GML SoundBoxx Professional - 125 BOSCH - Panduan pengguna gratis
Temukan panduan perangkat secara gratis GML SoundBoxx Professional BOSCH dalam format PDF.
Pertanyaan pengguna tentang GML SoundBoxx Professional BOSCH
0 pertanyaan tentang perangkat ini. Jawab yang Anda tahu atau ajukan milik Anda sendiri.
Ajukan pertanyaan baru tentang perangkat ini
Unduh instruksi untuk 125 dalam format PDF gratis! Temukan panduan Anda GML SoundBoxx Professional - BOSCH dan ambil kembali perangkat elektronik Anda. Di halaman ini diterbitkan semua dokumen yang diperlukan untuk penggunaan perangkat Anda. GML SoundBoxx Professional merek BOSCH.
PANDUAN PENGGUNA GML SoundBoxx Professional BOSCH
id Petunjuk-Petunjuk untuk
Penggunaan Orisinal
Bahasa Indonesia Halaman 42
42 | Bahasa Indonesia
Petunjuk-Petunjuk untuk Keselamatan Kerja
Petunjuk-Petunjuk Umum untuk Perkakas Listrik
PERHATIKANLAH
Bacalah semua petunjuk-petunjuk
untuk keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk untuk penggunaan. Kesalahan dalam menjalankan petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk untuk penggunaan dapat mengakibatkan kontak listrik, kebakaran dan/atau luka-luka yang berat.
Simpanlah semua petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk lainnya untuk penggunaan di masa depan.
Kata „perkakas listrik“ yang disebutkan di dalam petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja adalah sebutan untuk perkakas listrik pakai listrik jaringan (dengan kabel) dan untuk perkakas listrik pakai aki (tanpa kabel listrik).
1) Keselamatan kerja di tempat kerja
a) Jagalah supaya tempat kerja selalu bersih dan terang. Tempat kerja yang tidak rapi atau tidak terang dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan.
b) Janganlah menggunakan perkakas listrik di tempat di mana dapat terjadi ledakan, di mana ada calran, gas atau debu yang mudah terbakar. Perkakas listrik dapat memancarkan bunga api yang lalu mengakibatkan debu atau uap terbakar.
c) Selama menggunakan perkakas listrik, jauhkan anak-anak dan orang-orang lain dari tempat kerja. Jika konsentrasi terganggu, bisa jadi Anda tidak bisa mengendalikan perkakas listrik tersebut.
2) Keamanan listrik
a) Steker dari perkakas listrik harus cocok pada stopkontak. Janganlah sekali-kali merubah steker. Janganlah menggunakan steker perantara bersama dengan perkakas listrik yang mempunyai hubungan arde. Steker yang tidak dirubah dan stopkontak yang cocok mengurangi bahaya terjadinya kontak listrik.
b) Jagalah supaya badan Anda tidak bersentuhan dengan permukaan yang mempunyai hubungan arde, misalnya pipa-pipa, radiator pemanas ruangan, kompor listrik dan lemari es. Ada risiko besar terjadi kontak listrik, jika badan Anda mempunyai hubungan arde.
c) Jagalah supaya perkakas listrik tidak kena hujan atau menjadi basah. Air yang masuk ke dalam perkakas listrik menambah risiko terjadinya kontak listrik.
d) Janganlah menyalah gunakan kabel listrik untuk mengangkat dan menggantungkan perkakas listrik atau untuk menarik steker dari stopkontak. Jagalah supaya kabel listrik tidak kena panas, minyak, pinggiran yang tajam atau bagian-bagian perkakas yang bergerak. Kabel listrik yang rusak atau tersangkut menambah risiko terjadinya kontak listrik.
e) Jika Anda menggunakan perkakas listrik di luar gedung, gunakanlah hanya kabel sambungan yang juga cocok untuk pemakaian di luar gedung. Penggunaan kabel sambungan yang cocok untuk pemakaian di luar gedung mengurangi risiko terjadinya kontak listrik.
f) Jika penggunaan perkakas listrik di tempat yang basah tidak bisa dihindarkan, gunakanlah sakelar pengaman terhadap arus penyimpangan. Penggunaan sakelar pengaman terhadap arus penyimpangan mengurangi risiko terjadinya kontak listrik.
3) Keselamatan kerja
a) Berhati-hatilah selalu, perhatikanlah apa yang Anda kerjakan dan bekerjalah deng-an seksama jika menggunakan perkakas listrik. Janganlah menggunakan perkakas listrik, jika Anda capai atau berada di bawah pengaruh narkoba, minuman keras atau obat. Jika Anda sekejap mata saja tidak berhati-hati sewaktu menggunakan perkakas listrik, dapat terjadi luka-luka berat.
b) Pakailah pakaian dan sarana pelindung dan pakailah selalu kaca mata pelindung. Dengan memakai pakaian dan sarana pelindung, misalnya kedok anti debu, sepatu tertutup yang tidak licin, helmet pelindung atau pemalut telinga sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan dengan perkakas listrik, bahaya terjadinya luka-luka dapat dikurangi.
c) Jagalah supaya perkakas listrik tidak dihidupkan secara tidak disengaja. Perhatikan bahwa perkakas listrik dalam penyetelan mati, jika steker disambungkan pada pengadaan listrik dan/atau akl, jika perkakas listrik diangkat atau dibawa. Jika selama mengangkat perkakas listrik jari Anda berada pada tombol untuk menghidupkan dan mematikan atau perkakas listrik yang dalam penyetelan hidup disambungkan pada listrik, dapat terjadi kecelakaan.
d) Lepaskan semua perkakas-perkakas penyetelan atau kunci-kunci pas sebelum perkakas listrik dihidupkan. Perkakas atau kunci yang berada di dalam bagian yang berputar dapat mengakibatkan terjadinya luka-luka.
e) Aturkan badan sedemikian sehingga Anda bisa bekerja dengan aman. Berdirilah secara mantap dan jagalah selalu keseimbangan. Dengan demikian Anda bisa mengendalikan perkakas listrik dengan lebih baik, jika terjadi sesuatu dengan tiba-tiba.
f) Pakailah pakaian yang cocok. Janganlah memakai pakaian yang longgar atau perhiasan. Jagalah supaya rambut, pakaian dan sarung tangan tidak masuk dalam bagian-bagian perkakas yang bergerak. Pakaian yang longgar, rambut panjang atau perhiasan dapat tersangkut dalam bagian perkakas yang bergerak.
g) Jika ada kemungkinan untuk memasangkan sarana penghisapan dan penampungan debu, perhatikan bahwa saranasarana ini telah dipasangkan dan digunakan dengan betul. Penggunaan sarana penghisapan bisa mengurangi bahaya yang disebabkan debu.
4) Penggunaan dan penanganan perkakas listrik dengan seksama
a) Janganlah membebankan perkakas listrik terlalu berat. Gunakan selalu perkakas listrik yang cocok untuk pekerjaan yang dilakukan. Dengan perkakas listrik yang cocok Anda bekerja lebih baik dan lebih aman dalam batas-batas kemampuan yang ditentukan.
b) Janganlah menggunakan perkakas listrik yang tombolnya rusak. Perkakas listrik yang tidak bisa dihidupkan atau dimatikan, berbahaya dan harus direparasikan.
c) Tariklah steker dari stopkontak dan/atau keluarkan aki, sebelum Anda melakukan penyetelan pada perkakas listrik, mengganti alat-alat kerja atau sebelum menyimpan perkakas listrik. Tindakan keselamatan kerja ini mengurangi bahaya perkakas listrik hidup secara tidak disengaja.
d) Simpanlah perkakas listrik yang tidak digunakan di luar jangkauan anak-anak. Janganlah mengizinkan orang-orang yang tidak mengenal perkakas listrik ini atau yang belum membaca petunjuk-petunjuk ini, menggunakan perkakas listrik ini. Perkakas listrik bisa menjadi berbahaya, jika digunakan oleh orang-orang yang tidak mengenalnya.
e) Rawatlah perkakas listrik dengan seksama. Periksalah, apakah bagian-bagian perkakas listrik yang bergerak berfungsi dengan baik dan tidak tersangkut, apakah ada bagian-bagian yang patah atau rusak sedemikian, sehingga dapat mempengaruhi jalannya perkakas listrik. Biarkan bagian-bagian perkakas yang rusak direparasikan, sebelum Anda mulai menggunakan perkakas listrik.
Banyak kecelakaan terjadi karena perkakas listrik tidak dirawat dengan seksama.
44 | Bahasa Indonesia
f) Perhatikan supaya alat-alat pemotong selalu tajam dan bersih. Alat-alat pemotong dengan mata-mata pemotong yang tajam dan dirawat dengan seksama tidak mudah tersangkut dan lebih mudah dikendalikan.
g) Gunakanlah semua perkakas listrik, aksesori, alat-alat kerja dsb. sesuai dengan petunjuk-petunjuk. Perhatikan syarat-syarat kerja dan macam pekerjaan yang dilakukan. Penggunaan perkakas listrik untuk macam pekerjaan yang tidak cocok dengan kegunaannya bisa mengakibatkan keadaan yang berbahaya.
5) Penanganan dan penggunaan perkakas-perkakas pakai aki dengan seksama
a) Isikan aki hanya dalam alat-alat pencas baterai yang dianjurkan oleh pabrik. Jika suatu alat pencas baterai yang cocok untuk mengisi satu macam aki tertentu, digunakan untuk mengisi aki-aki lainnya, ada bahaya terjadinya kebakaran.
b) Gunakanlah hanya aki-aki yang cocok dan khusus untuk masing-masing perka-kas listrik. Penggunaan aki-aki lain dapat mengakibatkan terjadinya luka-luka dan kebakaran.
c) Jika aki tidak digunakan, jauhkan aki dari klip untuk kertas, uang logam, kunci, paku, sekrup atau benda-benda kecil dari logam lainnya, yang dapat menjembatani kontak-kontak. Korsleting antara kontak-kontak aki dapat mengakibatkan kebakaran atau api.
d) Jika aki tidak digunakan dengan betul, dapat keluar cairan dari aki. Jagalah supaya Anda tidak terkena pada cairan ini. Jika secara tidak disengaja Anda terkena pada cairan ini, cucikan dengan air. Jika cairan tersebut terkena pada mata, selain itu mintakan bantuan dari seorang dokter. Cairan yang keluar dari aki dapat mengakibatkan gangguan pada kulit atau kebakaran.
6) Servis
a) Biarkan perkakas listrik Anda direparasikan hanya oleh orang-orang ahli yang berpengalaman dan hanya dengan menggunakan suku cadang yang asli. Dengan demikian terjamin keselamatan kerja dengan perkakas listrik ini secara sinambung.
Petunjuk-Petunjuk untuk Keselamatan Kerja untuk Mesin Bor dan Obeng Elektro
Peganglah perkakas listrik hanya pada pegangan yang terisolir, jika Anda melakukan pekerjaan di mana alat kerjanya bisa terkena pada saluran listrik yang tidak terlihat. Sentuhan pada kabel yang bertegangan dapat mengakibatkan bagian-bagian logam dari perkakas listrik juga bertegangan dan lalu mengakibatkan kontak listrik.
Gunakanlah alat detektor logam yang cocok untuk mencari kabel dan pipa pengadaan yang tidak terlihat, atau hubungi perusahaan pengadaan setempat. Sentuhan dengan kabel-kabel listrik bisa mengakibatkan api dan kontak listrik. Pipa gas yang dirusak bisa mengakibatkan ledakan. Pipa air yang dirusak mengakibatkan barang-barang menjadi rusak.
Matikanlah segera perkakas listrik, jika alat kerjanya memblok. Berwaspadalah akan terjadinya momen reaksi yang besar yang mengakibatkan bantingan. Alat kerja memblok jika:
— perkakas listrik dibebankan terlalu berat atau
— alat kerja tersangkut dalam benda yang dikerjakan.
▶ Peganglah perkakas listrik secara kencang. Pada waktu memutar masuk dan memutar ke luar sekrup bisa terjadi momen yang besar untuk waktu yang singkat.
▶ Usahakan supaya benda yang dikerjakan tidak goyang. Benda yang ditahan dalam alat pemegang atau bais lebih mantap daripada benda yang dipegang dengan tangan.
Jagalah supaya tempat di mana Anda bekerja selalu bersih. Campuran bahan-bahan sangat membahayakan. Debu logam ringan bisa terbakar atau meledak.
Sebelum meletakkan perkakas listrik, tunggulah sampai perkakas berhenti memutar. Alat kerja bisa tersangkut dan membuat perkakas listrik tidak bisa dikendalikan.
Jagalah supaya perkakas listrik tidak dihidupkan secara tidak disengaja. Perhatikanlah bahwa perkakas listrik dalam penyetelan mati, jika Anda memasangkan aki. Jika selama mengangkat perkakas listrik jari Anda berada pada tombol untuk menghidupkan dan mematikan atau jika Anda memasangkan aki pada perkakas listrik yang dalam penyetelan hidup, bisa terjadi kecelakaan.
Janganlah membuka aki. Ada bahaya terjadinya korsleting.

Lindungilah aki terhadap suhu yang terlalu tinggi, misalnya juga terhadap sinar matahari untuk waktu yang lama dan api. Ada bahaya terjadinya ledakan.
Jika aki rusak dan jika aki digunakan salah, aki bisa mengeluarkan uap. Biarkan udara segar mengalir masuk dan jika Anda merasa tidak enak badan, pergilah ke dokter. Uap tersebut bisa mengganggu saluran pernafasan.
Pada aki yang rusak bisa keluar cairan yang lalu membasahi benda-benda lain di dekatnya. Periksalah bagian-bagian yang bersangkutan. Bersihkan benda-benda tersebut atau jika perlu, gantikan aki.
▶ Gunakanlah aki hanya bersama dengan perkakas listrik merek Bosch. Hanya dengan demikian aki dilindungi terhadap pembebanan terlalu berat yang berbahaya.
Penjelasan tentang cara berfungsi

Bacalah semua petunjuk-petunjuk untuk keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk untuk penggunaan. Kesalahan dalam menjalankan petunjuk-petunjuk
untuk keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk untuk penggunaan dapat mengakibatkan kontak listrik, kebakaran dan/atau luka-luka yang berat.
Bukalah halaman lipatan dengan gambar dari perkakas dan biarkan halaman ini terbuka selama Anda membaca petunjuk-petunjuk untuk penggunaan.
Penggunaan perkakas listrik
Perkakas listrik ini cocok untuk memutar masuk dan memutar ke luar sekrup dan baut serta untuk membor di kayu, logam, keramik dan bahan sintetik.
Bagian-bagian pada gambar
Nomor-nomor dari bagian-bagian perkakas pada gambar sesuai dengan gambar perkakas listrik pada halaman bergambar.
1 Cekaman mata bor yang dikunci dan dibuka dengan tangan
2 Ring untuk penyetelan pendahuluan momen putar
3 Sakelar untuk memilih tingkatan putaran
4 Mata obeng bit*
5 Tombol pelepas aki
6 Aki
7 Omsakelar arah putaran
8 Tombol untuk menghidupkan dan mematikan
9 Pemegang mata obeng bit*
10 Sekrup pengaman untuk cekaman mata bor yang dikunci dan dibuka dengan tangan
11 Kunci mur dalam*
*Aksesori yang ada pada gambar atau yang dijelaskan, tidak termasuk pasokan standar dari alat pengukur. Semua aksesori yang ada bisa Anda Ilhat dalam program aksesori Bosch.
46 | Bahasa Indonesia
Data teknis
| Obeng elektro pakal aki GSR 14,4 V-LI | GSR 18 V-LI Professional | ||||
| Nomor model | 3 601 ... H60 4.. H60 4.. H60 3.. H60 3.. | ||||
| dengan aki | „premium“ „compact“ „premium“ „compact“ | ||||
| Tegangan nominal | V= 14,4 14,4 18 18 | ||||
| Kecepatan putaran tanpa beban | |||||
| - Tingkatan putaran ke 1 | min-1 | 0 - 450 | 0 - 450 | 0 - 500 | 0 - 500 |
| - Tingkatan putaran ke 2 | min-1 | 0 - 1450 | 0 - 1450 | 0 - 1600 | 0 - 1600 |
| Momen putar maks. penyekrupan ketat/lunak menurut ISO 5393 | Nm | 50/22 50/15 | 56/26 56/18 | ||
| ∅ mata bor maks. | |||||
| - B a j a | mm | 13 | 13 | 13 | 13 |
| - Kayu | mm | 32 | 28 | 35 | 32 |
| ∅-sekrup maks. | mm | 7 | 7 | 8 | 8 |
| Kepala cekam yang bisa memegang mata bor | mm | 1,5 - 13 | 1,5 - 13 | 1,5 - 13 | 1,5 - 13 |
| Ulir poros mesin | 1/2" | 1/2" | 1/2" | 1/2" | |
| Berat sesuai dengan EPTA-Procedure 01/2003 | kg | 1,7 | 1,5 | 1,8 | 1,6 |
| Perhatikanlah nomor model perkakas listrik Anda yang tercantum pada label tipe mesin. Nama dagang dari beberapa perkakas listrik bisa berbeda. | |||||
Cara memasang
Cara mengisi aki
▶ Gunakanlah hanya alat-alat pencas baterei yang disebutkan pada halaman aksesori.
Hanya alat-alat pencas baterei ini yang dicocokkan pada aki ion-Li yang diperlukan bagi perkakas listrik Anda.
Petunjuk: Aki dipasok dalam keadaan diisi sebagian. Untuk menjamin daya penuh dari aki, sebelum penggunaannya untuk pertama kalinya, isikanlah aki sampai penuh sama sekali di dalam alat pencas baterai.
Aki ion-Li bisa diisi sewaktu-waktu, tanpa mengurangi daya tahannya. Aki tidak menjadi rusak jika pengisiannya dihentikan untuk sementara waktu.
Aki ion-Li dilindungi terhadap pengosongan sama sekali oleh „Electronic Cell Protection (ECP)“. Jika aki kosong perkakas listrik dimatikan oleh pengaman: alat kerja berhenti memutar.
PERHATIKANLAH
Lepaskan tekanan pada tombol untuk menghi-
dupkan dan mematikan mesin, jika perkakas listrik mati secara otomatis. Jika tombol ditekan terus, aki bisa menjadi rusak.
Aki dilengkapi dengan penjaga suhu NTC yang memungkinkan pengisian aki hanya pada tingkatan suhu antara 0 °C dan 45 °C. Ini membuat aki tahan lama.
Perhatikanlah petunjuk-petunjuk untuk membuang.
Aki 6 dilengkapi dengan penguncian dua tahapan, yang dimaksudkan untuk melindungi aki supaya tidak terjatuh ke luar jika tombol pelepas aki 5 tertekan tanpa disengaja. Selama aki berada di dalam perkakas listrik, aki ditahan dalam kedudukannya oleh satu fer.

Untuk mengeluarkan aki 6, tekan tombol pelepas aki 5 dan tarikkan aki ke depan ke luar dari perkakas listrik. Janganlah melakukannya dengan paksaan.
Mengganti alat kerja (lihat gambar A)
Sebelum melakukan semua pekerjaan pada perkakas listrik (misalnya merawat, mengganti alat kerja dsb.) serta selama mentranspor dan menyimpan perkakas listrik, putarkan pengubah arah putaran ke kedudukan tengah. Jika tombol untuk menghidupkan dan mematikan mesin digerakkan tanpa sengaja, bisa terjadi luka-luka.
Jika tombol untuk menghidupkan dan mematikan mesin 8 tidak ditekan, poros mesin terkunci. Hal ini memungkinkan penggantian alat-alat kerja di cekaman mata bor secara cepat, nyaman dan mudah.
Bukakan cekaman mata bor yang dikunci dan dibuka dengan tangan 1 dengan cara memutarkannya dalam arah Ⓞ, sampai alat kerja bisa dipasangkan. Masukkan alat kerja.
Putarkan selubung dari cekaman mata bor yang dikunci dan dibuka dengan tangan 1 keras-keras dalam arah ② dengan tangan untuk menutupnya, sampai tidak terdengar bunyi ceklek. Cekaman mata bor dikuncikan secara otomatis.
Penguncian terbuka lagi, jika untuk mengeluarkan alat kerja Anda memutarkan selubung dalam arah yang berlawanan.
Mengganti cekaman mata bor
Sebelum melakukan semua pekerjaan pada perkakas listrik (misalnya merawat, mengganti alat kerja dsb.) serta selama mentranspor dan menyimpan perkakas listrik, putarkan pengubah arah putaran ke kedudukan tengah. Jika tombol untuk menghidupkan dan mematikan mesin digerakkan tanpa sengaja, bisa terjadi luka-luka.
Cekaman mata bor yang dikunci dan dibuka dengan tangan 1 dimantapkan dengan sekrup pengaman 10, supaya tidak terlepas tanpa disengaja dari poros mesin. Bukakan cekaman mata bor yang dikunci dan dibuka dengan tangan 1 sama sekali dan putarkan sekrup pengaman 10 dalam arah ● sampai lepas. Perhatikanlah bahwa sekrup pengaman berulir kiri.
Melepaskan cekaman mata bor (lihat gambar C)
Pasangkan gagang pendek dari satu kunci mur dalam 11 ke dalam cekaman mata bor yang dikunci dan dibuka dengan tangan 1. Letakkan perkakas listrik pada alas yang stabil, misalnya meja kerja. Pegang perkakas listrik dan lepaskan cekaman mata bor yang dikunci dan dibuka dengan tangan 1 dengan cara memutar kunci mur dalam 11 dalam arah ①. Cekaman mata bor yang dikunci dan dibuka dengan tangan yang terlalu kencang duduknya dilepaskan dengan cara memukul gagang panjang dari kunci mur dalam 11. Keluarkan kunci mur dalam dari cekaman mata bor yang dikunci dan dibuka dengan tangan dan putarkan cekaman mata bor ini sampai terlepas sama sekali.
Memasang cekaman mata bor (lihat gambar D) Cara memasang cekaman mata bor yang dikunci dan dibuka dengan tangan adalah dalam urutan terbalik dari cara melepaskannya.

Cekaman mata bor harus dikencangkan dengan momen kunci baut sebesar kirakira 15-25 Nm.
48 | Bahasa Indonesia
Ulirkan sekrup pengaman 10 dalam arah putaran yang berlawanan dengan jalannya jarum jam ke dalam cekaman mata bor yang dikunci dan dibuka dengan tangan yang terbuka, momen kunci baut kira-kira 1,5–2,5 Nm. Gunakanlah selalu sekrup pengaman yang baru, karena pada ulirnya ada bahan perekat yang teroles, yang tidak bermanfaat lagi jika sekrup digunakan untuk beberapa kali.
Penghisapan debu/serbuk
▶ Debu dari bahan-bahan seperti misalnya cat yang mengandung timbel (timah hitam), beberapa jenis kayu, bahan mineral dan logam bisa berbahaya bagi kesehatan.
Menyentuh atau menghirup debu-debu ini bisa mengakibatkan reaksi alergi dan/atau penyakit saluran pernafasan dari orang yang menggunakan mesin atau orang yang berada di dekatnya.
Beberapa debu tertentu seperti misalnya debu kayu pohon quercus atau pohon fagus silvatica dianggap bisa mengakibatkan penyakit kanker, terutama dalam campuran dengan bahan-bahan tambahan untuk pengolahan kayu (kromat, obat pengawet kayu). Bahan-bahan yang mengandung asbes hanya boleh dikerjakan oleh orang-orang yang ahli.
- Perhatikanlah supaya ada pertukaran udara di tempat kerja.
- Kami anjurkan supaya Anda memakai kedok anti debu dengan saringan (filter) kelas P2.
Taatilah peraturan-peraturan untuk bahan-bahan yang dikerjakan yang berlaku di negara Anda.
Penggunaan
Cara penggunaan
Memasang aki
▶ Gunakanlah hanya aki ion-Li yang asli dari Bosch dengan tegangan yang tercantum pada label tipe perkakas listrik Anda.
Penggunaan aki-aki lainnya bisa menyebabkan terjadinya luka-luka dan bahaya kebakaran.
Setelkan omsakelar arah putaran 7 pada posisi tengah, untuk melindungi perkakas listrik supaya tidak bisa dihidupkan secara tidak disengaja.
Dorongkan aki 6 yang sudah diisi dari depan ke dalam kaki dari perkakas listrik. Tekankan aki sampai masuk sama sekali ke dalam kaki perkakas, sampai garis berwarna merah tidak terlihat lagi dan aki terkunci dengan betul.
Menyetel arah putaran (lihat gambar E)
Dengan omsakelar arah putaran 7 Anda bisa merubah arah putaran dari perkakas listrik. Akan tetapi ini tidak mungkin jika tombol untuk menghidupkan dan mematikan mesin 8 sedang ditekan.
Arah putaran ke kanan: untuk membor dan memutar masuk sekrup, tekan omsakelar arah putaran 7 ke kiri sampai batas.
Arah putaran ke kiri: untuk melepaskan atau memutar ke luar sekrup dan mur, tekan omsakelar arah putaran 7 ke kanan sampai batas.
Penyetelan pendahuluan momen putar
Dengan ring untuk penyetelan pendahuluan momen putar 2 Anda bisa memilih momen putar dalam 20 tingkatan sebelum penggunaan perkakas listrik. Jika penyetelan momen putar betul, alat kerja akan berhenti berputar segera setelah permukaan sekrup tanam sama rata dengan permukaan bahan atau momen putar yang disetelkan sebelumnya tercapai.
Pada waktu memutar ke luar sekrup, pilihlah penyetelan yang lebih tinggi atau setelkan pada simbol „membor“.
Memilih tingkatan putaran secara mekanis
Sakelar untuk memilih tingkatan putaran 3 bisa digerakkan selama pekakas listrik sedang berhenti atau sedang berjalan. Akan tetapi jangan melakukannya jika perkakas listrik sedang dibebankan penuh atau pada kecepatan putaran maksimal.
Dengan sakelar 3 bisa disetelkan 2 bidang tingkatan putaran sebelumnya.
Gigi ke I:
Bidang kecepatan putaran rendah; untuk menyekrup atau untuk pekerjaan dengan diameter mata bor yang besar.
Gigi ke II:
Bidang kecepatan putaran tinggi; untuk pekerjaan dengan diameter mata bor yang kecil. Jika sakelar untuk memilih tingkatan putaran 3 tidak bisa didorongkan sampai batas, putarkan sedikit cekaman mata bor dengan mata bor.
Menghidupkan/mematikan perkakas listrik
Untuk menghidupkan, tekan tombol untuk menghidupkan dan mematikan 8 dan tahan tekanan.
Untuk mematikan perkakas listrik, lepaskan tombol untuk menghidupkan dan mematikan 8.
Menyetel kecepatan putaran
Anda bisa menyetel kecepatan putaran tanpa tingkatan pada perkakas listrik yang hidup, tergantung dari tekanan pada tombol untuk menghidupkan dan mematikan mesin 8.
Tekanan ringan pada tombol 8 mengakibatkan kecepatan putaran yang rendah. Tekanan yang lebih besar mengakibatkan kecepatan putaran yang lebih tinggi.
Penguncian poros otomatis (Auto-Lock)
Jika tombol untuk menghidupkan dan mematikan mesin 8 tidak ditekan, poros mesin dan dengan demikian pemegang alat kerja terkunci.
Dengan demikian bisa diputarkan masuk sekrup jika aki kosong atau perkakas listrik bisa digunakan sebagai obeng.
Rem otomatis setelah dipadamkan
Jika tekanan pada tombol untuk menghidupkan dan mematikan mesin 8 dilepaskan, cekaman mata bor direm otomatis dan dengan demikian alat kerja berhenti memutar.
Pada pekerjaan menyekrup, tombol untuk menghidupkan dan mematikan mesin 8 baru dilepaskan, jika permukaan kepala sekrup sama rata dengan permukaan bahan. Dengan demikian kepala sekrup tidak masuk ke dalam bahan.
Perlindungan terhadap pembebanan yang terlalu berat yang tergantung suhu
Jika perkakas listrik digunakan sesuai petunjuk-petunjuk, perkakas listrik tidak dibebankan terlalu berat. Jika pembebanan terlalu berat atau jika suhu aki melebihi 65 °C yang diizinkan, elektronika perkakas listrik akan mematikannya sampai suhu perkakas listrik kembali berada di bidang suhu yang optimal.
Petunjuk-petunjuk untuk pemakaian
▶ Pasangkan perkakas listrik pada sekrup hanya jika perkakas listrik dalam keadaan mati. Alat kerja-alat kerja yang berputar bisa meleset.
Jika perkakas listrik bermuatan elektrostatis, elektronika yang terpadu di dalam perkakas listrik mematikan perkakas listrik. Tekan tombol untuk menghidupkan dan mematikan 8 sekali lagi, untuk menghidupkan kembali perkakas listrik.
Tips
Setelah perkakas listrik digunakan untuk waktu yang lama dengan kecepatan putaran yang rendah, perkakas listrik didinginkan dengan cara membiarkan perkakas listrik berputar tanpa beban pada kecepatan putaran maksimum kira-kira selama 3 menit.
Untuk pemboran dalam logam, gunakanlah hanya mata bor HSS (HSS = High Speed Steel, baja cepat) yang mulus dan telah diasah. Mutu ini dipenuhi oleh program aksesori dari Bosch.
Sebelum memutar masuk sekrup yang besar dan panjang ke dalam bahan yang keras, buatkan dahulu lubang bor dengan diameter inti dari ulir dengan panjang kira-kira 2/3 dari panjang sekrup.
Petunjuk-petunjuk untuk penanganan aki yang optimal
Lindungilah aki terhadap kelembaban dan air. Simpankanlah aki hanya pada tingkatan suhu antara 0 °C dan 45 °C. Janganlah membiarkan aki di dalam mobil, misalnya selama musim panas.
Bersihkanlah lubang-lubang ventilasi dari aki dengan kuas yang lunak, bersih dan kering secara berkala.
Jika setelah diisi waktu pemakaian aki semakin pendek, ini petanda bahwa aki sudah aus dan harus diganti.
Perhatikanlah petunjuk-petunjuk untuk membuang.
50 | Bahasa Indonesia
Rawatan dan servis
Rawatan dan kebersihan
Sebelum melakukan semua pekerjaan pada perkakas listrik (misalnya merawat, mengganti alat kerja dsb.) serta selama transpor atau penyimpanan, keluarkanlah aki dari perkakas Isitrik. Jika tombol untuk menghidupkan dan mematikan digerakkan tanpa sengaja, bisa terjadi luka-luka.
▶ Perkakas listrik dan lubang ventilasi harus selalu dibersihkan supaya perkakas bisa digunakan dengan baik dan aman.
Jika pada suatu waktu perkakas listrik ini tidak bisa berjalan meskipun telah diproduksikan dan diperiksa dengan seksama, maka reparasinya harus dilakukan oleh Service Center perkakas listrik Bosch yang resmi.
Jika Anda hendak menanyakan sesuatu atau memesan suku cadang, sebutkan selalu nomor model yang terdiri dari 10 angka dan tercantum pada label tipe pekakas.
Layanan pasca beli dan konsultasi bagi pelanggan
Layanan pasca beli Bosch menjawab semua pertanyaan Anda tentang reparasi dan perawatan serta tentang suku cadang produk ini. Gambar tiga dimensi dan informasi tentang suku cadang bisa Anda lihat di: www.bosch-pt.com
Tim konsultan Bosch dengan senang hati membantu Anda pada pembelian, penggunaan dan penyetelan produk ini dan aksesorinya.
Indonesia
PT. Multi Tehaka
Kawasan Industri Pulogadung
Aki diuji cobakan sesuai dengan UN-Handbook ST/SG/AC.10/11/Rev.3 Bab III, Bagian 38.3. Aki dilengkapi dengan penjagaan terhadap tekanan di dalam yang terlalu tinggi dan korsleting serta sarana-sarana untuk menghindarkan aki pecah karena kekerasan dan arus reversi yang berbahaya.
Jumlah ekuivalen Li yang terkandung di dalam aki adalah di bawah batas-batas pengukuran yang lazim. Karena itu aki tunggal atau aki yang di dalam satu mesin tidak harus tunduk pada peraturan-peraturan nasional atau internasional tentang bahan-bahan yang berbahaya. Peraturan tentang bahan-bahan berbahaya bisa jadi harus dipatuhi, jika beberapa aki diangkut bersama-sama. Dalam hal demikian bisa jadi beberapa persyaratan tertentu (misalnya mengenai hal kemasan) harus dipenuhi. Keterangan lebih lanjut bisa Anda baca di dalam brosur dalam bahasa Inggris yang bisa Anda dapatkan di bawah alamat internet berikut: http://purchasing.bosch.com/en/start/Allgemeines/Download/index.htm.
Cara membuang
Perkakas listrik, aksesori dan kemasan sebaiknya didaur ulangkan sesuai dengan upaya untuk melindungi lingkungan hidup.
Aki/Baterai:

Ion-Li:
Perhatikanlah petunjuk-petunjuk dalam bab „Transpor“, halaman 50.
Janganlah membuang aki/baterai ke dalam sampah rumah tangga, ke dalam api atau ke dalam air. Aki/baterai sebaiknya dikumpulkan, didaur ulangkan atau dibuang sesuai dengan upaya untuk melindungi lingkungan hidup.
Perubahan adalah hak Bosch.
Tiếng Việt | 51