring-piring di keranjang bawah.
Ketika program cuci telah selesai, anda dianjurkan untuk melepas steker mesin pencucipiring/dishwasher dan matikan kran air.
F. Menjalankan program mencuci
Tabel siklus pencucian
| Program | Keterangan | Siklus | Deterjen Pre/Main | Waktu (min) | Energi (kWh) | Air (L) |
| Intensive | Program pencucian untuk peralatan yang sangat kotor, seperti panci, peralatan dengan tutup, peralatan makan dan peralatan makan dengan noda makanan yang mengering. | Pre-wash Rinse Main wash (60°C) Hot Rinse Drying | 5/25g | 180 | 1.30 | 20 |
| *Normal | Siklus pencucian harian untuk peralatan dengan tingkat kekotoran normal seperti panci, gelas dll. | Pre-wash Rinse Main wash (50°C) Hot Rinse Drying | 5/25g | 172 | 1.03 | 13 |
| Eco | Untuk peralatan dengan kekotoran ringan seperti piring, gelas, mangkuk dan panic yang tidak terlalu kotor. | Pre-wash Main wash (45°C) Hot Rinse Drying | 5/25g | 137 | 0.85 | 17 |
| Crystal | Program pencucian ekonomis dan cepat untuk peralatan yang rentan terhadap suhu tinggi. | Pre-wash Main wash (40°C) Hot Rinse Drying | 5/20g | 124 | 0.80 | 13 |
| Rapid | Pencucian cepat untuk peralatan dengan tingkat kekotoran ringan yang tidak perlu dikeringkan. | Main wash (40°C) Hot Rinse | 15g | 39 | 0.50 | 7 |
| Pre-Rinse | Untuk peralatan makan yang akan dicuci/dibersihkan kemudian | Pre-wash | 11 | 0.01 | 4 |
* Program ini adalah pada saat pengetesan, informasi untuk pengujian komparatif sesuai dengan program sebagai berikut:
- Kapasitas: 12 pengaturan.
- Posisi keranjang atas pada posisi rendah.
- pengaturan Rinse aid pada level 5.
Memulai siklus pencucian
Tarik keluar keranjang bagian bawah dan atas, kemudian tempatkan piring dan peralatan makan lainnya pada keranjang dan masukan kembali keranjang ke dalam mesin.
- Dianjurkan untuk mengisi keranjang bagian bawah terlebih dahulu, kemudian keranjang bagian atas (lihat bagian "MENGISI KERANJANG MESIN PENCUCI PIRING"), isikan deterjen pada tempatnya (lihat bagian "garam, rinse aid dan deterjen").
- Masukan kabel daya ke stop kontak. Suplai daya yang dibutuhkan adalah 220V-240V AC 50 HZ, spesifikasi dari stopkontak adalah 12 A 250 V AC 50HZ. Pastikan suplai air telah dibuka dengan tekanan maksimal. Tutup pintu, tekan tombol ON/OFF, tekan tombol "program" untuk memilih "siklus pencucian". (lihat "Tabel siklus pencucian"). Pastikan pintu telah benar-benar tertutup.
Catatan: Suara "klik" akan terdengar menandakan pintu telah benar-benar tertutup. Ketika siklus pencucian telah berakhir, Anda bisa mematikan unit dengan menekan tombol ON/OFF.
Merubah program
Alasan: Siklus pencucian yang boleh dirubah adalah siklus pencucian yang baru berjalan sebentar. Jika tidak deterjen kemungkinan telah diberikan dan air pencucian telah dikosongkan, jika kasus seperti ini yang terjadi maka deterjen harus diisi ulang (lihat bagian "Pengisian deterjen").
Buka pintu kemudian tekan tombol program pencucian yang saat ini berjalan selama lebih dari 3 detik untuk membatalkan program pencucian, kemudian Anda bisa merubah program yang diinginkan (lihat bagian “memulai siklus pencucian”). Kemudian tutup pintu.
Catatan: Jika Anda membuka mesin ketika program pencucian berjalan, mesin akan berada pada posisi "pause" dan alarm akan berbunyi, display menunjukan E1. Ketika pintu ditutup lagi, mesin akan kembali bekerja setelah 10 detik.
6 lampu program menunujukan keadaan mesin:
a. Semua lampu program mati → kondisi stand by
b. Salah satu lampu program menyala → kondisi siklus pencucian sedang berjalan
c. Salah satu lampu program berkedip → kondisi pause
Catatan: Jika semua lampu mulai redup, itu menunjukan bahwa mesin merusak, sebelum menghubungi sentar serfis, matikan sumber energi dan tutup suplai air terlebih dahulu.
Menambahkan piring atau peralatan makan yang tertinggal
Anda bisa menambahkan piring atau peralatan makan pada mesin pencuci piring sebelum deterjen terbuka.
- Buka pintu sedikit untuk menghentikan proses pencucian.
- Setelah lengan semprot berhenti, pintu baru boleh dibuka secara penuh.
- Masukan piring dan peralatan makan yang tertinggal.
- Tutup pintu, mesin akan kembali bekerja setelah 10 detik.

PERINGATAN!
Bisa berbahaya jika membuka pintu unit pada saat proses mencuci sedang berjalan, karena air panas bisa saja mengenai Anda.
Matikan mesin pencuci piring
Digital display akan menunjukan “- -”, pada saat ini program telah berhenti.
- Matikan mesin pencuci piring dengan menekan tombol ON/OFF.
- Tutup keran air.
Hati-hati pada saat membuka pintu. Uap panas mungkin keluar pada saat pintu dibuka!
- Piring pada kondisi panas sangat rentan pecah. Diamkan piring dan peralatan makan selama 15 menit setelah selesai proses pencucian agar dingin sebelum dikeluarkan dari mesin.
- Sebelum piring dan peralatan makan dikeluarkan dari mesin pencuci piring, buka pintu mesin dan biarkan terbuka sedikit dan tunggu beberapa menit agar piring menjadi dingin dan lebih kering, kemudian keluarkan.
Mengosongkan mesin pencuci piring
Normal jika bagian dalam mesin basah.
Kosongkan keranjang bagian bawah terlebih dahulu dan baru kemudian keranjang bagian atas. Hal ini akan mencegah tetesan air dari keranjang atas ke keranjang bagian bawah.
Bagian 4 : Pemeliharaan
Sistem Penyaringan
Penyaring digunakan untuk mencegah sisamakan dan benda-benda yang bisa masuk kedalam pompa. Kadang-kadang sisa makanan bisa menyumbat penyaring.

text_image
1 2 3Penyaring terdiri dari penyaring kasar, penyaring flat (penyaring utama) dan penyaring mikro (penyaring halus).
- Penyaring Flat
Sisa makanan dan remah-remah tertampung pada penyaring khusus yang ada dibagian bawah lengan semprot bawah.
- Penyaring Kasar
Sisa makanan yang besar seperti tulang dan lainnya yang kemungkinan dapat menyumbat saluran pembuangan akan ditampung pada penyaring kasar.
Untuk melepaskan penyaring kasar tekan dengan pelan tap/pengunci yang ada dibagian atas saringan kemudian angkat keatas.
- Penyaring Mikro
Penyaring mikro menampung kotoran dan sisa makanan dan mencegah kembali ke piring dan peralatan makan lainnya selama proses pencucian.
- Untuk menghindari terjadinya penyumbatan selalu periksa saringan setiap kali selesai mesin digunakan.
- Dengan melepaskan penyaring kasar, Anda dapat melepas sistem filter secara keseluruhan. Buang kotoran yang ada dan bersihkan filter dengan air.

Langkah 1 : Putar penyaring kasar berlawanan arah jarum jam kemudian angkat.
Langkah 2 : Angkat penyaring flat.

Catatan : Untuk melepaskan sistem penyaring mulai langkah diatas dari langkah 1, sedangkan untuk memasang kembali sistem penyaring mulai langkah diatas dari langkah 2 kemudian langkah 1.
Penyaring
Untuk hasil terbaik, penyaring harus bersih. Penyaring berguna untuk menghilankan partikel makanan dari air cucian, yang disirkulasikan kembali pada saat proses pencucian. Untuk alasan tersebut buanglah sisa makanan yang tertampung pada penyaring setiap kali selesai menggunakan mesin dan bersihkan penyaring dibawah kucuran air. Untuk melepaskan penyaring tarik gelas penyaring ke atas.
Secara keseluruhan penyaring harus dibersihkan setidaknya seminggu sekali. Gunakan sikat yang bersih untuk membersihkan filter kasar dan filter mikro. Kemudian pasang kembali seluruh bagian penyaring seperti gambar diatas pada mesin, taruh penyaring pada tempatnya dan tekan kebawah. Jangan menggunkaan mesin pencuci piring tanpa penyaring. Kesalahan pemasangan penyaring dapat mengakibatkan kurang maksimalnya hasil pencucian yang didapat, serta dapat berakibat kerusakan pada peralatan makan yang dicuci.

PERINGATAN!
Jangan pernah menggunakan mesin pencuci piring tanpa penyaring. Ketika membersihkan saringan, jangan mengetukan penyaring pada saat membersihkannya karena penyaring dapat berubah bentuk dan menurunkan performanya.
Membersihkan lengan semprot
Penting untuk membersihkan lengan semprot secara berkala dari kandungan kimia air sadah/keras yang akan menyumbat lengan semprot.
Untuk melepaskan lengan semprot, putar mur searah jarum jam untuk melepaskan pencuci pada bagian atas lengan semprot dan lepaskan lengan semprot. Cuci lengan semprot dengan sabun dan air hangat, gunakan sikat yang lembut untuk membersihkan penyemprotnya. Pasang kembali setelah dibilas.
Merawat Mesin Pencuci Piring
Untuk membersihkan panel kontrol, gunakan kain basah yang halus kemudian lap hingga kering. Untuk membersihkan bagian luar unit, gunakan semir peralatan dengan kualitas yang baik. Jangan gunakan benda tajam, sikat penggosok atau pembersih kasar pada bagian-bagian unit ini.
Membersihkan Pintu
Untuk membersihkan sisi-sisi pintu, gunakan kain lembut yang dibasahi dengan air hangat. Untuk mencegah masuknya air kedalam lubang kunci dan komponen elektrik, jangan menggunakan semprotan pembersih.
Selain itu, jangan menggunakan pembersih yang bersifat abrasive atau sikat penggosok pada permukaan bagian luar karena akan menyebabkan goresan atau meninggalkan bekas.

- Setiap selesai mencuci
Setiap selesai menggunakan mesin, tutup sumber air dan biarkan pintu agak terbuka sehingga kelembaban dan bau terbebas dari dalam mesin.
- Melepaskan kabel daya
Untuk menghindari resiko, sebelum memebersihkan atau melakukan perawatan, selalu lepaskan kabel daya dari stopkontak.
- Seal
Salah satu factor yang menyebabkan timbulnya bau adalah sisa makanan yang terselip/terperangkap di bagaian seal/karet pada pintu, bersihkan seal/karet pada pintu secara berkala.
- Memindahkan mesin pencuci piring
Pada saat memindahkan mesin pastikan dalam posisi tegak, jika terpaksa maka miringkan kearah kebelakang.
- Jangan menggunakan pembersih yang bersifat abrasive atau cairan pelarut.
Untuk membersihkan bagian luar dan bagian karet dari mesin, jangan menggunakan pelarut atau pembersih yang bersifat abrasive. Untuk membersihkan hanya gunakan kain dan air hangat yang dicampur sabun lembut. Untuk menghilangkan noda atau bercak dibagian dalam mesin, gunakan kain yang dibasahi dengan air dan cuka putih, atau gunakan bahan pemebersih khusus mesin pencuci piring.
- Ketika berlibur
Ketika berlibur, disarankan untuk menjalankan proses cuci dengan kondisi mesin kosong dan kemudian lepaskan kabel daya dari stopkontak, tutup sumber air dan biarkan pintu terbuka sedikit. Hal ini untuk menghindari seall tertutup terlalu lama dan timbul bau didalam mesin.

PERHATIAN!
Pemasangan pipa dan peralatan listrik harus dilakukan oleh orang yang profesional

PERINGATAN!

Bahaya Sengatan Listrik! Putuskan hubungan listrik sebelum memasang mesin. Kesalahaan pengerjaan dapat menimbulkan sengatan listrik atau kematian.
Bagian 5 : Tindakan Pencegahan
INFORMASI KESELAMATAN

PERINGATAN!
Ledakan Gas Hidrogen, Pada kondisi tertentu : Gas hydrogen dapat timbul didalam sistem air panas yang tidak digunakan selama dua minggu atau lebih. GAS HIDROGEN adalah gas yang dapat meledak. Jika sistem air panas tidak digunakan selama dua minggu atau lebih, sebelum menggunakan mesin pencuci piring , buka semua saluran keran air panas yang tertutup dan biarkan air mengalir selama beberapa menit. Hal ini akan melepaskan gas hydrogen yang terkumpul.

PERINGATAN! PENGUNAAN SECARA TEPAT
- Jangan duduk atau berdiri pada pintu atau keranjang mesin pencuci piring.
- Jangan menyentuh atau buru-buru menyentuh bagaian atau peralatan yang masih panas.
- Jangan menggunakan mesin kecuali semua perlengkapan telah terpasang dengan benar. Buka pintu dengan sangat hati-hati jika mesin sedang bekerja, karena beresiko air menyembur keluar.
- Jangan menaruh barang yang berat atau duduk diatas pintu mesin saat terbuka.Karena pintu dapat patah/roboh kedepan.
- Pada saat mengisi untuk mencuci:
- Posisikan benda-benda tajam sehingga tidak merusak seal/karet (segel pintu).
- Tempatkan pisau dengan posisi gagang diatas untuk menghindari resiko berbahaya.
- Peringatan: Pisau dan peralatan dengan ujung tajam harus ditempatkan dengan posisi bagaian tajam menghadap bawah atau diposisikan tertidur.
- Ketika menggunakan mesin pencuci piring, hindarkan peralatan berbahan plastik bersentuhan dengan elemen pemanas.
- Periksa apakah wadah dalam kondisi kosong setelah siklus pencucian telah selesai.
- Jangan mencuci peralatan dari bahan plastic kecuali ada tanda bahwa peralatan tersebut dapat dicuci menggunakan mesin pencuci piring atau sejenisnya. Untuk peralatan plastic yang tidak memiliki tanda cek rekomendasi pabrik.
- Hanya gunakan deterejen dan rinse aid khusus untuk mesin pencuci piring otomatis. Jangan pernah menggunakan sabun/deterjen pakaian,
- Jauhkan anak-anak dari deterjen dan rinse aid, jauhkan anak-anak dari pintu mesin. pencuci piring yang terbuka, kemungkinan masih ada deterjen tertinggal didalam.
- Anak-anak harus diawasi agar tidak memainkan tomboltombol pada mesin.
- Mesin ini didesain untuk digunakan oleh orang dewasa, awasi anak-anak dan orang-orang yang memiliki ketidakmampuan mental untuk keamanan.
- Deterjen mesin pencuci piring merupakan alkali yang kuat, karenanya dapat berbahaya jika mengenai kulit atau mata.
- Pintu mesin jangan dibiarkan terbuka karena dapat menyebabkan bahaya akibat tersandung.
- Jika kabel daya rusak, maka kabel harus diganti oleh agen servis dengan kualifikasi yang sama untuk menghindari bahaya.
- Buang pembungkus dengan benar.
- Gunakan mesin pencuci piring sesuai kegunaanya.
- Selama instalasi, jangan sampai kabel sumber daya terlalu tinggi atau tertekuk.
- Jangan merusak kontrol.
- Mesin harus disambungkan dengan sumber airm menggunakan selang baru, jangan menggunakan selang lama.
- Pastikan karpet tidak menghalangi saat membuka dasar bawah.
- Hanya digunakan didalam ruangan.
KODE ERROR
Ketika terjadi fungsi yang tidak sesuai, Layar displai pada unit akan meunjukan kode error sebagai peringatan.
| Kode | Keterangan | Kemungkinan Penyebab |
| LED1, LED2 berkelip | Pintu terbuka | Pintu terbuka pada saat mesin beroperasi |
| LED1, LED4 berkelip | Saluran air masuk | Saluran air masuk tidak berfungsi |
| LED1, LED6 berkelip | Sensor suhu | Sensor suhu tidak berfungsi |
| LED2, LED3 berkelip | Meluap/bocor | Terjadi luapan air |
| LED2, LED5 berkelip | Pemanasan elemen | Pemanasan yang tidak normal |

text_image
LED1 LED2 LED3 LED4 LED5 LED6
PERINGATAN!
Jika terjadi luapan, matikan sumber suplai air sebelum menghubungi sentra serfis. Jika ada air didasar unit karena terjadi kelebihan pengisisan atau sedikit meluap, air harus dibuang/dikeringkan sebelum menyalakan kembali mesin.
Bagian 6 : Masalah & Solusinya
| Masalah | Kemungkinan Penyebab | Solusi |
| Mesin tidak bekerja | Sekering putus, atau pemutus aliran aktif | Ganti sekering atau seting ulang pemutus aliran. Lepaskan semua peralatan yang menggunakan sirkuit yang sama dengan mesin ini. |
| Sumber listrik tidak menyala | Pastikan bahwa mesin telah diaktifkan (on), Pintu telah tertutup rapat dan kabel power terpasang dengan benar pada stop kontak. | |
| Tekanan air terlalu rendah | Periksa sumber air telah dibuka dan selang terhubung dengan benar. | |
| Pompa pembuangan tidak berhenti | Air Meluap/Banjir | Sistem disesain untuk dapat mendeteksi terjadinya luapan air. Ketika luapan terjadi sistem akan menghentikan pompa sirkulasi dan mengaktifkan pompa penguras/pembuangan. |
| Timbul suara | Beberapa suara terdengar normal. | Suara berasal dari tutup deterjen yang terbuka. |
| Peralatan tidak terpasang rapat/kencang pada keranjang, atau ada benda kecil pada keranjang | Pastikan semuanya terpasang dengan baik dan kencang pada keranjang. | |
| Dengungan motor | Mesin tidak digunakan secara berkala, jika Anda jarang menggunakan mesin pencuci piring, selalu untuk mengisi dan mengurasnya setiap minggu, hal ini untuk membantu agar segel tetap basah. | |
| Buih di tabung | Deterjen yang tidak sesuai | Untuk menghindari buih hanya gunakan deterjen khusus mesin pencuci piring. Jika masih terjadi buih buka pintu mesin dan biarkan buih menguap, masukan air dingin sekitar 1 gallon (3,7 liter) ,tutup dan kunci pintu mesin, kemudian mulai siklus cuci “pre-rinse” untuk menguras air, ulangi jika perlu. |
| Noda pada bagian dalam tabung | Rinse agent tumpah | Segera bersihkan setiap kali terjadi tumpahan rinse agent. |
| Deterjen yang digunakan mengandung pewarna | Pastikan bahwa deterjen yang digunakan tidak mengandung pewarna. | |
| Piring dan sendok tidak bersih | Program cuci tidak cocok | Pilih program cuci yang lebih kuat |
| Pengisian keranjang tidak tepat | Pastikan bahwa deterjen dan lengan semprot tidak terhalang oleh peralatan yang berukuran besar. | |
| Bercak pada gelas dan sendok | 1. Kesadahan/kekerasan air terlalu tinggi2. Temperatur saluran masuk rendah3. Pengisian mesin pencuci piring terlalu banyak4. Pengisian tidak tepat5. Deterjen kadauarsa/sudah terlalu lama6. Rinse agent kosong7. Pemilihan dosis deterjen tidak benar | Untuk menghilangkan bercak dari peralatan dari kaca.1. Keluarkan peralatan metal dari mesin.2. Jangan masukan deterjen.3. Pilih siklus pencucian yang lebih panjang4. Aktifkan mesin pencuci piring dan biarkan sekitar 18 sampai 22 menit, kemudian lanjutkan ke proses pencucian pokok.5. Buka pintu untuk menuang 2 cangkir cuka putih pada bagian dasar mesin.6. Tutup pintu dan biarkan mesin menyelesaikan siklus pencucian. Jika cuka putih tidak bekerja: Ulangi bagian diatas, kecuali bagian cuka putih diganti dengan 1/4 gelas (60 ml) asam sitrat kristal/limau. |
| Peralatan dari kaca tidak jernih | Campuran air yanglembut dengan deterjen yang terlalu banyak | Jika kesadahan air rendah/ air lembut maka kurangi penggunaan deterjen dan pilih siklus pencucian yang lebih pendek. |
| Lapisan transparan berwana kuning atau coklat dipermukaan dalam | Noda kopi atau teh | Gunakan 1/2 cangkir pemutih dan 3 cangkir air hangat untuk memberishkan noda dengan tangan.Perhatian:Sebelum membersihkan bagaian dalam, tunggu selama 20 menit setelah siklus pencucian selesai agar elemen pemanas menjadi dingin, untuk menghindari terjadinya luka bakar. |
| Kandungan besi pada air dapat menyebabkan lapisan transparan | Gunakan penyaring air khusus | |
| Lapisan transparan berwarna putih dipermukaan dalam | Kandungan mineral berat pada air | Untuk membersihkan bagian dalam mesin, gunakan spon basah dengan deterjen khusus mesin pencuci piring dan gunakan sarung tangan penggosok. Jangan pernah menggunakan pembersih lain selain deterjen khusus mesin pencuci piring untuk menghindari timbulnya buih. |
| Tutup tempat deterjen tidak bisa terkunci | Tombol tidak pada posisi "Off" | Putar tombol keposisi "Off" dan geser pengunci pintu kearah kiri. |
| Deterjen tidak keluar | Deterjen terhalang piring | Atur ulang penempatan piring pada keranjang. |
| Uap | Ini kejadian normal | Uap bisa timbul karena kipas melalui pengunci pintu selama proses pengeringan dan pengosongan/ pengurasan air. |
| Tanda hitam atau abu-abu pada piring | Peratan aluminium bergesekan dengan piring | Gunakan pembersih lembut untuk menghilangkan tanda tersebut. |
| Air menggenang didasar tabung | Ini kejadian normal | Sedikit air bersih disekitar outlet didasar tabung adalah normal untuk melumasi segel air. |
| Terjadi luapan pada mesin. | Mesin pencuci piring kelebihan isi atau rinse aid tumpah | Hati-hati jangan kelebihan mengisi rinse aid. Tumpahan rinse aid dapat menimbulkan busa berlebih dan mudah meluap. Lap tumpahan dengan kain yang basah. |
| Leveling mesin belum diatur | Pastikan mesin telah diatur ketinggiannya dan dalam posisi yang stabil dan rata. |
Bagian 7 : Spesifikasi
| MESIN PENCUCI PIRING/DISHWASHER | WP 600 |
| Jenis | Freestanding |
| Kapasitas mencuci | 12 Pengaturan Tempat |
| Warna | Stainless (S) |
| Bahan dari kabinet luar | Metal |
| Bahan dari kabinet dalam | Stainless |
| Water overflow protection | Ya |
| Jumlah program | 6 |
| Tekanan air (Mpa) | 0.04-1 |
| Maximum temperatur cuci (Celcius) | 60^ |
| Waktu pencucian normal (menit)* | 172 |
| Program cuci ringan | Ya |
| Delay start (jam) | 3/6/9 |
| Ketinggian kaki dapat diatur | Ya |
| Keranjang dapat diatur ketinggiannya | Ya |
| Konsumsi air (Liter) | 13 |
| Daya listrik maksimal (Watt) | 1850 |
| Tegangan (Volt) | 220-240 V 50 Hz |
| Dimensi produk (P x L x T) cm | 60 x 60 x 85 |
| Berat (Kg) | 44 |
S = Stainless W = White B = Brown V = Silver G = Gray L = Black R = Mirror Untuk meningkatan kualitas produk, desain dan spesifikasi diatas dapat berubah setiap saat tanpa pemberitahuan. Gambar pada buku ini bersifat skematis dan bisa saja tidak tepat sama dengan produk aktual. Nilai yang tercantum pada label atau dalam dokumentasi yang menyertainya diperoleh di laboratorium sesuai dengan standar yang relevan. Nilai-nilai dapat bervariasi tergantung pada kondisi operasional dan lingkungan dari unit.