HiKOKI G13SQ2 - 5166

G13SQ2 - 5166 HiKOKI - Panduan pengguna gratis

Temukan panduan perangkat secara gratis G13SQ2 HiKOKI dalam format PDF.

📄 48 halaman Bahasa Indonesia ID Unduh 💬 Pertanyaan AI
Notice HiKOKI G13SQ2 - page 27
Pick your language and provide your email: we'll send you a specifically translated version.

Pertanyaan pengguna tentang G13SQ2 HiKOKI

0 pertanyaan tentang perangkat ini. Jawab yang Anda tahu atau ajukan milik Anda sendiri.

Ajukan pertanyaan baru tentang perangkat ini

Email tetap pribadi: hanya digunakan untuk memberi tahu Anda jika seseorang menjawab pertanyaan Anda.

Belum ada pertanyaan. Jadilah yang pertama bertanya.

Unduh instruksi untuk 5166 dalam format PDF gratis! Temukan panduan Anda G13SQ2 - HiKOKI dan ambil kembali perangkat elektronik Anda. Di halaman ini diterbitkan semua dokumen yang diperlukan untuk penggunaan perangkat Anda. G13SQ2 merek HiKOKI.

PANDUAN PENGGUNA G13SQ2 HiKOKI

Bacalah semua peringatan keselamatan dan semua petunjuk.

Tidak mematuhi peringatan dan petunjuk dapat mengakibatkan sengatan listrik, kebakaran, dan/atau cedera serius.

Simpan semua peringatan dan petunjuk untuk rujukan di masa yang akan datang.

Istilah “perkakas listrik” dalam peringatan merujuk pada perkakas listrik yang dioperasikan dengan daya listrik (dengan kabel) atau perkakas listrik yang dioperasikan dengan daya baterai (tanpa kabel).

1) Keselamatan area kerja

a) Jaga agar area kerja tetap bersih dan berpencahayaan cukup.
Area yang berantakan atau gelap dapat mengundang kecelakaan.
b) Jangan operasikan perkakas listrik pada lingkungan yang mudah meledak, seperti di tempat yang memiliki cairan yang mudah terbakar, gas, atau debu.
Perkakas listrik menghasilkan percikan api yang dapat menyalakan debu atau gas.
c) Jauhkan anak-anak dan orang-orang yang ada di sekitar saat mengoperasikan perkakas listrik. Gangguan dapat mengakibatkan Anda kehilangan kendali.

2) Keselamatan listrik

a) Colokan perkakas listrik harus sama dengan stopkontak. Jangan pernah sama sekali mengubah colokan karena alasan apa pun.

Jangan pakai colokan adaptor apa pun dengan perkakas listrik yang dibumikan (diardekan). Colokan yang tidak dimodifikasi dan outlet yang cocok akan mengurangi risiko sengatan listrik.

b) Hindari sentuhan tubuh dengan permukaan yang dibumikan atau diardekan, seperti pipa, radiator, kompor dan kulkas. Risiko sengatan listrik semakin besar jika tubuh Anda dibumikan atau diardekan.

c) Jauhkan perkakas listrik dari hujan atau kondisi basah. Air yang masuk ke dalam perkakas listrik dapat meningkatkan risiko sengatan listrik.

d) Jangan menyalahgunakan kabel. Jangan pernah sekali-kali memakai kabel untuk mengangkut, menarik, atau melepaskan colokan perkakas listrik.

Jauhkan kabel dari panas, minyak, tepi yang tajam, atau benda-benda yang bergerak.

Kabel yang rusak atau semrawut meningkatkan risiko sengatan listrik.

e) Saat mengoperasikan perkakas listrik di luar ruangan, pakai kabel ekstensi yang sesuai untuk digunakan di luar ruangan.

Penggunaan kabel yang cocok untuk penggunaan di luar ruang mengurangi risiko sengatan listrik.

f) Jika mengoperasikan perkakas listrik di lingkungan yang lembap tidak dapat dihindari, gunakan pasokan listrik yang terlindungi oleh perangkat arus residual (RCD).

Penggunaan RCD mengurangi risiko sengatan listrik.

3) Keselamatan pribadi

a) Tetaplah waspada, lihat apa yang Anda kerjakan, dan gunakan akal sehat saat mengoperasikan perkakas listrik.

Jangan gunakan perkakas listrik saat Anda lelah atau di bawah pengaruh obat-obatan, alkohol, atau pengobatan.

Hilangnya perhatian sesaat saat mengoperasikan perkakas listrik dapat mengakibatkan cedera pribadi yang serius.

b) Penggunaan peralatan pelindung pribadi. Pakai selalu pelindung mata.

Peralatan pribadi seperti masker debu, sepatu keselamatan anti licin, topi proyek, atau pelindung pendengaran yang dipakai untuk kondisi yang sesuai akan mengurangi cedera pribadi.

c) Cegah penyalaan yang tidak diinginkan. Pastikan sakelar berada di posisi mati sebelum menyambungkan ke sumber dan/atau paket baterai, mengangkat atau membawa perkakas.

Membawa perkakas listrik dengan jari pada sakelar atau menyalakan perkakas listrik daya yang sakelarnya masih aktif dapat mengundang kecelakaan.

d) Lepaskan tombol kunci penyesuai atau kunci pas sebelum menyalakan perkakas listrik.

Kunci pas atau kunci yang dibiarkan terpasang pada bagian perkakas listrik yang berputar dapat mengakibatkan cedera pribadi.

e) Jangan menjangkau secara berlebihan. Jaga agar posisi kaki tetap kokoh dan seimbang sepanjang waktu.

Hal ini akan memungkinkan kendali perkakas listrik yang lebih baik jika situasi yang tidak diharapkan terjadi.

f) Berpakaian dengan benar. Jangan memakai pakaian yang longgar atau perhiasan. Jauhkan rambut, pakaian, dan sarung tangan dari bagian-bagian yang bergerak.

Pakaian yang longgar, perhiasan, atau rambut yang panjang dapat terperangkap dalam bagian-bagian yang bergerak.

g) Jika perangkat untuk mengambil dan mengumpulkan debu disediakan, pastikan perangkat tersebut telah tersambung dan digunakan dengan benar.

Penggunaan alat pengumpul debu dapat mengurangi bahaya terkait debu.

4) Penggunaan dan perawatan perkakas listrik

a) Jangan gunakan perkakas listrik secara paksa. Gunakan perkakas listrik yang sesuai untuk penggunaan Anda.

Perkakas listrik yang sesuai akan melakukan fungsinya dengan benar dan lebih aman sesuai dengan kegunaannya.

b) Jangan gunakan perkakas listrik jika sakelar tidak bisa dinyalakan dan dimatikan.

Perkakas listrik mana saja yang sakelarnya rusak tidak dapat dikendalikan dan membahayakan serta harus diperbaiki.

c) Lepaskan colokan dari sumber daya dan/atau baterai dari perkakas listrik sebelum melakukan penyesuaian, mengganti aksesori, atau menyimpan perkakas listrik.

Tindakan keselamatan pencegahan seperti itu mengurangi risiko menyalanya perkakas listrik secara tidak sengaja.

d) Simpan perkakas listrik yang tidak dipakai dari jangkauan anak-anak dan jangan izinkan orang yang tidak mengerti penggunaan perkakas listrik atau petunjuk ini untuk mengoperasikan perkakas listrik.

Bahasa Indonesia

Perkakas listrik berbahaya jika berada di tangan pengguna yang tidak terlatih.

e) Merawat perkakas listrik. Periksa bagian yang tidak selaras atau macet, komponen yang patah, dan kondisi lain apa pun yang dapat memengaruhi pengoperasian perkakas listrik. Jika rusak, perbaiki perkakas listrik sebelum digunakan.

Banyak kecelakaan terjadi karena perkakas listrik yang tidak dirawat dengan baik.

f) Jaga agar alat pemotong tetap tajam dan bersih. Alat potong yang dirawat dengan baik dengan bilah potong yang tajam kecil kemungkinannya macet dan lebih mudah dikontrol.
g) Gunakan perkakas listrik, aksesori, dan potongan alatnya dll. sesuai dengan petunjuk ini, dengan mempertimbangkan kondisi kerja dan pekerjaan yang akan dilaksanakan.

Penggunaan perkakas listrik untuk pengoperasian yang berbeda dengan yang diinginkan dapat mengakibatkan situasi berbahaya.

5) Servis

a) Servislah perkakas listrik Anda oleh teknisi perbaikan yang berkualifi kasi hanya menggunakan komponen pengganti yang identik.

Hal ini akan memastikan terjaganya keselamatan penggunaan perkakas listrik.

TINDAKAN PENCEGAHAN

Jauhkan anak-anak dan orang yang tidak terkait. Saat tidak dipakai, alat harus disimpan di luar jangkauan anak-anak dan orang yang tidak terkait.

PERINGATAN KESELAMATAN UMUM UNTUK OPERASI PENGGERINDAAN ATAU PEMOTONGAN ABRASIF

a) Perkakas daya ini dimaksudkan untuk berfungsi sebagai gerinda atau alat pemotong. Baca seluruh peringatan, instruksi, ilustrasi dan spesifi kasi yang disediakan untuk perkakas daya ini.

Tidak mematuhi semua instruksi yang terdapat di sini dapat mengakibatkan sengatan listrik, kebakaran, dan/atau cedera serius.

b) Pengoperasian seperti pengamplasan, penyikatan atau pemolesan tidak direkomendasikan menggunakan perkakas daya ini.

Operasi yang tidak diperuntukkan bagi perkakas daya ini dapat menciptakan bahaya dan menyebabkan cedera pribadi.

c) Jangan menggunakan aksesoris yang tidak dirancang khusus dan direkomendasikan oleh pabrikan.

Hanya karena aksesoris dapat dipasang di alat Anda, belum tentu dapat menjamin pengoperasian secara aman.

d) Kecepatan patokan aksesoris harus sama dengan kecepatan maksimal yang tertera pada perkakas daya.

Aksesoris yang dijalankan melebihi kecepatan patokan dapat rusak dan terlontar.

e) Diameter luar dan ketebalan aksesoris harus di bawah kapasitas patokan perkakas daya Anda.

Akseoris dengan ukuran yang kurang tepat tidak dapat diamankan atau dikendalikan dengan baik.

f) Ulir pemasangan aksesoris harus pas dengan ulir poros gerinda/ Untuk aksesoris yang dipasang dengan fl ensa, lubang punjung aksesoris harus pas dengan diameter fl ensa.

Aksesoris yang tidak pas dengan alat pemasangan pada perkakas daya akan berjalan dengan tidak seimbang, bergetar berlebihan dan dapat kehilangan kontrol.

g) Jangan menggunakan aksesoris yang rusak. Sebelum penggunaan, periksa aksesoris seperti batu gerinda apakah ada yang retak atau gumpil, bantalan penyangga apakah ada yang retak, robek atau aus, sikat kawat apakah ada yang longgar atau lepas kawatnya. Jika aksesoris perkakas daya jatuh, periksa apakah ada kerusakan dan pasang aksesoris yang tidak rusak. Setelah memeriksa dan memasang aksesoris, posisikan diri Anda dan orang di sekitar Anda jauh dari arah aksesoris yang berputar dan jalankan perkakas daya pada kecepatan maksimal tanpa beban selama satu menit.

Aksesoris yang rusak biasanya akan pecah selama waktu pengujian ini.

h) Gunakan alat pelindung diri. Tergantung penggunaannya, gunakan tameng wajah, goggle pengaman atau kacamata pengaman. Bila perlu, gunakan masker debu, pelindung pendengaran, sarung tangan dan celemek bengkel yang dapat menghentikan serpihan kecil atau pecahan benda kerja.

Pelindung mata harus dapat menghentikan lontaran serpihan yang dihasilkan oleh berbagai macam pengoperasian. Topeng debu atau alat pernafasan harus dapat menyaring partikel yang dihasilkan dari operasi ini. Paparan yang terus menerus terhadap kebisingan yang tinggi dapat menyebabkan gangguan pendengaran.

i) Jauhkan orang sekitar dari are kerja. Setiap orang yang memasuki area kerja harus menggunakan alat pelindung diri.

Pecahan benda kerja atau aksesoris yang pecah dapat terlontar dan menyebabkan cedera di area yang dekat dengan operasi.

j) Pegang bor listrik pada permukaan genggam berinsulasi ketika melaksanakan pengoperasian di mana aksesori pemotongannya dapat bersentuhan dengan kabel tersembunyi atau kabelnya sendiri.

Aksesori pemotongan yang bersentuhan kabel "hidup" dapat membuat bagian logam perkakas listrik yang tersingkap menjadi "hidup" dan operator tersengat listrik.

k) Posisikan kabel bebas dari aksesoris yang berputar.

Jika Anda kehilangan kontrol, kabel dapat terpotong atau tersangkut dan tangan atau lengan Anda bisa tertarik ke aksesoris yang berputar.

I) Jangan pernah meletakkan perkajas daya sampai benar-benar berhenti seluruhnya.

Aksesoris yang berputar dapat mengenai permukaan dan menarik perkakas daya di luar kendali Anda.

m) Jangan menjalankan perkakas daya ketika membawanya di samping tubuh Anda.

Kontak yang tidak sengaja dengan aksesoris yang berputar dapat menyebabkan pakaian Anda tersangkut, menarik aksesoris tersebut ke tubuh Anda.

n) Bersihkan saluran udara perkakas daya secara teratur.

Kipas motor akan menarik debu di dalam rumah perkakas dan akumpulasi bubuk logam yang berlebihan dapat menyebabkan bahaya kelistrikan.

o) Jangan mengoperasikan perkakas daya di dekat bahan yang mudah terbakar.

Percikan api dapat menyalakan bahan-bahan tersebut.

p) Jangan menggunakan aksesoris yang membutuhkan cairan pendingin.

Menggunakan air atau cairan pendingin dapat menyebabkan kesetrum atau tersengat listrik.

BANTINGAN DAN PERINGATAN TERKAIT

Bantingan adalah reaksi tiba-tiba pada batu gerinda yang berputar, bantalan penyangga, sikat, atau aksesoris lainnya yang terjepit atau tersangkut. Terjepit atau tersangkut menyebabkan penghentian putaran aksesoris secara cepat sehingga menyebabkan perkakas daya menjadi tidak terkendali dan terdorong ke arah yang berlawanan dengan putaran aksesoris pada titik temu.

Contohnya, jika batu gerinda tersangkut atau terjepit benda kerja, bagian tepi batu yang masuk ke titik jepitan dapat menembus permukaan bahan sehingga menyebabkannya berputar naik atau membanting. Batu gerinda bisa meloncat menuju atau menjauhi operator tergantung pada arah gerakan batu gerinda pada saat terjepit.

Batu gerinda bisa pecah pada kondisi ini. Bantingan adalah akibat dari kesalahan penggunaan perkakas daya dan/atau prosedur atau kondisi pengoperasian yang salah dan dapat dihindari dengan melakukan tindakan pencegahan sebagai berikut:

a) Pegang kuat perkakas daya dan posisikan tubuh dan lengan Anda untuk memungkinkan Anda dapat menahan kekuatan bantingan.
Selalu gunakan gagang tambahan, jika ada, untuk kontrol secara maksimal terhadap bantingan atau reaksi torsi selama penyalaan.
Operator dapat mengontrol reaksi torsi atau kekuatan bantingan jika tindakan pencegahan telah dilakukan.
b) Jangan pernah meletakkan tangan Anda di dekat akseosris yang berputar.
Aksesoris bisa membanting dan mengenai tangan Anda.
c) Jauhkan badan Anda dari bidang yang terjangkau oleh perkakas daya yang membanting Bantingan akan melontarkan alat ke arah yang berlawanan dengan putaran batu gerinda pada saat tersangkut.
d) Bekerjalah dengan sangat hati-hati di sudut-sudut, pinggiran yang tajam dsb. Jaga agar aksesoris tidak memantul atau tersangkut.
Alat kerja yang berputar cenderung terjepit di sudut-sudut, pinggiran yang tajam atau bisa memantul dan menyebakan tidak bisa dikendalikan atau mengakibatkan bantingan.
e) Jangan memasang mata gergaji rantai atau mata gergaji yang bergerigi.
Bilah tersebut sering mengakibatkan bantingan atau menyebabkan lepas kendali.

PERINGATAN KESELAMATAN KHUSUS UNTUK OPERASI PENGGERINDAAN ATAU PEMOTONGAN ABRASIF

a) Gunakan selalu hanya jenis batu gerinda yang direkomendasikan untuk perkakas daya milik Anda dan pelindung yang khusus untuk batu gerinda tersebut.
Batu gerinda yang tidak dirancang khusus untuk perkakas daya ini tidak bisa diamankan dengan memadai dan membahayakan.

b) Permukaan penggerindaan pada batu grerinda poles harus dipasang di bawah bagian ujung pengaman.

Batu gerinda yang tidak terpasang dengan benar yang terlontar lewat bagian ujung pengaman tidak bisa terlindungi dengan baik.

c) Pengaman harus terpasang dengan aman pada perkakas daya dan diposisikan untuk keselamatan yang maksimal, sehingga semakin sedikit bagian batu gerinda yang terpaparkan terhadap operator.
Pengaman ini membantu melindungi operator dari pecahan batu gerinda, kontak yang tidak sengaja dengan batu gerinda dan percikan yang dapat menyulut pakaian.
d) Batu gerinda harus digunakan hanya sesuai penggunaan yang direkomendasikan. Contohnya: jangan menggerinda dengan sisi pemotong.
Batu gerinda pemotong dimaksudkan untuk menggerinda bagian luar, kekuatan samping yang dikenakan pada batu ini dapat menyebabkan mereka hancur.
e) Selalu gunakan fl ensa batu gerinda yang tidak rusak dengan ukuran dan bentuk yang sama untuk batu gerinda yang dipilih.
Flensa batu gerinda yang sesuai akan menyangga dengan baik sehingga mengurangi kemungkinan kerusakan pada batu gerinda. Flensa untuk batu pemotong akan berbeda dengan fl ensa batu gerinda.
f) Jangan menggunakan batu gerinda bekas perkakas daya yang lebih besar.
Batu gerinda untuk perkakas daya yang lebih besar tidak cocok untuk perkakas daya dengan kecepatan tinggi sehingga bisa pecah.

PERINGATAN KESELAMATAN TAMBAHAN UNTUK OPERASI PENGGERINDAAN ATAU PEMOTONGAN ABRASIF

a) Jangan “memacetkan” batu pemotong atau memberikan tekanan yang berlebihan. Jangan mencoba membuat kedalaman atau potongan yang berlebihan.
Memberikan tekanan berlebihan pada batu gerinda meningkatkan beban dan rentan terhadap pemuntiran atau penempelan roda pada saat pemotongan dan kemungkinan terjadi bantingan atau kerusakan pada batu.
b) Jangan memposisikan tubuh anda sejajar dengan dan di belakang batu ampasl yang berputar.
Ketika batu gerinda, pada saat dioperasikan bergerak manjauhi tubuh Anda, jika terjadi bantingan dapat melontarkan batu yang berputar dan perkakas daya langsung ke arah Anda.
c) Ketika batu gerinda macet atau ketika menghentikan pemotongan karena sebab apapun, matikan perkakas daya dan pegang perkakas daya agar tidak bergerak sampai batu gerinda benar-benar berhenti. Jangan pernah mencoba melepas batu yang macet dari potongan ketika batu gerinda sedang berputar atau akan terjadi bantingan.
Periksa dan lakukan tindakan perbaikan untuk menghilangkan penyebab macetnya batu gerinda.
d) Jangan memulai lagi pemotongan benda kerja. Biarkan batu gerinda sampai kecepatan penuh dan masukkan ke potongan dengan hati-hati.
Batu gerinda bisa macet, naik atau membanting jika perkakas daya dijalankan lagi ke benda kerja.
e) Beri penyangga pada panel atau benda kerja dengan ukuran yang besar untuk mengurangi resiko terjepit dan membanting.
Benda kerja yang besar cenderung melengkung akibat bebannya sendiri. Penyangga harus diletakkan di bawah benda kerja di dekat titik potongan dan di dekat ujung benda kerja pada kedua sisi batu gerinda.

Bahasa Indonesia

f) Hati-hati ketika membuat "potongan berongga" pada tembok atau daerah tak terlihat lainnya.

Batu gerinda yang menonjol dapat memotong pipa gas atauair, kabel listrik, atau benda-benda lain yang dapat mengakibatkan bantingan.

INSTRUKSI KESELAMATAN UMUM UNTUK PENGGERINDA

  • Periksa bahwa kecepatan yang tertera pada batu gerinda adalah sama dengan atau lebih besar daripada kecepatan patokan pada gerinda;
  • Pastikan bahwa dimensi batu gerinda sesuai dengan gerinda;
  • Batu gerinda harus disimpan dan ditangani dengan hati-hati sesuai dengan petunjuk dari produsen.;
  • Periksa batu gerinda sebelum digunakan, jangan gunakan produk yang gumpil, retak atau cacat;
  • Pastikan bahwa batu gerinda dan titiknya telah terpasang sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh produsen.
  • Pastikan blotters telah digunakan ketika dilengkapi dengan produk amplas yang direkatkan dan ketika diperlukan;
  • Pastikan bahwa produk amplas telah dipasang dengan benar dan dikuatkan sebelum digunakan dan jalankan mesin tanpa muata nselama 30 detik dalam posisi aman, hentikan jika terjadi getaran yang cukup kuat atau jika kerusakan lain terdeteksi. Jika kondisi ini terjadi, periksa mesin untuk mengetahui penyebabnya;
  • Jika alat dilengkapi pengaman, jangan pernah gunakan alat tanpa pengaman tersebut ;
  • Ketika menggunakan batu gerinda pemotong, pastikan melepas aksesoris pengaman standar dan pasang penaman samping (dijual terpisah) (Gbr. 4);
  • Jangan menggunakan bushing atau adaptor untuk memasang batu gerinda berlubang besar;
  • Untuk alat yang dimaksudkan dipasang dengan batu gerinda berulir, pastikan ulir pada batu gerinda cukup panjang untuk menerima panjang poros;
  • Periksa bahwa benda kerja telah memiliki dudukan yang sesuai.
  • Jangan menggunakan batu gerinda pemotong untuk menggerinda dari samping;
  • Pastikan percikan api yang dihasilkan tidak menciptakan bahaya seperti, tidak mengenai orang lain atau menyulut zat yang mudah terbakar;
  • Pastikan bukaan ventilasi telah bersih ketika bekerja di tempat yang berdebu, jika perlu membersihkan debu, putus sambungan catu daya pada laat (gunakan benda yang tidak terbuat dari logam) dan hindari merusak komponen internal;
  • Selalu gunakan pelindung mata dan telinga. Alat pelindung diri lainnya seperti topeng debu, sarung tangan, helm dan celemek juga harus dipakai;
  • Perhatikan batu gerinda yang masih berputar setelah alat dimatikan.

PERINGATAN KESELAMATAN TAMBAHAN

  1. Pastikan bahwa sumber listrik yang akan digunakan mematuhi persyaratan daya yang ditetapkan pada pelat nama produk.
  2. Pastikan bahwa sakelar daya dalam posisi MATI.

Apabila colokan tersambung ke stopkontak saat sakelar daya dalam posisi HIDUP, perkakas listrik bisa langsung menyala saat itu juga. Hal ini dapat menyebabkan kecelakaan serius.

  1. Ketika tempat kerja jauh dari sumber listrik, gunakan kabel ekstensi yang ketebalan dan kapasitas dayanya memadai. Kabel ekstensi yang dipakai harus sependek dan sepraktis mungkin.

  2. Pastikan batu gerinda poles digunakan dengan jenis yang benar dan bebas retakan atau cacat permukaan.
    Juga pastikan bahwa batu gerinda poles telah dipasang dengan benar dan mur telah dikencangkan.

  3. Konfi rmasi bahwa tombol tekan telah dilepas dengan menekan tombol tekan dua atau tiga kali sebelum menyalakan perkakas daya.
  4. Untuk memperpanjang usia pakai mesin dan memastikan hasil yang maksimal, penting sekali agar mesin tidak dikenakan beban berlebih dengan memberikan tekanan berlebihan. Pada kebanyakan penggunaan, bobot mesin saja sudah cukup untuk penggerindaan yang efektif. Terlalu banyak tekanan akan menyebabkan berkurangnya putaran, hasil permukaan yang kurang bagus, dan kelebihan beban yang dapat mengurangi usia pakai mesin.
  5. Batu gerinda masih berputar setelah alat dimatikan. Setelah mematikan mesin, jangan meletakkannya sampai batu gerindan benar-benar berhenti. Sleain untuk menghindari kecelakaan seriys, tindakan ini akan mengurangi jumlah debu yang terhisap ke dalam mesin.
  6. Ketika mesin tidak digunakan, putuskan sumber daya.
  7. Pastikan saklar pada posisi OFF dan cabut colokan kabel dari soket untuk menghindari kecelakaan serius sebelum melepas atau memasang batu gerinda poles.
  8. RCD

Penggunaan perangkat arus residu dengan arus residu terukur 30 mA atau kurang disarankan setiap saat.

SIMBOL

PERINGATAN

Berikut simbol yang digunakan untuk mesin. Pastikan bahwa Anda memahami artinya sebelum digunakan.

HiKOKI G13SQ2 - PERINGATAN - 1G10SQ2 / G12SQ2 / G13SQ2: Gerinda Cakram
HiKOKI G13SQ2 - PERINGATAN - 2Untuk mengurangi risiko cedera, pengguna harus membaca manual instruksi.
HiKOKI G13SQ2 - PERINGATAN - 3Pakai selalu pelindung mata.
HiKOKI G13SQ2 - PERINGATAN - 4Nilai voltase
HiKOKI G13SQ2 - PERINGATAN - 5Arus bolak balik
HiKOKI G13SQ2 - PERINGATAN - 6nput Daya
HiKOKI G13SQ2 - PERINGATAN - 7Kecepatan patokan
HiKOKI G13SQ2 - PERINGATAN - 8Revolusi atau perputaran per menit
HiKOKI G13SQ2 - PERINGATAN - 9Diameter luar batu ampplas
[KSY6]Diameter lubang batu gerinda
HiKOKI G13SQ2 - PERINGATAN - 10Ketebalan batu gerinda
HiKOKI G13SQ2 - PERINGATAN - 11Kecepatan luar
HiKOKI G13SQ2 - PERINGATAN - 12Bobot (Hanya bodi utama)
HiKOKI G13SQ2 - PERINGATAN - 13Sakelar HIDUP
HiKOKI G13SQ2 - PERINGATAN - 14Sakelar MATI
HiKOKI G13SQ2 - PERINGATAN - 15Putuskan colokan utama dari stopkontak listrik
Peringatan
Perkakas kelas II

AKSESORI STANDAR

Selain unit utama (1 unit), paket berisi aksesori yang tercantum di bawah ini.

(1) Kunci Pas 1
(2) Handel sisi 1
(3) Batu gerinda poles 1

Aksesori standar dapat berubah tanpa pemberitahuan.

PENGGUNAAN

○ Pembersihan sirip pengecoran dan pemolesan berbagai macam baja, perunggu dan aluminium dan pengecoran.
○ Penggerindaan bagian yang dilas atau bagian yang dipotong menggunakan cutting torch.
○ Memotong beton sintetis, batu, bata, marmer, dan bahan sejenis.

SPESIFIKASI

Spesifi kasi mesin ini tercantum dalam Tabel pada halaman 41.

CATATAN

Karena program penelitian dan pengembangan HiKOKI yang terus menerus, spesifi kasi di sini dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya.

PEMASANGAN DAN PENGOPERASIAN

Tindakan GambarHalaman
Memasang dan menyetel pengaman batu gerinda142
Memasang pegangan samping 2 42
Memasang batu gerinda poles 3 43
Memasang batu gerinda pemotong dan pengaman batu gerinda*1443
Merakit gerinda intan dan pengaman batu gerinda*1543
Pengoperasian sakelar 6 43
Sudut dan metode penggerindaan7 44
Memilih aksesori*-45

*1 Opsional

  1. Memasang batu gerinda poles
    Pastikan batu gerinda poles bebas retakan atau cacat permukaan.
  2. Memeriksa sekrup pemasang
    Periksa secara rutin sekrup pemasang dan pastikan sekrup terpasang erat. Jika salah satu sekrup rusak, segera kuatkan kembali. Tidak dapat melakukan hal ini dapat mengakibatkan risiko bahaya yang serius.

  3. Memeriksa sikat karbon

Demi keselamatan dan perlindungan dari sengatan listrik, pemeriksaan dan penggantian sikat karbon pada alat ini HANYA boleh dilakukan oleh Pusat Service HiKOKI.

  1. Mengganti kabel pasokan

Jika perlu mengganti kabel pasokan, penggantian harus dilakukan oleh Pusat Layanan Resmi HiKOKI untuk menghindari bahaya atas keselamatan.

  1. Pemeliharaan motor

PERINGATAN

Selalu gunakan goggle pengaman dan respirator debu ketika meniupkan udara dari lubang udara tutup belakang dengan semprotan angin, dll.

Jika tidak maka debu yang terlontar dapat terhisap atau masuk ke dalam mata Anda.

Kumparan unit motor adalah "jantung" perkakas listrik. Berhati-hatilah untuk memastikan kumparan tidak rusak dan/atau basah karena oli atau air.

CATATAN

Ketika pekerjaan telah selesai, tiupkan udara yang tidak mengandung kelembaban dari lubang udara tutup belakang menggunakan semprotan udara, dll., saat menjalankan motor tanpa beban. Ini akan efektif untuk membersihkan kotoran dan debu yang terkumpul. Kotoran dan debu yang terkumpul di dalam motor dapat menyebabkan kerusakan.

PERHATIAN

Saat mengoperasikan dan memelihara perkakas listrik, peraturan dan standar keselamatan yang ditetapkan di setiap negara harus dipatuhi.

CATATAN

Karena program penelitian dan pengembangan HiKOKI yang terus menerus, spesifikasi di sini dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya.

الصيانة وال稳步推进

Asisten panduan
Ditenagai oleh Anthropic
Menunggu pesan Anda
Informasi produk

Merek : HiKOKI

Model : G13SQ2

Kategori : 5166